Diterbitkan 10 Jul 2023

Begini Cara Membuat Media Tanam dalam Pot

Tips / Tutorial
membuat media tanam

Bagi kamu yang hobi berkebun di rumah, pastinya pernah mendengar istilah tabulampot bukan? Metode yang merupakan singkatan dari tanaman buah dalam pot tersebut memang banyak dipilih karena tidak banyak memakan tempat dan perawatan tanaman yang mudah.

Namun, bagaimana cara agar sistem perakaran dalam pot bisa berkembang dengan baik sehingga dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman? Jawabannya adalah menentukan komposisi yang tepat pada media tanam yang digunakan. Bagaimana penjelasannya? Simak di bawah ini, ya! 

Cara Membuat Media Tanam dalam Pot

Pertama, apabila kamu menggunakan tanah berat dengan kandungan fraksi lempung tinggi yang bersifat sangat liat. Anjuran komposisi media tanam yang harus digunakan adalah 1 bagian tanah dicampur dengan 1 bagian pupuk kandang dan 3 bagian sekam segar atau sekam bakar maupun kombinasi keduanya.

Hindari menggunakan abu sekam sebagai campuran media tanam. Sebab, dalam kondisi jenuh air, kombinasi abu sekam dengan tanah berat akan menghasilkan efek seperti lumpur, yang mana hal itu justru mengganggu drainase air dan aerasi dalam media tanam. Dalam kondisi ini, pertumbuhan akar akan terhambat karena adanya penggenangan air dalam tanah. 

Sementara itu, jika kamu menggunakan tanah kategori sedang dengan komposisi fraksi debu, lempung, dan pasir yang seimbang, maka anjuran komposisi media tanamnya adalah sebagai berikut. Campurkan 1 bagian tanah sedang, dengan ½ hingga 1 bagian pupuk kandang serta 1 hingga 2 bagian sekam. Komposisi ini perlu disesuaikan dengan kebutuhan tanaman karena akan berbeda antara tanaman satu dengan tanaman lainnya. 

Terakhir, jika tanah yang kamu gunakan memiliki fraksi pasir yang dominan, maka tanah tersebut digolongkan sebagai tanah ringan. Jenis tanah ini biasanya ada di sekitar gunung berapi yang masih aktif dengan struktur sangat remah cenderung rapuh. Meskipun mudah diolah, baik dalam kondisi basah atau kering, tanah jenis ini umumnya miskin akan kandungan bahan organik sehingga sangat mudah meneruskan kelebihan air. 

Untuk menggunakannya sebagai media tanam, kamu perlu mencampurkan 1 bagian tanah dengan 2 bagian pupuk kandang dan 1 bagian sekam. Penambahan bahan organik seperti pupuk kandang inilah yang nantinya akan membantu memperbaiki sifat fisika, sifat kimia, hingga sifat biologi tanah yang digunakan.

Itu dia beberapa rekomendasi komposisi media tanam apabila kamu ingin menanam buah dalam pot. Kenali juga 4 Rekomendasi Waktu Pemberian Pupuk Tanaman agar nutrisi dari pupuk yang kamu berikan bisa terserap secara optimal. Tertarik dengan tips & trik pertanian lainnya? Kunjungi website Gokomodo, yuk!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin