Agri Edu

Musim Kemarau Segera Datang, Simak Cara Merawat Lahan Saat Kemarau dengan Tepat

Diterbitkan 16 Apr 2026, 10:07
Cara Merawat Lahan Saat Kemarau

Tinggal di daerah tropis dengan musim kemarau yang panjang seringkali menjadi keluhan para petani. Lahan yang kering kerontang dan cuaca yang panas selama saat kemarau menjadi tantangan tersendiri sebab tanaman menjadi lebih mudah layu.

Mendekati datangnya musim kemarau, para petani harus melakukan berbagai siasat untuk menghadapi kondisi ini agar lahan pertanian dapat tetap produktif dan omset pendapatan tetap berjalan. Ikuti cara merawat lahan saat kemarau berikut ini agar tanaman tetap subur selama menghadapi cuaca panas.

Cara Merawat Lahan Saat Kemarau

Beberapa cara merawat lahan saat musim kemarau datang di bawah ini bisa menjadi jalan keluar yang tepat untukmu:

Pilih Tanaman yang Cocok untuk Musim Kemarau

Tanaman umumnya membutuhkan air untuk pertumbuhannya sehingga tidak semua jenis tanaman dapat bertahan saat musim kemarau. Kecuali jika kamu memiliki fasilitas green house yang lengkap. Pilih jenis tanaman yang tepat seperti tomat dan kacang panjang untuk meningkatkan persentase keberhasilan sehingga tidak mempengaruhi omset budidaya.

Mengatur Saluran Irigasi agar Lebih Efisien

Menjaga aliran air pada lahan selama musim kemarau harus lebih bijak agar air yang sudah disiramkan tidak sia-sia. Buat bedengan yang rapi dengan jalur tanam yang jelas sehingga proses distribusi air menjadi lebih terarah. Soalnya, jika lahan berantakan maka dapat membuat air menjadi tidak merata dan bahkan membuat penggunaan air menjadi boros.

Siram Tanaman di Waktu yang Tepat

Sumber: Kumparan

Tanah di area akar yang tampak kering dengan daun yang terlihat layu menunjukkan gejala tanaman kekurangan air. Menyiram tanaman harus pada waktu yang tepat seperti pagi atau sore agar air punya kesempatan lebih baik untuk meresap pada media tanam. Perhatikan pula jumlah air dan frekuensinya untuk memastikan lahan mendapatkan air yang cukup.

Melindungi Tanah untuk Menjaga Kelembapan

Tidak cukup hanya menyiram, permukaan tanah juga perlu dilindungi agar tidak cepat panas dan kehilangan air. Ada beberapa pilihan untuk menutup tanah seperti menggunakan jerami, mulsa, atau bahan organik yang aman untuk mengurangi penguapan. Cara ini dapat membantu suhu tanah menjadi lebih stabil dan permukaan tanah tidak retak berlebihan.

Aplikasi Bahan Organik

Upaya lain yang dapat menjaga kelembaban tanah yakni dengan mengaplikasikan bahan organik seperti pupuk kompos, pupuk kandang matang, atau sisa tanaman yang terurai. Bahan-bahan tersebut juga dapat membantu struktur tanah agar air mudah meresap di sekitar akar, mendukung aktivitas biologis tanah, sekaligus menyuburkan tanaman.

Pemberian Pupuk yang Tepat

Aplikasi pupuk harus dilakukan dengan memilih jenis pupuk yang tepat sebab beberapa jenis pupuk justru memberikan efek panas seperti urea. Sebaiknya pilih pupuk organik cair (POC) yang ramah tanah dan berikan secara rutin sesuai dosis yang dianjurkan. Perhatikan pula waktu aplikasi yang tepat agar pupuk dapat diserap oleh tanaman secara  maksimal.

Kurangi Penguapan Air (Pruning)

Tanaman melakukan penguapan melalui daun sehingga semakin banyak daun maka akan semakin banyak pula jumlah air yang dikeluarkan. Lakukan pemangkasan pada daun yang sudah tua atau mulai terlihat kuning secara berkala. Proses ini akan membantu tanaman memusatkan energinya untuk bertahan hidup sekaligus menjaga batang utama tetap segar.

Selalu Memantau Kondisi Lahan

Saat sudah diaplikasikan berbagai upaya untuk menjaga lahan saat musim kemarau, perlu juga memantau agar dapat mendeteksi gejala kekurangan air. Beberapa gejala yang paling mudah dikenali diantaranya: warna daun terlihat kurang segar, permukaan tanah mudah retak, dan pertumbuhan tanaman tidak serentak.

Mencegah lebih baik daripada mengobati nampaknya sangat relevan dengan kondisi merawat lahan di musim kemarau. Jika tidak dipersiapkan dengan baik sejak sekarang, bisa jadi kamu akan kewalahan saat musim kemarau datang. 

Apakah kamu tertarik dengan artikel seputar pertanian semacam ini? Kunjungi website Gokomodo dan tambah wawasanmu sekarang juga! – Siap-Siap Hadapi Musim Kemarau dengan Tips Budidaya Bawang Merah Berikut Ini

whatsapp
twitter
facebook
linkedin