Diterbitkan 12 Oct 2023

Apakah Arti Benih? Simak Penjelasan Benih Lebih Lengkap Berikut

Agri Edu
benih adalah

Banyaknya jumlah tanaman budidaya tidak luput dari peran benih yang berkualitas. Tanpa benih, perkembangan biji akan lebih sulit. Untuk itu, diperlukan benih yang berkualitas agar tercipta tanaman yang berkualitas pula. Apa kamu masih awam dengan pembibitan? Baca lebih lengkap artikel ini, ya!

Sering kali biji dianggap sebagai benih maupun bibit. Sebenarnya ketiga hal tersebut adalah hal yang berbeda. Berikut penjelasan lebih lengkapnya. Biji merupakan hasil dari pembuahan dan bakal tanaman mini (embrio) yang masih dalam keadaan perkembangan yang terkurung. Biji dapat tumbuh menjadi tanaman tanpa campur tangan manusia.

Sedangkan benih adalah biji yang mendapatkan perlakuan khusus sehingga dijadikan ‘modal’ awal untuk memperbanyak tanaman. Bibit merupakan benih yang telah muncul kecambah, akar, batang, dan daun atau sudah berbentuk tanaman muda yang sudah siap dipindahkan di lahan. Perlu diketahui bibit tidak selalu berasal dari biji, tetapi bisa dibuat melalui teknik stek maupun cangkok.

Ciri Benih Berkualitas Adalah

benih adalah

Untuk membuat benih berkualitas, maka diperlukan biji yang juga memiliki kualitas yang bagus. Namun, tidak semua biji dapat dikelola menjadi benih. Inilah cara mengetahui benih berkualitas:

  1. Secara fisiologi, benih yang sudah siap ditanam memilki bentuk yang lebih berisi dan masak.
  2. Benih berkualitas tentu dibuat dari kebun benih atau pohon yang unggul.
  3. Benih lebih tahan hama dan penyakit.
  4. Daya perkecambahan dan angka harapan hidup yang lebih tinggi. 

Terkadang sulit untuk menentukan kualitas benih dengan hanya melihat menggunakan mata saja. Salah satu metode untuk menguji kualitas benih yaitu dengan cara melakukan uji belah. Saat dibelah, benih berkualitas akan terlihat ketahanannya terhadap OPT dan terlihat pula perkembangan dari endosperm dan embrio yang normal. Pengujian benih ini memakan waktu hingga 2 hari.

Memilih Benih yang Layak Tanam

Alangkah baiknya tetap berhati-hati untuk memilih benih meskipun benih sudah terjamin kualitasnya. Benih yang berkualitas seharusnya sudah layak tanam. Berikut cara menentukan apakah benih layak tanam atau tidak

  1. Benih yang digunakan harus murni. Maksudnya adalah benih tidak boleh bercampur dengan kotoran dan biji tanaman lain.
  2. Ketika mendapatkan biji yang dapat dikembangkan menjadi benih, alangkah baiknya untuk merendam atau mencuci dengan air terlebih dahulu.
  3. Biji harus kering atau setidaknya menyisakan kadar air sekitar 10%. Biji kering yang berkualitas yaitu biji mengkilat.
  4. Pastikan benih didapatkan dari buah yang sudah tua, sehat, dan tidak terserang OPT. Selain itu, pilih benih yang berbuah lebat.
  5. Biji benih harus dalam keadaan utuh dan tidak boleh terserang OPT.
  6. Biji benih berukuran normal dan sama besarnya.
  7. Penyimpanan benih harus tepat, yaitu disimpan dalam tempat kering, terhindar dari sinar matahari, dan disimpan dalam wadah kedap udara.f

Standarisasi Benih di Indonesia

Sumber: Tabloid Sinar Tani

Benih yang beredar di Indonesia sejatinya sudah melewati standarisasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Standarisasi mutu benih telah tercantum pada Peraturan Menteri Pertanian No. 50 Tahun 2015 tentang produksi, sertifikasi, peredaran, dan pengawasan benih tanaman perkebunan. Agar mencapai mutu benih sesuai standar maka benih harus melewati uji kompetensi dan penerapan sertifikasi yang harus dilakukan oleh produsen benih. Sertifikasi mandiri produsen telah tercantum dalam Keputusan Dirjen Perkebunan No. 184/Kpts/Hk.540/10 2022 tentang pedoman teknis penerapan dan pengawasan sertifikasi benih mandiri pada tanaman perkebunan. 

Sebelum mengajukan untuk pembuatan sertifikasi benih, produsen terlebih dahulu harus menyiapkan skema perbenihan. Apabila skema perbenihan lolos, maka bisa melanjutkan tahapan pengujian benih. Tahap terakhir sertifikasi benih akan dikeluarkan apabila hasil uji kompetensi sudah memadai ditambah dengan komitmen manajemen produksi untuk memperbaiki sistem sesuai dengan standar manajemen produksi yang berlaku. Hal yang perlu kamu tahu tentang standarisasi benih dapat dibaca pada artikel Standarisasi Mutu Ciptakan Bibit Benih Berkualitas

Setelah mendapatkan benih yang berkualitas, jangan lupa untuk tetap merawat benih dengan tepat. Merawat benih cukup dengan memberikan pupuk, menyiram secara teratur, dan melakukan pengendalian hama. Pastikan benih yang kamu beli sudah mendapatkan izin edar dan berstandar nasional. Benih berkualitas dan asli dapat dibeli di Gokohub terdekat, ya!. Jangan lupa simak artikel lainnya hanya di website Gokomodo, ya!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin