Diterbitkan 22 Sep 2023

Belajar Secara Otodidak Selama 4 Tahun Hingga Buka Toko Tani

Figure
buka toko tani

Pagi yang terik, pertanda semua kegiatan sehari-hari akan dimulai. Di kota kecil bernama Putra Rumbia sering terlihat para petani berbondong-bondong untuk pergi ke ladang dan ada sebagian yang pergi ke toko pertanian untuk membeli pupuk dan pestisida, juga dikenal sebagai “agri-input”.

10 tahun yang lalu, untuk membeli pupuk sangatlah sulit, sehingga banyak para petani yang harus pergi ke kota seberang hanya untuk membeli pupuk. Kini sudah banyak toko pertanian di kota Putra Rumbia yang menyediakan semua kebutuhan agri-input secara lengkap, salah satunya adalah Toko Arsyila Tani. 

Toko Arsyila Tani merupakan salah satu toko agri input di Kecamatan Putra Rumbia, Lampung Tengah. Pemilik Arsyila Tani merupakan orang asli daerah yang bernama Taufik Hidayat. Toko ini sudah melayani semua kebutuhan petani di Lampung Tengah selama 9 tahun lalu dan terus berkembang hingga saat ini.

Awal cerita buka toko tani

Sebelum membuka toko tani, Taufik Hidayat yang berasal dari keluarga petani merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan agri input. Perihal ini yang menjadi awal mula Taufik Hidayat belajar menekuni cara berbisnis agri-input secara otodidak. Tak hanya belajar mandiri, Taufik Hidayat juga tidak melewatkan belajar langsung melalui toko lain di kota seberang agar ilmu yang didapat cukup. Hal ini terus dilakukan oleh Taufik Hidayat selama 4 tahun, sebelum akhirnya berani untuk buka toko tani sendiri di tanah kelahirannya Putra Rumbia. 

Namun, untuk menjalankan bisnis toko tani ternyata tidak mudah. Salah satunya adalah kendala dalam mendapatkan produk agri-input dan bahan dalam jumlah, pilihan dan kualitas yang memadai, sesuai dengan kebutuhan para petani di sekitarnya.

Awal bergabung dengan Gokomodo

Kurang lebih 3 tahun yang lalu, Taufik mendapatkan informasi dari pemuda sekitar Lampung Tengah. Informasinya adalahagar coba bergabung di Gokomodo sebagai distributor barang agri-input. Betul sekali, setelah bergabung beliau merasa lebih mudah mendapat kebutuhan akses agri input. Pak Taufik mendapat akses seperti pupuk dan pestisida, serta lebih beragam pilihannya.  Hal ini didasari dengan adanya Gokomodo, para petani, komunitas petani, dan toko pertanian bisa lebih terbantu mendapatkan agri input dengan jaringan rantai pasok yang telah dibuat oleh Gokomodo.

Kini, setiap harinya ada sekitar 30-50 petani yang datang ke toko untuk berbelanja. Hal ini menjadikan Toko Arsyila Tani sebagai pilihan utama petani sekitar dalam mendapatkan produk agri input di wilayah Putra Rumbia. Salah satu petani yang datang ke Toko Arsyila Tani kerap mengucapkan terimakasih kepada Taufik Hidayat. Petani di Putra Rumbia senang perihal Toko Arsyila Tani menjadi pelopor toko tani. 

Mengingat kini Gokomodo sudah beranjak 4 tahun, Taufik berharap Gokomodo terus memperluas jaringan tidak hanya di 7 provinsi. “Gokomodo harus bisa tembus ke seluruh Indonesia: Ujarnya.

“Meskipun awalnya tidak mudah, namun dengan ketekunan pasti bisa meraih kesuksesan di bidang pertanian sekalipun,” tutup Taufik sembari senyum lebar.

Nah itulah cerita dari Pak Taufik sebagai salah satu toko yang bekerja sama dengan Gokomodo. Mau toko tani kamu masuk blog Gokomodo? Segera komen di bawah ini dan ceritakan pengalaman menarik ketika buka toko pertanian. Simak cerita menarik lainnya – Kisah Toko Mulya Tani, Mitra Gokomodo dari Lampung Timur.

whatsapp
twitter
facebook
linkedin