Diterbitkan 9 Jun 2023

5 Tips Mengetahui Pestisida Palsu di Pasaran

Tips / Tutorial
Pestisida palsu

Sebagian upaya pengendalian hama memang erat kaitannya dengan penggunaan pestisida. Sayangnya, di pasaran masih banyak oknum penjual nakal yang nekat memasarkan produk pestisida palsu kepada para petani. Oleh karena itu, selalu pastikan produk pestisida yang kamu beli memang benar-benar asli.

Untuk mengetahui keaslian suatu produk, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Begitu juga saat membeli pestisida, kamu perlu jeli memperhatikan beberapa hal yang bisa menunjukkan keaslian produk. Mulai dari mengecek bagian luar botol hingga bagian isi cairan. 

Mengecek keaslian produk sangat penting diperhatikan karena modus pemalsuan pestisida biasanya dilakukan dengan mengisi ulang botol bekas dengan pestisida palsu atau mengganti sebagian isi botol dengan bahan lain. Tak hanya itu, para penjual pestisida palsu juga kerap mencampurkan bahan pengencer untuk mengurangi konsentrasi bahan aktif pada pestisida.

Cara mengetahui pestisida asli atau palsu:

1. Memperhatikan kemasan botol pestisida

Untuk memastikan keaslian produk pestisida, selalu periksa kemasan botol dengan teliti. Pastikan tidak ada bekas lem berwarna putih atau kuning di belakang label karena tanda tersebut mengindikasikan bahwa botol telah diisi ulang dengan pestisida palsu.

2. Memperhatikan label pestisida

Setelah melihat bagian botol, selanjutnya adalah memperhatikan bagian label dengan baik. Jika produk terdiri dari dua lembar label, cobalah untuk membuka lembar pertama dan cobalah menempelkannya kembali dengan mudah. Apabila tidak bisa, maka produk pestisida bisa jadi sudah dipalsukan.

3. Melakukan pengecekan nomor batch

Lakukan juga pengecekan nomor batch pada label pestisida. Produk asli akan menunjukkan nomor batch yang jelas, sementara produk palsu akan memiliki nomor batch yang tidak jelas.

4. Periksa tutup botol pestisida

Meskipun hanya berupa tutup, namun bagian ini dapat membantu pengecekan keaslian produk. Periksa ada tidaknya bekas lem perlekatan tutup yang menempel dengan miring. Ciri tersebut dapat menjadi tanda bahwa produk pestisida telah diisi ulang dengan isian palsu

5. Memeriksa isian pestisida

Jika berkesempatan untuk melihat isi pestisida, buka dan perhatikan ada tidaknya gumpalan pada cairan. Perhatikan juga warna dan bau cairannya, jika dirasa mencurigakan, kemungkinan produk tersebut berisi pestisida palsu. 

Itu dia beberapa praktik pemalsuan pestisida yang kerap terjadi di pasaran. Selain merugikan petani dari segi finansial, pestisida palsu juga merugikan dari segi kesehatan. Untuk memperoleh hasil yang optimal, maka pemilihan pestisida tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Baca artikel Begini Cara Memilih Pestisida yang Tepat dan Aman untuk Tanamanmu di website Gokomodo untuk informasi selengkapnya!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin