Diterbitkan 27 Jul 2023

4 Cara Aplikasi Pupuk Dolomit sesuai Kebutuhan

Tips / Tutorial
aplikasi pupuk dolomit

Kita ketahui bersama bahwa tanaman akan tumbuh dan bereproduksi dengan baik apabila nutrisinya tercukupi. Oleh karena itu, sebagai petani, kamu harus memberikan pupuk dalam dosis dan di waktu yang tepat – Inilah 5 Kesalahan Cara Memberi Pupuk yang Harus Dihindari

Salah satu jenis pupuk yang banyak digunakan di Indonesia adalah pupuk dolomit. Pupuk dengan kandungan hara kalsium (CaO) dan magnesium (MgO) ini biasanya digunakan untuk menaikkan pH tanah ataupun menetralkan keasaman tanah.

Dalam pengaplikasian pupuk dolomit ke tanaman, ada beberapa cara yang bisa kamu coba. Penasaran apa saja?

Berikut adalah penjelasan aplikasi pupuk dolomit

1. Disebar secara merata 

Apabila masalah yang dihadapi adalah kondisi tanah yang buruk, maka cara penggunaan pupuk dolomit dilakukan dengan disebar atau ditabur secara merata. Biasanya, penaburan pupuk ini dilakukan secara merata pada permukaan tanah yang nantinya akan diolah sebelum proses tebar benih. 

2. Ditaburkan saat pengolahan tanah

Hampir sama dengan cara pertama, pupuk dolomit juga bisa ditaburkan secara merata pada saat pengolahan tanah, yakni antara 7 sampai 10 hari sebelum pemberian pupuk kandang atau pupuk kimia lainnya. Cara ini dilakukan apabila kamu ingin menetralisir reaksi tanah asam ataupun menaikkan pH tanah.

3. Dimasukkan langsung ke lubang tanam

Cara aplikasi pupuk dolomit yang lainnya adalah dengan memasukkannya langsung ke dasar lubang dan mencampurnya dengan pupuk kandang serta tanah. Setelah itu, timbun dengan sedikit tanah selama kurang lebih dua minggu sebelum meletakkan bibit tanaman di atasnya. Cara ini digunakan apabila pupuk dolomit digunakan sebagai pupuk dasar pada tanaman perkebunan. 

4. Dicampur dengan pupuk ZA 

Dalam keadaan khusus, pupuk dolomit juga bisa dicampur dengan pupuk ZA dan diaplikasikan dalam waktu yang bersamaan. Caranya dengan disebar merata pada larikan sejajar baris tanaman, sekeliling batang tanaman, ataupun dimasukkan ke lubang yang dibuat di sebelah kanan atau kiri tanaman.

Kombinasi penggunaan kedua pupuk ini akan memberikan pasokan unsur hara magnesium (Mg) dan sulfat nitrogen pada tanaman. Selain itu, penggunaan kedua pupuk ini juga tidak mengasamkan tanah. Sehingga sangat cocok apabila ingin menyuburkan tanah.

Itu dia beberapa cara pengaplikasian pupuk dolomit pada tanaman. Jangan lupa lakukan pemupukan secara berkala agar tanaman tumbuh dengan subur berkat nutrisi yang cukup. Segera dapatkan pupuk berkualitas di Gokomodo, ya!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin