Diterbitkan 8 Dec 2023

Inilah Potensi Agrikultur di Indonesia Berdasarkan Subsektornya

Agri Edu
Potensi Agrikultur

Sebagai negara yang terletak di wilayah tropis, sehingga peluang tumbuhnya tanaman sangat besar. Perekonomian di Indonesia pun sebagian besar ditopang oleh aktivitas agrikultur. Sehingga dapat dikatakan potensi agrikultur sangat membantu perekonomian di Indonesia.

Sebelum mengetahui potensi agrikultur di Indonesia, baca tentang Sektor Agrikultur Berperan Penuh untuk Ketersediaan Pangan Nasional. Melimpahnya hasil bumi di Indonesia, lantas membuat potensi pada subsektor agrikultur. Banyak sekali keunggulan potensi dari beberapa subsektor agrikultur, seperti:

Tanaman pangan

Sumber: Pexels

Sebagai negara agraris, sebagian besar luas lahan pertanian di Indonesia digunakan untuk areal persawahan. Kebutuhan akan tanaman pangan akan selalu bertambah sejalan dengan bertambahnya penduduk di kemudian hari. Menurut data sensus pertanian 2023, usaha pertanian perorangan (UTP) paling banyak adalah padi sawah inbrida sebanyak 32,08% dari total keseluruhan UTP sebanyak 99,08%.

Perkebunan

Tidak hanya area persawahan saja yang diperhatikan. Indonesia memiliki hanparan perkebunan yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Pada tahun 2020, luas perkebunan di Indonesia mencapai 8.9 hektar. Dengan jumlah perkebunan yang banyak, sektor perkebunan menyumbang devisa negara sebanyak 94%. Luas perkebunan di Indonesia didominasi oleh perkebunan kelapa sawit. Tidak heran kan, mengapa Indonesia menjadi eksportir kelapa sawit terbesar di dunia?

Selain kelapa sawit, perkebunan lain yang ada di Indonesia meliputi perkebunan karet, tebu, teh, kopi, coklat, dan masih banyak lagi. Meskipun Indonesia terkenal dengan minyak kelapa sawitnya, hasil kopi dan coklat dari Indonesia memiliki banyak peminat di dunia.

Perikanan

Sumber: Pexels

Predikat pada Negara Indonesia tidak selalu sebagai negara agraris. Faktanya, luas daratan di Indonesia hanyalah ⅓ bagian dari keseluruhan wilayah. Itulah mengapa selain disebut negara agraris, Indonesia juga disebut sebagai negara maritim. 

Dengan luas laut terluas di dunia, Indonesia memilki potensi sumber daya ikan (SDI) yang sangat besar. Menurut Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 19 Tahun 2022, SDI yang berpotensi antara lain ikan pelagis kecil, ikan pelagis besar, ikan demersal, ikan karang, udang penaeid, lobster, kepiting, rajungan, dan cumi-cumi. Dari 11 wilayah laut di Indonesia, total SDI yang diperoleh mencapai 12,01 ton. Sebanyak 8,64 juta ton dari jumlah total SDI merupakan jumlah tangkapan ikan yang diperbolehkan. Kabar baiknya lagi, jumlah tersebut akan terus bertambah setiap tahunnya. Hal ini menjadikan sektor perikanan berpotensi bagi agrikultur di Indonesia.

Perhutanan

Menurut pemantauan hutan yang dilaksanakan tahun 2022, luas lahan berhutan di Indonesia mencapai 96 juta hektar atau 51.2% dari total daratan yang ada. Hutan juga menjadi salah satu subsektor agrikultur yang memiliki potensi. Hasil dari perhutanan yaitu kayu, buah-buahan, serta obat-obatan. Dari semua hasil perhutanan, ada 267 jenis kayu yang memiliki nilai jual yang tinggi, seperti kayu keruing, meranti, agathis, jati, rotan, cendana, dan masih banyak lagi. Kayu tersebut memilki kualitas yang baik dan sering dijadikan bahan utama pembuatan meubel sehingga harganya pun juga bersaing. 

Peternakan

Sumber: Pexels

Siapa sangka peran sektor peternakan bisa jadi salah satu potensi agrikultur di Indonesia? Salah satu hewan ternak yang sering dicari yaitu sapi potong yang pada tahun 2022 populasinya mencapai 18 juta ekor. Tren pelihara ternak terbukti meningkat setiap tahun. Belum lagi ketika menjelang hari raya atau upacara keagamaan tertentu yang mengharuskan menggunakan hewan ternak. Tidak jarang yang menggunakan hewan ternak sebagai investasi untuk dijual dikemudian hari. 

Nah, itulah beberapa potensi agrikultur berdasarkan subsektornya. Kamu bisa lho mulai usaha di bidang agrikultur melihat dari potensi-potensi yang sudah Gokomodo rangkumkan! Yuk, tunggu apalagi, segera daftar Mitra Gokomodo ya! Temukan artikel tentang agribisnis lainnya hanya di website Gokomodo, ya

whatsapp
twitter
facebook
linkedin