Diterbitkan 3 Aug 2023

Buah Penghancur Kanker, Mitos atau Fakta?

Lifestyle
buah penghancur kanker

Seiring berkembangnya teknologi, masyarakat akan lebih mudah dalam mengakses informasi. Sayangnya, tidak semua informasi yang tersedia di internet adalah fakta. Oleh karena itu, kamu harus jeli dalam membaca dan menerima informasi sebelum mempercayainya.

Salah satu informasi yang masih banyak dipertanyakan adalah mitos atau fakta terkait buah penghancur kanker. Nah, apabila kamu tertarik untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan pada artikel berikut hingga tuntas, ya!

Mitos atau Fakta Buah Penghancur Kanker?

Kita ketahui bersama bahwa kanker merupakan penyakit yang disebabkan oleh banyak faktor. Dengan demikian, pengobatan yang harus dilakukan untuk sembuh dari penyakit ini tidaklah sederhana. Mulai dari operasi, kemoterapi, radioterapi, hingga terapi target. Nah, perlu diketahui bahwa fungsi antioksidan adalah membantu melindungi sel-sel dalam tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas yang memiliki potensi menyebabkan kanker.

Akan tetapi, penyembuhan kanker tidak dapat dilakukan dengan hanya mengonsumsi buah-buahan, seperti strawberry, blueberry, blackberry, atau raspberry tanpa disertai pengobatan yang jelas. Sebab, hingga saat ini belum ada bukti yang menyatakan bahwa buah-buahan tersebut secara khusus mampu menghancurkan kanker.

Selain buah kaya antioksidan, tomat juga seringkali dikaitkan dengan pengobatan kanker karena memiliki kandungan likopen. Pigmen alami yang memberikan warna merah pada buah tomat tersebut diklaim memiliki potensi melindungi sel tubuh dari kanker, misalnya kanker prostat.

Sayangnya, likopen bukanlah senyawa yang serta merta langsung bisa menghancurkan kanker. Senyawa ini lebih kepada memberikan kontribusi terhadap pola hidup sehat selepas penderita kanker mendapatkan perawatan intensif dari dokter secara menyeluruh.   

Begitu pula dengan buah jeruk yang diklaim memiliki kandungan vitamin C tinggi. Vitamin ini bukanlah zat yang mampu menghancurkan kanker begitu saja. Akan tetapi, vitamin C akan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindunginya dari kerusakan.

Dari penjelasan di atas, diketahui bahwa meskipun beberapa jenis buah mengandung tinggi antioksidan, likopen, dan vitamin C, namun semuanya hanya merupakan nutrisi penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Tidak ada bukti yang menyatakan bahwa buah-buahan tersebut dapat menghancurkan kanker secara langsung.

Hal ini bisa terjadi karena dalam pengobatan penyakit kanker, perlu adanya keterlibatan gaya hidup sehat secara keseluruhan. Mulai dari melakukan aktivitas fisik yang teratur, memiliki pola makan seimbang, menghindari rokok, dan menghindari faktor risiko kanker yang lainnya.
Untuk membantu menjaga pola hidup sehat, baca juga Sederet Manfaat Buah Kakao Bagi Kesehatan Tubuh di website Gokomodo, yuk!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin