Diterbitkan 25 Aug 2023

Pentingnya Penelitian Kelapa Sawit di Indonesia

Agri Edu
penelitian kelapa sawit

Kita ketahui bersama bahwa industri kelapa sawit memiliki nilai ekonomi yang besar bagi bangsa Indonesia. Potensi sumber daya alam yang sangat mendukung tentunya harus dimanfaatkan sebaik mungkin, agar nantinya bisa menghasilkan lebih banyak keuntungan. 

Perlu riset lebih dalam agar segala potensi yang ada pada kelapa sawit dapat dioptimalkan. Sejalan dengan hal tersebut, Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) telah menggelar sosialisasi mengenai kegiatan penelitian dan pengembangan perkebunan.

Tujuan Sosialisasi Ditjenbun

Bertanya mengenai apa tujuan diadakannya acara sosialisasi oleh Ditjenbun di atas, dapat diketahui bahwa kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk mensosialisasikan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penelitian kelapa sawit. 

Sosialisasi tersebut menyasar pada para pemangku kepentingan di lingkup Kementerian Pertanian, misalnya untuk mengatur prioritas kebutuhan program penelitian dan pengembangan perkebunan kelapa sawit.

Selain itu, dijelaskan pula prioritas bidang dan prosedur tata cara pengajuan proposal penelitian, serta kiat-kiat bagaimana agar proposal riset layak didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). 

Pentingnya Penelitian terkait Kelapa Sawit

Penelitian terkait kelapa sawit ini dinilai sangat penting, sebab perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi, baik secara teknologi dan kelembagaan, serta penelitian dan pengembangan agar perkembangan industri kelapa sawit nasional di masa depan semakin maju.

Penelitian dan pengembangan terkait kelapa sawit yang semakin hari semakin banyak juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi hasil yang jauh lebih optimal. Selain itu, dibutuhkan juga jaminan pengembangan perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan untuk mendorong terciptanya produk sawit berkelanjutan yang disukai pasar internasional.

Acara sosialisasi mengenai kegiatan dan pengembangan juga diharapkan dapat sampai pada sasaran dengan baik agar dapat membantu perkembangan industri kelapa sawit nasional. Baik di masa sekarang, hingga masa yang akan datang. 

Perlu dipahami, luasnya perkebunan sawit nasional tidak seharusnya menjadi satu-satunya tolok ukur keberhasilan industri sawit Indonesia. Hal ini karena perlu adanya keseimbangan dengan produktivitas hasil sawit yang tinggi dan kualitas produk yang optimal. 

Contoh Penelitian terkait Kelapa Sawit

Salah satu contoh terdapat kelapa sawit adalah seputar hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman. Dalam hal ini, para peneliti tidak hanya menjelaskan mengenai apa saja organisme penyebabnya, namun juga diperlukan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Misalnya untuk mengatasi serangan Ganoderma, kamu bisa menggunakan produk pupuk yang didesain mudah diserap tanaman dan tidak akan membantu perkembangan mikroorganisme tanah. Selain itu, pastikan pupuk yang digunakan sesuai dosis yang dianjurkan serta tidak menyebabkan kerusakan tanah.

Tak hanya menggunakan pupuk, kamu juga bisa menggunakan vaksin Ganoderma. Penggunaan vaksin ini sangat penting karena Ganoderma dapat menyerang tanaman kelapa sawit. Ganoderma dapat menyerang berbagai tahap pertumbuhan, yakni mulai dari pembibitan awal, Tanaman Belum Menghasilkan, hingga Tanaman Menghasilkan.

Penggunaan vaksin Ganoderma ini bertujuan untuk menekan laju perkembangan Ganoderma. Vaksin ini baik baik yang ada di pohon kelapa sawit maupun serangan infeksi lain dari luar pohon di areal perkebunan. Dengan demikian, tanaman kelapa sawit akan tumbuh sehat dan lebih produktivitasnya lebih maksimal.

Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Kelapa Sawit

Sebelum melakukan penelitian terkait kelapa sawit, kamu juga perlu mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi pertumbuhan kelapa sawit. Pertama adalah jenis tanah lahan yang digunakan. Kamu bisa menanam kelapa sawit secara optimal di jenis tanah aluvial, organosol, dan latosol.

Faktor lain yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman kelapa sawit adalah penggunaan pupuk yang tepat. Kamu perlu menggunakan pupuk yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan pH tanah agar sesuai dengan kebutuhan tanaman.

Lebih lanjut, kamu juga perlu mempertimbangkan faktor iklim, sebab faktor ini akan mempengaruhi berbagai proses fisiologis, pertumbuhan, dan produktivitas tanaman. Tanaman kelapa sawit perlu memiliki kelembaban cukup dan sinar matahari sepanjang tahun adalah pilihan tepat. 

Nah, itu dia ulasan mengenai pentingnya penelitian terkait kelapa sawit di Indonesia. Dengan pengetahuan yang cukup, berbagai permasalahan dalam industri perkebunan kelapa sawit akan terselesaikan dengan baik. Baca juga Inilah 5 Faktor yang Mendukung Ekonomi Agrikultur di Indonesia yang ada di website Gokomodo agar wawasanmu semakin luas!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin