Ingin Buah yang Lebat? Simak Cara Merawat Tanaman Tomat Berikut Ini

Budidaya tomat saat ini semakin banyak ditekuni, tidak hanya pada pertanian skala besar tetapi juga budidaya rumahan. Tak heran, sebab budidaya tomat memiliki peluang yang menjanjikan mengingat permintaannya yang tinggi untuk konsumsi rumah tangga maupun industri.

Sebagian orang mungkin merasa budidaya tomat cukup riskan karena khawatir hanya berbuah sedikit sehingga kurang menguntungkan. Belum lagi jika ada faktor luar yang menyerang seperti hama maupun penyakit. Tapi kamu tidak perlu takut, ikuti cara merawat tanaman tomat berikut ini agar tanaman tomat dapat berbuah lebat.
Cara Merawat Tanaman Tomat Agar Berbuah Lebat
Cara merawat tanaman tomat memerlukan berbagai perhatian. Bukan hanya saat tanaman telah tumbuh, melainkan harus dilakukan mulai dari awal sebelum masa tanam. Berikut penjelasan selengkapnya:
Memilih Benih Unggul
Sebelum mulai menanam, pilih benih tomat yang berkualitas dan diperoleh dari sumber terpercaya. Benih tomat dapat disemai pada bedengan khusus yang diberi atap peneduh untuk mencegah curahan hujan. Selama proses semai ini, penyiraman harus dilakukan menggunakan hand sprayer secara hati-hati.
Menentukan Lokasi yang Tepat
Sebenarnya tomat dapat tumbuh di berbagai tempat, baik di dataran rendah maupun tinggi. Meski demikian, tomat perlu mendapatkan sinar matahari langsung selama minimal 6 hingga 8 jam per hari untuk fotosintesis. Sinar matahari yang cukup juga dibutuhkan tomat dalam memicu pembungaan sehingga akan cepat berbuah.
Penyiraman Teratur
Penyiraman tanaman tomat sebaiknya dilakukan pada sore hari untuk mengganti air yang sudah banyak menguap saat siang. Lakukan penyiraman secara hati-hati, usahakan jangan sampai mengenai daun karena tanaman tomat mudah terserang penyakit atau virus. Jika ingin lebih mudah, gunakan selang tapi jangan sampai menyebabkan tanah tergenang.
Penggunaan Ajir

Beberapa jenis tanaman tomat memiliki tipe pertumbuhan yang berbeda, yakni tipe determinate dan indeterminate. Pada tipe determinate, pertumbuhan batang secara vertikal terbatas dan diakhiri dengan pertumbuhan organ vegetatif. Sementara itu, tipe indeterminate membutuhkan ajir atau penyangga pada batang yang terus tumbuh agar tidak mudah rebah.
Pemupukan Berkala
Tanaman tomat membutuhkan pupuk organik seperti pupuk kandang yang perlu diratakan di atas bedengan untuk memperbaiki sifat tanah. Pupuk anorganik juga harus diberikan untuk menunjang pertumbuhannya, terutama saat fase vegetatif.
Dosis pupuk yang direkomendasikan untuk tanaman tomat yakni SP, ZA, dan KCl dengan perbandingan 1:1:½. Selanjutnya dapat pula dilakukan pemupukan susulan menggunakan NPK 15-15-15 dengan dosis 2 gram per tanaman.
Penyulaman dan Penyiangan
Tidak semua bibit tomat yang telah ditanam dapat tumbuh dan bertahan hingga dewasa secara seragam. Penyulaman dapat dilakukan saat tomat berumur 7-14 hari setelah tanamn dengan mengganti bibit yang mati dengan bibit baru. Saat tumbuh gulma di sekitar tanaman, segera lakukan penyiangan agar gulma tidak mengganggu pertumbuhan tanaman.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Beberapa hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman tomat, diantaranya yaitu nematoda, lalat buah, kutu putih, busuk ujung buah, layu fusarium, dan lainnya. Kenali gejala tiap serangan dan lakukan penanganan segera menggunakan insektisida yang tepat agar dampak yang ditimbulkan tidak makin parah.
Panen Tepat Waktu
Masa panen tomat berbeda-beda tergantung dengan varietas tomat, umumnya berkisar 60-85 hari setelah tanam. Tomat yang sudah berwarna merah merata atau menunjukkan kematangan pada varietas tertentu harus segera dipanen. Buah tomat yang matang harus segera dipanen sebab jika dibiarkan terlalu lama di pohon dapat mengundang hama.
Pemilihan benih akan berpengaruh pada keberhasilan budidaya tomat. Oleh karena itu, kamu bisa menyimak artikel lain, seperti Bingung Pilih Benih Tomat? Ikuti Cara Berikut Ini dan Beli Benih Tomat Rekomendasi Gokomodo, Yuk! di website Gokomodo yang menjelaskan jenis benih tomat berkualitas yang bisa dibeli di toko pertanian. Ada juga artikel menarik lainnya yang bisa kamu baca untuk menambah wawasan. Yuk, cek sekarang juga!



