Diterbitkan 10 Oct 2023

Cabai dan Daun Tomat Sebagai Insektisida Alami

Agri Edu
insektisida alami

Melawan serangan hama yang berupa serangga dapat dilakukan menggunakan penyemprotan insektisida alami. Terbuat dari bahan alami yang bisa diperoleh dengan mudah, kamu bisa melindungi tanamanmu dengan membuatnya sendiri di rumah. Selain lebih murah, penggunaannya juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan lahan.

Ada banyak tanaman yang bisa diproses menjadi insektisida alami karena mengandung zat yang dibenci serangga. Namun kali ini, Gokomodo akan menjelaskan dua cara pembuatan insektisida dari tanaman cabai dan tomat. Penasaran bagaimana caranya? Simak langkah-langkah di bawah ini.

Cara Membuat Insektisida Alami dari Cabai

Untuk membuat insektisida alami dari tanaman cabai, kamu bisa memasukkan 4 liter air ke dalam panci dan memasaknya hingga mendidih. Pastikan panci berukuran cukup besar agar bisa digunakan untuk mendidihkan air tanpa harus khawatir tumpah.

Selanjutnya, tambahkan 3 sendok makan atau setara 15 gram cabai kering atau 10 buah cabai segar yang sudah dipotong-potong. Kamu bisa menggunakan cabai berjenis cayenne, jalapeno, dan habanero maupun cabai merah atau cabai rawit biasa.

Aduk cabai di dalam air sambil direbus selama 15 menit. Perebusan ini akan mempercepat proses pembuatan insektisida karena panas yang ada akan membantu mengeluarkan minyak cabai dan melarutkannya bersama air. Saat merebus, sesekali periksa panci agar air tidak sampai meluap dan gunakan sarung tangan saat memegang cabai.

Berikutnya, matikan api kompor dan diamkan campuran di dalam panci selama 24 jam. Dalam waktu tersebut, air akan bercampur dengan minyak dan senyawa dalam cabai untuk menghasilkan cairan insektisida alami. Jika tidak ada kompor, kamu juga bisa merendam cabai dalam air biasa selama 36-48 jam.

Setelah 24 jam, saring cabai dari air menggunakan kain saringan tahu. Gunakan  mangkuk bersih di bawah kain untuk menampung cairan insektisida yang aman dituang. Tambahkan beberapa tetes sabun pencuci piring sebagai perekat agar insektisida bisa menempel pada tanaman dan bekerja secara optimal.  

Untuk aplikasinya, tuangkan campuran dari mangkuk ke dalam botol semprotan. Setelah itu, semprotkan cairan insektisida ke tanaman yang sakit atau terserang serangga secara menyeluruh. Jangan lupa berikan label pada botol agar bisa mengingat atau mengetahui apa isi di dalamnya. 

Cara Membuat Insektisida dari Daun Tomat

Tidak hanya menggunakan cabai, insektisida alami juga bisa dibuat menggunakan daun tomat. Untuk membuatnya, kamu bisa menuangkan 475 ml air ke dalam mangkuk besar yang muat untuk menampung sekitar 950 ml air. Untuk menghindari tumpahan air, alasi mangkuk dengan menggunakan handuk.

Setelah itu, masukkan 500 gram daun tomat dari bagian bawah tanaman yang sudah dicacah ke dalam mangkuk air. Penggunaan daun tomat ini dipilih karena tomat merupakan anggota famili terung-terungan yang menghasilkan zat pengusir kutu alami. Setelah semua daun masuk, aduk daun tomat dengan air dan diamkan selama satu malam.

Perendaman daun selama satu malam bertujuan agar sari tomat meresap dalam air. Agar sari tomat tidak terkontaminasi debu atau kotoran lainnya, tutupi mangkuk dengan handuk. Sari dari daun tomat yang bercampur dengan air inilah yang akan menjadi cairan insektisida.

Untuk hasil yang lebih baik, saring daun dari campuran menggunakan saringan dan tempatkan ke dalam mangkuk. Tuang campuran sedikit demi sedikit agar tidak ada cairan yang tumpah. Oleh karena biasanya campuran masih sangat pekat, tambahkan 475 ml air tambahan sebelum insektisida alami ini siap digunakan.  

Setelah menambahkan air, aduk kembali campuran secara merata dan tuangkan ke botol semprot. Pestisida alami siap diaplikasikan ke tanaman yang terserang penyakit secara menyeluruh. Untuk hasil optimal, gunakan pestisida alami selama beberapa kali dalam satu bulan.  

Demikianlah cara membuat pestisida alami dari bahan-bahan yang mudah di dapatkan di sekitar rumah. Apabila tertarik, kamu juga bisa membuat pestisida dari bahan lain – Begini Cara Membuat Pestisida Organik dari Bahan Alami. Jika kamu tertarik dengan artikel lainnya, segera kunjungi website Gokomodo sekarang juga!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin
Blog terbaru
Pengetahuan agrikultur, tips, dan sumber daya dari tim kami.