Agri Edu

Siap-Siap Produksi Gula Melonjak Drastis Setelah Pakai Pupuk Terbaik untuk Tanaman Tebu Rekomendasi Gokomodo!

Diterbitkan 21 Apr 2026, 14:04
Pupuk Terbaik untuk Tanaman Tebu

Tebu merupakan bahan baku utama untuk membuat gula dan tetes yang menjadi salah satu komoditas unggulan budidaya yang memiliki peluang besar dan menjanjikan saat ini. Di Indonesia tebu masih sangat dibutuhkan karena masyarakat indonesi berada di urutan ke 6 konsumsi gula terbanyak di dunia. Itulah mengapa masih banyak dijumpai perkebunan tebu yang tersebar di wilayah Indonesia. 

Untuk pertumbuhannya, tanaman tebu memerlukan nutrisi pendukung yang bisa didapatkan secara alami dari tanah maupun dengan pemberian pupuk terbaik untuk tanaman tebu. Nutrisi yang terpenuhi dalam tanaman tebu dapat mempengaruhi kandungan gula dan tingginya kandungan air yang ada di dalam batang tebu. Penasaran apa saja pupuk terbaik untuk tanaman tebu yang direkomendasikan dan cara pengaplikasiannya? Yuk simak artikel ini!

Sumber: BULE via Pexels

Pentingnya Memberikan Pupuk Terbaik untuk Tanaman Tebu

Tanaman tebu memiliki kebutuhan nutrisi tambahan khusus untuk menunjang hasil panen tebu yang maksimal. Nutrisi tambahan untuk tanaman tebu dapat didapatkan dari pupuk khususnya pupuk yang mengandung unsur hara seperti Nitrogen, Fosfor, dan kalium. Kandungan unsur hara makro ini berperan untuk memperkuat batang dan tebu mengandung kadar gula yang tinggi. Tidak hanya unsur hara makro, unsur hara mikro seperti kalsium, magnesium, sulfur, zinc, dan besi juga dibutuhkan meski dalam jumlah kecil.

Pengaruh Pupuk Terbaik untuk Pertumbuhan Tanaman Tebu

Penggunaan pupuk NPK pada tanaman tebu untuk mendukung memaksimalkan pertumbuhan tanaman tebu. Zat nitrogen yang ada pada pupuk NPK berfungsi untuk mendukung pertumbuhan daun dan batang, unsur fosfor mendukung untuk menguatkan akar dan meningkatkan ketahanan terhadap penyakit, sementara kalium penting untuk menguatkan batang dan kesehatan tanaman secara keseluruhan.

Rekomendasi Pupuk Terbaik untuk Tanaman Tebu dan Tahapan Pemberiannya

Pemberian pupuk pada tebu tidak bisa dipilih secara asal-asalan, karena pupuk menjadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi hasil panen dari tanaman tebu. Penggunaan pupuk yang tepat akan membantu tanaman tebu mendapatkan nutrisi tambahan secara maksimal. Berikut rekomendasi pupuk untuk diaplikasikan pada tanaman tebu.

Pemupukan setelah tanam

Pupuk yang direkomendasikan untuk diaplikasikan setelah proses tanam yaitu pupuk NPK 12-12-17-2+TE. Pupuk ini mengandung unsur hara lengkap yang dibutuhkan tanaman tebu, seperti Nitrogen 12%, Phospate 12%, Kalium 17%, Magnesium 2%, serta unsur hara tambahan seperti Boron dan Kalsium.

Pemupukan 1 Bulan

Selanjutnya, setelah 1 bulan pasca penanaman pemupukan dilakukan saat tebu berumur 2 bulan. Pupuk yang direkomendasikan saat tanaman tebu berusia 2 bulan adalah pupuk NPK 13-8-27-4+TE. Pupuk ini memiliki komposisi unsur hara yang komplit seperti Nitrogen 13%, Phospate 8%, Kalium 27%, Magnesium 4%, Boron 0,65%, dan Kalsium. 

Penggunaan Pupuk Daun

Untuk hasil panen yang maksimal, tidak hanya pemupukan akar yang harus diperhatikan, namun juga diperlukan pemupukan pada daun sebagai tambahan untuk mendukung pertumbuhan tanaman tebu secara maksimal. Baca lanjut mengenai Pupuk Daun Terbaik untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman

Tips Pemberian Pupuk Terbaik untuk Tanaman Tebu

Pemupukan tebu tidak bisa dilakukan secara asal, untuk mendapatkan hasil yang optimal lakukan tips-tips ini, loh!

Perhatikan waktu yang tepat

Waktu yang tepat dan baik untuk memulai pemupukan pada tanaman tebu adalah ketika mulai masuk ke fase pertumbuhan aktif. Aplikasi pada fase ini dapat memastikan bahwa nutrisi tersedia selama tahap kritis pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Pengaplikasian pupuk disarankan dilakukan secara berkala sepanjang musim pertumbuhan untuk menjaga nutrisi yang diserap dapat maksimal.

Teknik Pemupukan pada Tanaman Tebu

Teknik pengaplikasian pupuk pada tebu harus dilakukan secara hati-hati dan diperkirakan secara matang untuk menghindari overdosis maupun pemborosan pupuk. Untuk pupuk jenis granular disarankan untuk menggunakan penyebar untuk mendistribusikan pupuk secara merata di seluruh lahan. Untuk penggunaan pupuk cair, disarankan menggunakan foliar yang terarah. Jangan lupa untuk melakukan penyiraman  setelah penggunaan pupuk pada tanaman tebu
Pengaplikasian pupuk yang berlebihan dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan tanaman tebu, seperti menyebabkan daun tumbuh subur namun batangnya menjadi lemah, serta lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Selain merusak tanaman akibat pemupukan berlebih. Ketersediaan nutrisi berlebih ini juga mengganggu kesuburan tanah dan membawa dampak negatif bagi lingkungan sekitar.

Oleh karena itu, penting untuk selalu memperhatikan kondisi lahan karena sangat memengaruhi pertumbuhan tebu dan penyerapan zat pupuk. Guna menjaga keseimbangan unsur hara, meningkatkan aktivitas mikroba, dan mengoptimalkan resapan nutrisi, pengukuran pH tanah secara mandiri perlu dilakukan secara berkala agar kadar pH tetap ideal diantara 5,5 hingga 6,5, salah satunya dengan menambahkan kapur atau sulfur sesuai kebutuhan, serta mengutamakan penggunaan pupuk organik. Simak tips pemberian pupuk pada tanaman budidaya pada artikel Langkah Cerdas Budidaya Tanaman Dimulai dari Memahami Fungsi Pupuk Urea untuk Keuntungan Jangka Panjang dan artikel lainnya di blog Gokomodo, ya!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin