Panduan Lengkap Pupuk Kalsium Nitrat: Fungsi, Keunggulan, dan Aplikasinya

Indonesia merupakan negara yang didominasi dengan sektor pertanian dan perkebunan yang cukup besar. Daerah iklim tropis terkenal dengan kondisi tanah yang subur. Dengan tanah yang subur sudah pasti banyak jenis buah yang dapat ditanam. Namun, dengan modal tanah yang subur saja tidak cukup untuk memiliki pertanian dan perkebunan yang subur. Dibutuhkan unsur pendukung lainnya untuk hasil pertanian, salah satunya dengan penggunaan pupuk pada lahan pertanian dan perkebunan. Pupuk yang biasa digunakan oleh petani antara lain seperti pupuk kalsium nitrat. Yuk simak penjelasan tentang pupuk kalsium nitrat berikut ini.

Apa sih Pupuk Kalsium Nitrat?
Pupuk kalsium nitrat adalah salah satu jenis pupuk dengan kandungan senyawa kalsium dan nitrat. Kandungan tersebut memiliki manfaat untuk meningkatkan kualitas tanaman yang kuantitas panen. Selain itu, pupuk kalsium nitrat juga memiliki peran sebagai penyedia nutrisi bagi tanah dan juga tanaman. Perlu diperhatikan untuk pengaplikasian pupuk ini memerlukan kontrol lebih ketika diaplikasikan di tanah berkapur atau alkali.
Komposisi pupuk kalsium nitrat
Pupuk kalsium nitrat memiliki berbagai senyawa didalamnya. Biasanya, pupuk kalsium nitrat terdiri dari nitrogen (N) dengan kandungan diantara 14,5% dan 15,5%, dalam 93% berbentuk nitrat yang dapat cepat menyerap dan sisanya berbentuk amoniak. Lalu, kandungan lainnya adalah kalsium oksida (CaO) dengan kandungan kisaran diantara 26 hingga 27% dari jumlah pupuk. Biasanya, untuk setiap 100 kg kalsium nitrat yang diberikan terkandung diantaranya 15-16 unit pupuk nitrogen dan 27 unit kalsium.
Fungsi Utama Pupuk Kalsium Nitrat
Pupuk kalsium nitrat memiliki banyak fungsi bagi pertanian dan perkebunan. Banyak dari petani sering kali mengabaikan kandungan kalsium dan hanya fokus ke pupuk yang mengandung unsur hara seperti Pupuk NPK. Padahal kalsium juga memiliki peranan penting untuk kesehatan tanaman dan mengoptimalkan hasil panen pada pertanian. Berikut fungsi utama dari pupuk nitrat yang perlu kamu ketahui
Memperkuat dinding sel
Pengaplikasian pupuk kalsium nitrat memiliki fungsi sebagai penguat dinding sel tanaman, berkontribusi pada pembuahan, daun, dan batang. Selain itu pupuk kalsium nitrat dapat meningkatkan kesehatan tanaman dengan cara meningkatkan ketahanan fisik terhadap kerusakan pada tanaman, keretakan, hama, dan gulma.
Mengatur pembukaan dan penutupan stomata
Pupuk nitrat juga dapat bermanfaat sebagai pengatur pembukaan dan penutupan stomata pada tanaman. Stomata merupakan pori-pori kecil yang ada di bawah daun yang menjadi tempat bertukarnya gas. Sehingga, penggunaan pupuk kalsium nitrat dinilai meningkatkan pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida pada tanaman dan membantu penyerapan air agar efisien.
Membantu penyerapan dan pengedaran nutrisi
Penggunaan pupuk nitrat pada tanaman dapat membantu pengedaran nutrisi pada tanaman seperti nutrisi magnesium, kalium, dan membantu proses fotosintesis agar maksimal. Sehingga membantu pertumbuhan vegetatif dan generatif pada tanaman.
Mencegah penyakit pada tanaman
Pada tanaman yang tidak menggunakan pupuk kalsium nitrat kemungkinan besar akan rentan pada penyakit tertentu. Penggunaan pupuk kalsium nitrat untuk tanaman dapat mencegah penyakit seperti busuk ujung bunga pada tanaman tomat dan paprika, busuk pangkal buah pada tanaman apel, dan busuk ujung buah pada tanaman berdaun.
