Diterbitkan 7 Jun 2023

4 Jenis Pupuk Organik Terbaik untuk Menutrisi Tanaman Rumah

Agri Edu
pupuk organik

Ada dua jenis pupuk yang biasa digunakan petani untuk memberikan nutrisi pada tanaman, yaitu pupuk kimia dan pupuk organik. Jika pupuk kimia dibuat secara kimia, maka pupuk organik terbentuk secara alami dan atau rekayasa, dari pelapukan sisa-sisa tanaman, hewan, maupun manusia.

Pupuk organik banyak dipilih oleh petani karena memiliki harga yang lebih murah dibandingkan pupuk kimia. Tak hanya populer di kalangan para petani, jenis pupuk ini juga banyak digunakan untuk merawat tanaman di rumah. Berikut adalah ulasan singkat mengenai jenis-jenis pupuk organik tersebut.

Jenis Pupuk Organik

1. Pupuk Hijau

Jenis pupuk organik ini berbahan dasar tanaman hijau yang biasanya berasal dari tanaman hasil sisa panen. Selain itu, pupuk hijau juga bisa dibuat dari tanaman jenis kacangan-kacangan yang lebih kaya kandungan nitrogen dibanding jenis tanaman lainnya. Pemilihan tanaman kacang-kacangan juga dikarenakan tanaman ini mudah terurai, sehingga hara akan lebih cepat tersedia.

2. Pupuk Kandang

Pupuk kandang memiliki sumber bahan dari kotoran hewan ternak maupun unggas, seperti sapi, kambing, kerbau, domba, dan ayam. Jenis pupuk ini juga telah lama digunakan karena mudah didapatkan dan memiliki harga yang murah. Meskipun berasal dari kotoran, pupuk kandang memiliki efektivitas yang tinggi dalam menyuburkan tanah dan tumbuhan. Hal Ini karena pupuk kandang banyak mengandung unsur hara makro yang sangat lengkap.

3. Pupuk Kompos

Berikutnya ada pupuk kompos, yakni pupuk organik yang terbentuk dari sisa tumbuhan, hewan, maupun limbah organik secara alami dengan cara dekomposisi atau fermentasi. Dalam proses pembuatannya, bahan-bahan akan diuraikan melalui proses biologis dengan bantuan makroorganisme (cacing tanah) dan mikroorganisme. Pupuk kompos biasa digunakan untuk tanaman rumahan karena dapat dibuat sendiri oleh pemilik dengan memanfaatkan limbah dapur.

4. Pupuk Serasah

Pupuk serasah merupakan jenis pupuk organik yang mengandung senyawa berbasis karbon. Bahan pupuk ini terbuat dari limbah organik nabati maupun komponen tanaman yang sudah tidak terpakai dan berubah dari segi warna maupun bentuk, seperti rumput, jerami, dan sabut kelapa. Pupuk jenis ini bermanfaat untuk membantu menyuburkan tanah dan menjaga kelembapan. Oleh karena cara penggunaannya diletakkan di atas permukaan tanah.

Itu dia 4 jenis pupuk organik yang biasa digunakan masyarakat untuk menyuburkan tanaman di rumah. Tak Perlu Mahal, Sekarang Kamu Bisa Membuat Pupuk Organik Sendiri di Rumah dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar. Kunjungi website Gokomodo untuk informasi cara pembuatannya!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin