Beginner Friendly! Inilah Cara Menanam Bawang Putih dan Pilihan Varietas Unggulannya!

Kuliner Nusantara dikenal kaya akan rempah dan bumbu tradisional yang menghasilkan cita rasa khas, salah satunya berasal dari penggunaan bawang putih yang hampir selalu ada di setiap masakan Indonesia. Karena menjadi kebutuhan dapur sehari-hari, bawang putih pun mudah ditemukan di hampir setiap rumah tangga. Tingginya penggunaan bahan ini membuat banyak orang mulai tertarik membudidayakan bawang putih sendiri di rumah, baik untuk memenuhi kebutuhan pribadi maupun sebagai kegiatan budidaya sederhana yang bernilai ekonomis. Nah, sebelum memulai cara menanam bawang putih, tidak ada salahnya untuk tahu terlebih dahulu varietas bawang putih unggulan. Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Varietas Bawang Putih Pilihan
Bawang putih yang dibudidayakan di Indonesia memiliki beraneka ragam varietas dan beberapa varietas tergolong sebagai varietas unggul yang sangat disarankan untuk dipilih sebagai bibit sebelum memulai menanam bawang putih. Penasaran apa saja varietas bawang putih untuk dibudidayakan?
Sanggu Sembalun
Sanggu Sembalun merupakan salah satu varietas bawang putih unggul yang berasal dari Lombok. Biasanya varietas ini tumbuh dengan baik di dataran tinggi. Potensi hasil panen yang bisa diharapkan berkisar 30 ton/ha dengan diamater 4,5-5 cm.
Tawangmangu Baru (TMB)
Sesuai dengan namanya, benih ini berasal dari Tawangmangu, Karanganyar. Varietas ini populer karena produktivitasnya tinggi, umur panen hanya 120-140 HST, dan menghasilkan jenis bawang putih yang menyerupai bawang putih kualitas impor.
Lumbu Hijau dan Lumbu Kuning
Kedua varietas tersebut berasal dari Kota Batu, Jawa Timur. Meskipun ini varietas lokal, namun tergolong sebagai varietas unggulan karena mampu menghasilkan 8-10 ton bawang putih per hektar.
Itulah beberapa jenis varietas bawang putih yang bisa dibudidayakan di Indonesia. Kira-kira kamu pilih varietas yang mana nih untuk dibudidayakan? Coba tulis di kolom komentar, ya!
Cara Menanam Bawang Putih
Setelah tahu varietas yang akan kamu pilih, kamu bisa melanjutkan menanam bawang putih. Bagaimana cara menanam bawang putih yang benar?
Siapkan tempatnya
Memilih tempat untuk menanam bawang putih sangat penting untuk memastikan jumlah media tanam cukup dan pertumbuhan bawang putih bisa optimal. Jika hanya ada pot, gunakan pot dengan kedalaman antara 20-30 cm untuk memastikan akar tumbuh dengan maksimal. Kalau ingin menanam lebih banyak bawang putih, gunakan pot dengan diameter lebih dari 30 cm. Pastikan bagian bawah pot sudah dilubangi untuk sistem drainase.
Pilih media tanam
Ada banyak media tanam yang bisa kamu gunakan untuk menanam bawang putih – Ini Dia 7 Jenis Media Tanam Selain Tanah. Dari banyaknya media tanam, kamu bisa menggunakan vernikulit atau serabut kelapa. Media tanam bisa diletakkan ke dalam pot hingga memenuhi ¾ bagian pot. Setelah pot terisi dengan media tanam, lanjutkan dengan menyiram media tanam dengan air.
Siapkan bibit bawang putih
Sebenarnya, bibit bawang putih didapatkan dari umbi bawang putih. Namun, sebelum menanam siung bawang putih, kamu harus memisahkan siung bawang putih dengan siung yang lain hingga terlihat jelas 1 siung bawang putih. Setelah itu, letakkan siung bawang putih ke dalam media tanam dengan posisi ujung yang rata diletakkan di bawah dan ujung yang lancip menghadap ke atas. Kedalaman ideal untuk menanam bibit bawang putih yaitu 10-15 cm dengan jarak tanam 5 cm.
Perawatan
Bawang putih yang sudah ditanam perlu dirawat agar tumbuh dengan baik. Perawatan yang bisa dilakukan antara lain:
- Meletakkan pot di area yang terkena sinar matahari langsung
Bawang putih membutuhkan penyinaran matahari minimal 8 jam per harinya. Jadi, sangat penting meletakkan pot di area terbuka atau area yang terkena sinar matahari sepanjang hari.
- Sirami media tanam
Media tanam perlu disiram agar tanaman bawang putih tidak kekrurangan air. Kekurangan air akan menyebabkan tanaman dehidrasi hingga menyebabkan kematian. Jangan terlalu banyak menyirami dengan air, cukup sirami hingga media tanam terasa lembab.
Panen
Kapan bawang putih bisa dipanen? Bawang putih mulai bisa dipanen ketika daun mulai menguning atau mengering. Cara panennya cukup sederhana yaitu dengan mencabut semua bagian tanaman dan membersihkan tanah yang menempel pada bagian umbi bawang putih.
Dengan memahami cara menanam bawang putih yang tepat, mulai dari pemilihan bibit, pengolahan lahan, hingga perawatan rutin, peluang mendapatkan hasil panen yang optimal tentu akan semakin besar. Selain itu, pemilihan varietas unggulan juga penting diperhatikan karena setiap jenis bawang putih memiliki karakteristik dan kemampuan adaptasi yang berbeda terhadap kondisi lingkungan. Jika dibudidayakan dengan teknik yang sesuai, tanaman bawang putih tidak hanya mampu menghasilkan umbi berkualitas, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang cukup menjanjikan.
Oleh karena itu, penting bagi petani maupun pemula untuk terus memperhatikan kebutuhan tanaman agar proses budidaya berjalan lebih maksimal dan hasil panen lebih memuaskan. Yuk, cari tahu pupuk apa saja yang bagus untuk menunjang budidaya bawang putih dengan membaca artikel di blog Gokomodo, ya!