Keunggulan Penggunaan Pupuk Kalsium Nitrat pada Pertanian
Penggunaan pupuk kalsium nitrat dinilai memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan pupuk lain yang biasa digunakan oleh petani. Penasaran kan dengan apa saja keunggulan pupuk nitrat pada pertanian, Yuk simak keunggulannya dibawah ini.
Menyediakan nutrisi utama yang penting bagi tanaman
Kandungan kalsium dan nitrat pada pupuk berguna untuk membantu memaksimalkan proses fotosintesis karena dapat diserap dengan baik oleh daun maupun akar, sehingga dalam proses pengedaran nutrisi pada tanaman juga dapat optimal. Ketika nutrisi pada tanaman terpenuhi, maka dapat memaksimalkan hasil pertanian.
Mudah dilarutkan dan digunakan
Pupuk kalsium nitrat biasanya berbentuk butiran yang dapat mudah larut dengan air. Sehingga dalam penggunaannya bisa menggunakan teknik penyiraman langsung ke daun tanpa meninggalkan residu, dan dapat juga digunakan untuk teknik hidroponik.
Meningkatkan kualitas dan umur simpan buah
Hasil buah yang dihasilkan pertanian yang mengaplikasikan pupuk kalsium nitrat pada tanamannya memiliki hasil yang baik. Penggunaan pupuk kalsium nitrat dapat mengurangi keretakan pada buah, jatuhnya buah sebelum waktunya, dan menghindarkan dari kerusakan pasca panen.
Rendahnya kandungan unsur yang tidak digunakan
Kandungan unsur yang dihindari pada tanaman seperti klorida dan natrium yang sangat rendah pada kandungan pupuk ini menjadikan aman untuk digunakan, bahkan jika diaplikasikan pada tanaman yang sensitif.
Pengaplikasian dan Dosis untuk Tanaman
Penggunaan pupuk kalsium nitrat harus sesuai dengan aturan yang dianjurkan untuk mendapatkan hasil yang optimal. Berikut cara penggunaan dan dosis pupuk kalsium nitrat berdasarkan jenis tanaman.
Dosis untuk tanaman pertanian
Dosis yang digunakan untuk pengaplikasian pada pohon buah dan apel sebanyak 100-150 kg/ha setelah pembentukan buah, lalu untuk tanaman berdaun dan buah (seperti tomat, paprika, dan selada) sebanyak 250-350 kg/ha sepanjang siklus, dimulai pada tahap awal penanaman hingga panen. Pada tanaman merambat digunakan 300-350 kg/ha tergantung pada perkembangan sebelumnya, untuk kebun tanaman zaitun diperlukan 350-400 kg/ha pada tahap tunas dan sesuaikan dengan kebutuhan tahunan tanaman.
Dosis pada tanaman hias dan pot
Penggunaan pupuk kalsium nitrat pada tanaman yang ditanam di pot kecil berdiameter 15-20 cm menggunakan satu sendok teh dioleskan pada dasar pot, untuk tanaman yang ditanam pada wadah pot besar menggunakan satu sendok makan per tanaman.
Dosis pada pengaplikasian daun
Pada pengaplikasian pupuk kalsium nitrat pada daun perlu melarutkan pupuk kalsium nitrat diantara 0,5% dan 2% kalsium nitrat pada air, sesuaikan kembali dengan kondisi tanaman dan lingkungan. Pada pohon berbuah, sebarkan 120-200 kg/ha/tahun dan siapkan larutan antara 0,6 dan 0,65%
Nah setelah mengetahui serba-serbi pupuk kalsium nitrat bagi tanaman pertanian, kamu pasti tertarik untuk memulai pertanianmu sendiri. Untuk mendukung pertanianmu, kamu harus baca artikel Penyebab Gagal Panen yang Sering Terjadi dan Tips Menghadapinya. Jangan lupa untuk kunjungi blog Gokomodo untuk informasi lebih tentang solusi pertanianmu. Cek Gokomart terdekat dari rumahmu untuk membantu memenuhi kebutuhan pertanianmu, dijamin paling lengkap dan murah.



