Perhatikan Hal Ini Saat Pruning Kelapa Sawit

Agri Edu
Bagikan
pruning kelapa sawit

Pruning menjadi kegiatan wajib yang dilakukan petani untuk merawat pohon dan menjaga kualitas produksi kelapa sawit. Nama lain dari proses pemangkasan daun kelapa sawit ini merupakan salah satu faktor terpenting sehingga harus dilakukan dengan baik dan benar.

Apa itu pruning kelapa sawit

Pruning kelapa sawit didefinisikan sebagai kegiatan membuang daun-daun yang sudah tidak efektif, misalnya karena patah atau rusak pada saat pemanenan. Pruning juga dilakukan pada daun-daun kering tanaman kelapa sawit agar memudahkan pemanenan.

Manfaat lain dari pruning adalah membantu penyerapan unsur hara agar fokus ke daun-daun produktif. Tak hanya itu, pruning juga akan menciptakan ruang bagi tanaman agar bisa melakukan proses fotosintesis dengan baik. 

Para petani juga melakukan pruning dengan banyak alasan lain. Mulai dari mempermudah pengetikan buah, menyediakan ruang untuk menyerap sinar matahari secara lebih optimal, hingga mengurangi populasi hama yang menyerang tanaman kelapa sawit.

Agar proses pruning dapat dilakukan secara baik dan benar, ada beberapa hal atau aturan yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah meminta bantuan tukang pangkas yang terlatih, bukan asal memilih orang yang tidak paham pemangkasan.

Lebih lanjut, pada saat pemangkasan juga berlaku prinsip bahwa jumlah daun yang produktif atau menghasilkan harus tetap dipertahankan. Hal ini dilakukan berdasarkan indeks luas daun atau leaf area index yang disesuaikan dengan umur tanaman.

Selain dari sisi manusianya, proses pruning juga membutuhkan alat yang tepat untuk pemangkasan. Secara umum, pemangkas sawit akan menggunakan alat dodos untuk pohon sawit berumur 1 sampai 4 tahun. Sementara untuk pohon sawit berumur 5 sampai 20 tahun, biasanya akan menggunakan bantuan alat berupa sabit. 

Sayangnya, alat-alat tersebut masih tergolong manual dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan proses pemangkasan daun sawit. Oleh karena itu, saat ini mulai banyak petani yang menggunakan alat-alat bermesin untuk mengoptimalkan proses pemangkasan daun sawit.

Salah satunya adalah menggunakan teknologi pangkas pelepah sawit dengan sistem penggerak eksentrik. Alat pemangkas ini telah dibekali mesin pembakaran sebagai sistem penggeraknya, sehingga akan menghemat tenaga dan waktu para petani.

Selain melakukan pruning, ada pula 4 Cara Meningkatkan Produksi Kelapa Sawit di Lahan Gambut yang bisa kamu lakukan. Baca informasi selengkapnya hanya di website Gokomodo, ya!

Bagikan Artikel ini
Share