Diterbitkan 18 Sep 2023

Penting! Ketahui Cara Panen Kopi dan Proses Pasca Panennya

Tips / Tutorial
cara panen kopi

Banyaknya kedai kopi di seluruh dunia dapat menunjukkan antusiasme penikmat kopi yang sangat tinggi – Kopi Menjadi Komoditi Ekspor yang Menunjang Perekonomian Negara. Cita rasa yang khas dan sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh membuat banyak orang menggandrungi minuman yang satu ini.

Tapi tahukah kamu, ternyata buah kopi baru bisa dipanen setelah tanaman berusia antara 2,5–3 tahun. Selain itu, waktu muncul bunga hingga buah siap dipanen juga membutuhkan waktu hingga 9 bulan lamanya. Nah, bagaimana cara panen kopi yang benar agar kualitasnya tetap terjaga? Berikut adalah penjelasan singkatnya.

Ciri-ciri Kopi Siap Panen

Sebelum membahas cara panen kopi, perlu kamu ketahui apa saja ciri-ciri buah kopi yang sudah matang dan siap panen. Dilihat dari warna kulit buahnya, warna merah adalah waktu yang tepat untuk memanen buah ini. Namun ternyata, ada juga beberapa petani yang memanen kopi saat buahnya masih berwarna kuning, bahkan saat masih berwarna hijau.

sumber: Istock

Selain dilihat dari warna kulit buahnya, cara menentukan buah kopi yang sudah matang juga dapat diketahui dari kandungan senyawa gula yang ada pada daging buah kopi. Jika buah kopi sudah matang, kandungan senyawa gula di dalamnya akan relatif tinggi. Oleh karena itu, ciri buah kopi yang sudah matang dan siap panen adalah memiliki daging lunak, berlendir, dan memiliki rasa manis.

Cara Panen Kopi 

Dalam proses pemanenan, dibutuhkan waktu sekitar 1,5 bulan untuk petani bisa memanen seluruh buah pada tanaman kopi. Agar kualitasnya tetap terjaga, maka pemanenan dilakukan pada buah yang tergolong matang sempurna. Pemanenan atau pemetikan buah ini biasanya dilakukan pada pagi hingga sore hari.

Pemanenan buah kopi juga harus dilakukan sesegera mungkin saat buah kopi memasuki periode matang sempurna. Sebab, jika lewat dari periode matang dan buah kopi belum dipanen, maka akan datang banyak hama  yang dapat merugikan proses tanam selanjutnya.

Adapun tahapan yang harus dilalui saat melakukan pemanenan buah kopi adalah sebagai berikut. 

  • Pemetikan selektif

Merupakan pemanenan yang dilakukan hanya pada buah kopi yang sudah berwarna merah atau telah matang sempurna. Dengan cara ini, biji lainnya akan dibiarkan untuk pemetikan selanjutnya.

  • Pemetikan setengah selektif

Merupakan pemanenan yang dilakukan pada semua buah dalam satu dompol. Cara ini bisa dilakukan dengan syarat di dalam dompolan terdapat buah yang telah berwarna merah penuh.

  • Pemetikan serentak

Merupakan cara panen kopi yang dilakukan pada semua buah kopi dari semua dompolan. Cara ini biasanya dilakukan di akhir musim panen, dimana buah yang berwarna hijau juga akan dipetik habis. 

  • Lelesan

Panen kopi yang terakhir adalah pemanenan lelesan. Cara ini dilakukan dengan memungut buah kopi yang telah gugur atau berjatuhan di tanah karena sudah kelewat matang.

Proses Pasca Panen Kopi

Setelah dipanen, kopi akan dipisahkan atau disortir terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan hasil panen buah kopi yang berkualitas. Selanjutnya adalah tahap pencucian. Berikut adalah 3 metode yang bisa kamu coba gunakan. 

a. Washed

Merupakan proses pencucian buah kopi yang masak sempurna sebelum dilanjutkan ke proses jemur. Pada proses ini juga dilakukan sortir dan pengupasan kulit ceri kopi. Metode pencucian ini terdiri dari full washed atau dry hulled dan wet process atau wet hulled atau semi washed.

b. Natural

Proses pencucian natural bisa dikatakan sebagai proses pasca panen yang paling singkat. Buah kopi yang sudah dipetik dapat langsung dijemur tanpa perlu mengupas kulitnya dahulu. 

c. Honey

Metode pencucian lainnya adalah honey. Proses ini sama dengan metode washed, namun masih ada mucilage (lendir) pada buah kopi saat kulitnya dikupas. Proses ini dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan ketebalan lendirnya antara lain yellow honey, red honey, dan black honey.

Fermentasi pada panen kopi

Setelah dicuci, buah kopi akan mengalami proses fermentasi. Ketiga metode fermentasi biji kopi yang penting untuk kamu ketahui, yaitu:

a. Metode anaerobic

Pada proses ini buah kopi yang sudah matang dimasukkan dalam tangki untuk proses fermentasi. Sesuai dengan namanya proses fermentasi ini tidak menggunakan oksigen sehingga rasa yang dihasilkan jauh lebih kompleks daripada fermentasi biasa.

b. Metode lactic

Fermentasi metode lactic mengandalkan tangki kedap udara dengan menambahkan asam laktat. Pemberian asam laktat ini bertujuan agar rasa kopi menjadi berbeda dan meningkatkan bakteri baik pada tubuh. 

c. Metode carbonic

Metode fermentasi ini meniru cara fermentasi wine. Cara ini sama dengan metode lactic yaitu dengan mengeluarkan oksigen. Namun dalam metode carbonic, oksigen dikeluarkan dengan memberikan karbon dioksida. 

Cara panen kopi bisa dibilang susah-susah gampang. Namun jika kamu mau belajar, maka pemanenan buah satu ini akan terasa mudah. Tertarik dengan informasi seputar kopi lainnya? Baca berbagai artikel menarik hanya di website Gokomodo, ya! 

whatsapp
twitter
facebook
linkedin