Diterbitkan 13 Dec 2022

Langkah Sukses Berkebun di Lahan Terbatas, Bisa Dilakukan di Sekitar Rumah!

Tips / Tutorial

Berkebun menjadi aktivitas yang menarik untuk dilakukan bagi sebagian orang. Aktivitas menanam tanaman ini terbukti melatih kesabaran, keuletan, dan kedisiplinan bagi mereka yang melakukannya. Apalagi jika tanaman yang ditanam merupakan tanaman tahunan, rasa sabar, ulet, dan rajin akan semakin terlatih dengan maksimal.

Jika kamu tertarik melatih beberapa hal di atas, segeralah mulai berkebun di area sekitar rumah. Lalu, bagaimana jika lahan yang dimiliki terbatas? Tenang saja, karena berkebun dapat dilakukan untuk banyak tanaman, bahkan menanam sayur mayur dengan ukuran kecil pun juga termasuk dalam aktivitas berkebun, lho

Bagaimana cara berkebun di lahan terbatas yang baik? Simak beberapa langkah sukses berikut ini, yuk!

Langkah-Langkah dalam Berkebun di Lahan yang Terbatas

1. Mengukur Luas Lahan yang Dimiliki

Langkah pertama yang penting dilakukan adalah mengukur luas lahan di area rumah atau lahan di tempat lain yang akan dijadikan kebun. Dengan mengetahui hal ini, kamu bisa menentukan jenis tanaman apa yang akan ditanam dan berapa jumlah pohon yang bisa tumbuh disana. Misalnya, kamu memiliki lahan seluas setengah hektar, maka kamu bisa menanam sekitar 60 hingga 65 pohon kelapa sawit di sana.

2. Mengetahui Jenis Tanah

Media tanam juga perlu diperhatikan untuk memperbesar peluang keberhasilan dalam berkebun. Jenis tanah ini akan sangat berpengaruh pada jenis tanaman apa yang bisa tumbuh di sana. Jika kamu ingin menanam pohon kelapa sawit, maka jenis tanah yang cocok adalah tanah yang mengandung lempung dan tidak berbatu dengan rentang pH 4 – 6.

3. Melakukan Penyemaian dengan Benar

Jika luas lahan dan jenis tanah sudah diketahui, saatnya memilih tanaman yang akan ditanam. Setelah itu, mulailah melakukan penyemaian bibit tanaman dengan benar agar hasil pertumbuhannya optimal. Jika kamu memilih tanaman kelapa sawit, maka lakukan penyemaian dalam polybag berukuran 12 x 35 cm atau 15 x 23 cm selama kurang lebih 3 sampai 4 bulan. Selama masa penyemaian tersebut, lakukan juga beberapa perawatan, seperti penyiraman, penyiangan, penyulaman dan pemupukan secara teratur.

4. Menanam Bibit pada Lahan

Setelah bibit tanaman tumbuh dengan baik, mulailah untuk memindahkan bibit dari tempat penyemaian ke area kebun yang sesungguhnya. Tahap ini harus dilakukan secara tepat dan hati-hati, karena tanaman rawan mati saat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lainnya. Pada tanaman kelapa sawit, waktu paling baik untuk penanaman adalah pada saat musim hujan, setelah turun hujan. 

5. Merawat Tanaman dengan Baik

Agar pertumbuhan tanaman semakin optimal, perawatan tanaman harus dilakukan dengan baik dan telaten. Perhatikan jenis tanaman yang kamu tanam, apakah membutuhkan cukup kelembapan atau malah menyukai lahan yang kering. Dengan begitu, kamu bisa menyesuaikan pola penyiraman tanaman.

Pemberian pupuk juga harus dilakukan secara rutin agar nutrisi yang diserap tanaman tetap tersedia. Pemberian pupuk ini harus disesuaikan dengan tanaman yang ditanam, baik dalam hal waktu pemupukan maupun jenis pupuk yang akan diberikan.

Perawatan lain yang penting dilakukan adalah penyemprotan pestisida untuk menghalau hama, pembersihan lahan dari gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman utama, dan pengamatan secara detail setiap bagian tanaman, guna mengetahui ada tidaknya penyakit yang menyerang.

Beberapa langkah di atas dapat kamu terapkan untuk berkebun di lahan yang terbatas pada berbagai jenis tanaman. Asalkan kamu sudah paham betul mengenai jenis tanaman yang akan ditanam, luas lahan nampaknya tidak terlalu menjadi masalah. Bahkan, jika kamu menanam tanaman tahunan, seperti sawit, kamu juga bisa melakukan pola tumpang sari atau tanaman sisipan pada kebun, dengan menanam tanaman kacang-kacangan di sela-sela jarak antara satu tanaman sawit dengan tanaman sawit lainnya.

Lahan yang terbatas bukanlah masalah jika kamu bisa mengolahnya. Selain ilmu yang cukup, ketelatenan juga sangat dibutuhkan agar hasil yang didapatkan bisa memuaskan. Pada akhirnya, kamu tidak hanya akan memanen hasil kebun saja, melainkan juga rasa sabar, ulet, dan rajin yang sudah terlatih dengan baik.

Nah, setelah membaca artikel di atas dan kamu semakin tertarik untuk mulai berkebun dengan lahan terbatas, jangan lupa belanja peralatan berkebunmu di Gokomodo. Dapatkan produk-produk berkualitas, seperti pupuk dan pestisida yang mendukung aktivitas berkebun dengan harga yang bersaing. Kunjungi sekarang juga!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin
Blog terbaru
Pengetahuan agrikultur, tips, dan sumber daya dari tim kami.