Diterbitkan 9 Mar 2023

Kopi Menjadi Komoditi Ekspor yang Menunjang Perekonomian Negara

Agri Edu

Komoditi ekspor dari Indonesia tak melulu hanya hasil tambang. Banyak hasil alam Indonesia dijadikan sebagai komoditi ekspor, salah satunya kopi. Menurut International Coffee Organization (ICO), Indonesia menjadi negara dengan produksi kopi terbesar di dunia keempat dan memiliki pasar sebesar 7,1% di dunia pada tahun 2020. Jenis kopi Indonesia yang digemari pasar dunia dapat dibaca melalui artikel: Ini Dia 5 Primadona Kopi Indonesia yang Unik dan Mendunia.

Pada tahun 2021, Indonesia memiliki lahan perkebunan kopi terbesar ketiga di dunia dengan luas mencapai 1,3 juta hektar. Volume ekspor kopi pada tahun 2021 meningkat sebanyak 1,21% dibandingkan tahun sebelumnya. Ekspor kopi terus meningkat hingga tahun 2022 dan mencapai 256.000 ton.

Kopi dari Indonesia banyak di ekspor ke negara-negara Eropa dan Amerika Serikat. Dari seluruh negara di dunia, Amerika Serikat menjadi pasar besar kopi Indonesia dengan nilai mencapai USD 183,69. Nilai ekspor kopi Indonesia terbesar selanjutnya yaitu Mesir senilai USD 50,47 juta dan disusul Belgia senilai USD 45,17 juta. 

Tingginya nilai ekspor juga tidak luput dengan jenis kopi yang digemari di pasar internasional. Ekspor kopi robusta lebih tinggi dibandingkan dengan kopi arabica. Kopi robusta memang banyak ditanam di Indonesia, seperti Kopi Gayo dan Mandailing. Dua jenis kopi tersebut sangat digemari di Amerika Serikat. 
Banyaknya penggemar kopi Indonesia dari negara lain memiliki dampak positif pada Indonesia.

Selain perekonomian juga meningkat, pemerintah mencanangkan program Desa Devisa Klaster Kopi. Program tersebut bertujuan untuk memperkuat produksi kopi dan perluasan akses pasar. Pemerintah juga memberikan pendampingan kepada 7.541 petani kopi dengan tujuan peningkatan ekspor kopi Indonesia. Jangan lewatkan artikel seputar agrikultur melalui website Gokomodo!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin