Diterbitkan 23 Aug 2023

Penyebab Tanaman Kelapa Sawit Tidak Berbuah dan Cara Mengatasinya

Agri Edu
kelapa sawit tidak berbuah

Tanaman kelapa sawit tumbuh lebat di Indonesia karena kondisi alam dan iklim yang mendukung. Agar tumbuh dengan baik, tanaman kelapa sawit membutuhkan curah hujan sebanyak 2000-2500 mm setiap tahunnya. Selain itu, kelembaban tanah yang menjadi habitat tumbuhnya kelapa sawit harus memiliki tingkat kelembapan berkisar 80-90 derajat. Kedua kondisi pokok tersebut harus terpenuhi agar produktivitas perkebunan sawit meningkat. 

Sama seperti makhluk hidup lain, tanaman kelapa sawit juga memilki batas usia. Tanaman kelapa sawit memliki harapan produktif hingga usia 20-25 tahun. Produktivitas tanaman kelapa sawit pada usia 4-10 tahun, ketika sudah mulai berbuah hingga buahnya masak. Tanaman kelapa sawit akan terus berbuah hingga usia 25 tahun. Tidak heran dengan rentang usia yang cukup lama, industri kelapa sawit banyak dilirik investor lokal dan asing – (link artikel investasi sawit).

Apa yang Terjadi Pada Tanaman Kelapa Sawit Setelah 25 Tahun?

Meskipun tanaman kelapa sawit memilki harapan hidup hingga 25 tahun, bukan berarti akan tetap produktif ketika sudah menginjak usia 25 tahun. Sama seperti manusia, tanaman kelapa sawit juga memilki usia produktif rata-rata yaitu pada 11-20 tahun. Itulah mengapa pemerintah banyak menggencarkan program untuk produktivitas perkebunan sawit, salah satunya Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Dengan adanya peremajaan, jumlah tanaman kelapa sawit produktif lebih banyak daripada yang tidak produktif. 

Penyebab Tanaman Kelapa Sawit Tidak Berbuah

Kelapa sawit merupakan komoditas ekspor terbesar. Apabila ada permasalahan menyangkut produktivitasnya, maka harus ditelusuri. Termasuk penyebab tanaman kelapa sawit sudah tidak berbuah lagi.

  1. Lahan perkebunan sawit

Kelembaban tanah memang diperlukan agar tanaman kelapa sawit tumbuh dengan baik Selain itu, juga perlu diperhatikan pH tanah dan kandungan unsur hara pada tanah. pH tanah yang terlalu asam tidak baik untuk tanaman, sehingga kondisi tanah sebaiknya netral agar tidak merusak tanaman. Unsur hara baik makro maupun mikro harus terpenuhi supaya tanaman kelapa sawit tumbuh dengan baik. Pemenuhan unsur hara dapat dilakukan dengan memberikan pupuk dan menjaga pH tanah sehingga penyerapan unsur hara oleh tanaman maksimal.

  1. Perawatan tanaman kelapa sawit

Perawatan tidak melulu tentang pemberian pupuk dan penyiraman tanaman kelapa sawit saja. Perlunya petani untuk selalu mengawasi tanaman kelapa sawit supaya tidak terkena OPT dan penyakit lainnya. Termasuk apabila ada bagian tanaman yang mati, petani harus segera melakukan penyulaman sehingga pertumbuhan tanaman kelapa sawit tidak terganggu. 

  1. Proses panen kelapa sawit

Sebelum melakukan panen buah kelapa sawit, petani harus benar-benar memastikan tandan buah segar (TBS) dalam keadaan sudah siap dipanen. Kesalahan saat pengecekan berakibat salah pemilihan TBS yang belum siap panen sehingga mempengaruhi buah berikutnya. Tidak hanya TBS saja, pemangkasan pelepah kelapa sawit juga perlu diperhatikan supaya kesuburan tetap terjaga.

Solusi Tanaman Kelapa Sawit yang Tidak Berbuah Lagi

Tanaman kelapa sawit yang sudah tidak berbuah biasanya dibakar oleh petani. Petani di beberapa daerah masih meyakini bahwa tanaman kelapa sawit akan menghasilkan TBS setelah dibakar. Solusi pertama yang bisa dilakukan petani yaitu tetap memberikan pupuk pada tanaman kelapa sawit. Jika tanaman kelapa sawit sudah tidak berbuah selama 3 tahun berturut-turut, sebaiknya segera dilakukan peremajaan. Tanaman kelapa sawit yang sudah tidak berbuah dapat dimanfaatkan lagi menjadi produk lain yang memilki nilai guna tersendiri.

Setelah mengetahui adanya penurunan produktivitas, sudah saatnya mendukung program pemerintah untuk melakukan peremajaan tanaman kelapa sawit dan menghindari kampanye negatif kelapa sawit. Pastikan selalu menggunakan benih kelapa sawit yang memiliki sertiifikat keaslian yang dikeluarkan oleh PPKS. Tambah pengetahuan seputar industri kelapa sawit melalui website Gokomodo, ya!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin