Header GokoUp dan GokoZone
Agri Edu

Ada Bawang Putih, Ada Bawang Merah. Ada Pupuk KNO3 Putih, Ada juga Pupuk KNO3 Merah.

Diterbitkan 19 Jan 2026, 13:39

Pupuk KNO3 merah merupakan pupuk untuk memenuhi kekurangan kalium dan nitrogen pada tanaman. Bisa dikatakan pupuk KNO3 merah merupakan saudara kembar dari pupuk KNO3 putih, hanya saja berbeda warnanya. Meskipun sama-sama mengandung kalium dan nitrogen, pupuk KNO3 merah mengandung lebih sedikit kalium dibandingkan dengan pupuk KNO3 Putih. Makin penasaran dengan pupuk KNO3 merah? Yuk, baca artikel ini sampai selesai,ya!

Apa Kandungan Pupuk KNO3 merah?

Sumber: Cahaya Tani

Pupuk KNO3 merah mengandung setidaknya 4 unsur hara makro, diantaranya 15% nitrogen, 14% kalium, 18% natrium, dan unsur hara mikro yaitu boton sebanyak 0,05%. Pupuk KNO3 merah berbentuk kristal berwarna merah, mudah larut dalam air, dan tidak membuat tanah menjadi masam. Apa saja fungsi masing-masing unsur hara yang ada dalam pupuk KNO3 merah?

Natrium pada pupuk KNO3 merah

Natrium berperan untuk membuka stomata dan dapat menggantikan peranan unsur kalium. Selain itu, natrium berperan dalam pembentukan umbi dan mencegah busuk umbi. Meskipun perannya cukup krusial, natrium bukanlah termasuk unsur hara esensial yang diperlukan oleh tanaman. 

Middle GokoUp dan GokoZone

Boron pada pupuk KNO3 merah

Boron termasuk dalam unsur hara mikro yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit. Meskipun jumlahnya hanya sedikit, boron tetap berperan dalam transportasi karbohidrat, pembentukan sel, mencegah bakteri parasit, dan meningkatkan kualitas tanaman. 

Kalium pada pupuk KNO3 merah

Kalium memang terkenal untuk fase pertumbuhan generatif, utamanya pembentukan bunga dan buah. Selain itu, kalium berperan pembukaan dan penutupan stomata, mengurangi penguapan air sehingga meningkatkan tanaman terhadap kekeringan panjang, serta menambah daya tahan terhadap penyakit. 

Nitrogen pada pupuk KNO3 merah

Dari semua unsur hara yang disebutkan sebelumnya, nitrogen memiliki peran yang paling krusial untuk tanaman. Nitrogen dalam pupuk KNO3 berbentuk NO3- yang membantu merangsang pertumbuhan fisik tanaman, biasanya berupa tinggi, jumlah cabang, maupun jumlah anakan. Selain itu, nitrogen juga mampu memberikan warna daun yang lebih hijau. 

Manfaat Pupuk KNO3 Merah untuk Tanaman

Pupuk KNO3- memang sudah lama menjadi andalan para petani. Tentu saja pupuk ini memberikan manfaat pada tanaman, diantaranya: 

Meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen

Apa yang membuat pupuk KNO3 mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen? Dalam pupuk ini terdapat kandungan kalium yang tinggi sehingga mempercepat pembungaan, meningkatkan ukuran dan rasa buah, serta memastikan tanaman menghasilkan biji dan umbi berkualitas. 

Tanaman lebih sehat dan tahan penyakit

Kalium yang tinggi membuat tanaman lebih tahan stres yang disebabkan oleh lingkungan dan perubahan iklim. Selain itu, kalium membantu meningkatkan daya tahan tubuh tanaman dari penyakit. Tanaman yang sehat lebih cepat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen lebih berkualitas. 

Bisa digunakan untuk semua jenis tanaman

Beberapa jenis pupuk dibuat menyesuaikan dengan jenis tanaman yang dibudidayakan. Namun, kamu tidak perlu khawatir untuk menggunakan pupuk KNO3. Ternyata, pupuk KNO3 bisa digunakan untuk semua jenis  tanaman, mulai dari tanaman buah-buahan, tanaman sayuran, tanaman umbi-umbian, dan tanaman hias. 

Membantu pertumbuhan awal tanaman

Pupuk KNO3 merah memang mengandung kalium dan nitrogen. Kedua unsur hara tersebut memang baik untuk fase pertumbuhan awal tanaman atau fase vegetatif. Dengan pemberian pupuk KNO3 merah, maka membantu mempercepat pertumbuhan dan perkembangan akar, serta pembesaran tubuh tanaman. 

Pemberian Pupuk KNO3 Merah

Setelah mengetahui manfaatnya bagi tanaman, sudah sepantasnya pupuk KNO3 digunakan sebagai tambahan nutrisi terbaik untuk tanaman budidaya. Secara umum, pupuk KNO3 merah bisa diberikan sebanyak 2-5 gram/liter air. Lalu, bagaimana cara terbaik untuk memberikannya pada tanaman? Berikut beberapa cara pemberian pupuk KNO3 merah untuk tanaman.

Disemprot pada daun

Pupuk KNO3 merah bisa bertindak sebagai pupuk daun. Sebagai pupuk daun, pupuk KNO3 merah yang sudah dilarutkan pada air bisa dimasukkan dalam tangki spray dan bisa diaplikasikan pada daun, atau lebih spesifiknya di bagian bawah daun pada pagi atau sore hari. 

Kocor

Metode kocor menjadi paling mudah karena tidak perlu alat khusus untuk memberikannya pada tanaman dan lebih mudah terserap oleh akar. Pupuk KNO3 merah yang sudah dilarutkan dengan air bisa langsung disiramkan pada tanah. Pastikan saat menyiramkan pupuk KNO3 merah pada tanaman tidak jauh dari batang maupun akar tanaman, ya. 

Tabur

Metode pemberian pupuk dengan cara ditabur memang lebih ringkas karena hanya perlu menaburkan pupuk KNO3 merah di dekat akar saja. Nah, dosis pupuk KNO3 yang ditabur tentu berbeda dengan yang dilarutkan dengan air. Biasanya, untuk pupuk KNO3 tabur membutuhkan 5-10 gram/tanamannya. 
Sudah cukup penjelasan tentang pupuk KNO3 mulai dari pengertian, manfaat, hingga cara pengaplkasiannya pada tanaman. Ingat ya, pengaplikasian pupuk KNO3 di atas hanya gambaran umum saja,. Untuk dosis lebih jelasnya, kamu bisa  lihat di masing-masing kemasan pupuk. Selain pupuk KNO3 merah, kamu juga bisa baca tentang pupuk KNO3 putih di artikel Mengenal KNO3 Putih, Pupuk Banyak Manfaat untuk Masa Generatif dan artikel lainnya di blog Gokomodo, ya!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin
Footer Gokoup Dan GokoZone
Sehari Jadi Petani Episode 2