Diterbitkan 25 Jan 2024

Intip Kegunaan dan Cara Pembuatan Pupuk NPK Granular, Yuk!

Agri Edu
Pupuk NPK Granular

Petani mana yang tidak familiar dengan pupuk NPK? Pupuk NPK merupakan salah satu pupuk majemuk yang banyak digunakan di wilayah Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Sesuai dengan namanya, pupuk NPK terdiri dari unsur nitrogen, fosfor, serta kalium. Ada berbagai macam sediaan pupuk NPK, mulai dari pupuk NPK tablet, pelet, briket, granul, hingga bubuk. Kali ini Gokomodo akan membahas tentang pupuk NPK. Pastikan baca sampai habis agar tidak ketinggalan informasi ya!

Sekilas Tentang Pupuk NPK Granular

Sumber: Metso

Pupuk NPK dalam sediaan padat, termasuk pupuk NPK granul, tentu saja memilki kelebihan dibaindingkan dengan pupuk NPK sediaan lainnya. Kelebihan tersebut diantaranya

  • Fleksibilitas

Pupuk NPK granulternyata lebih fleksibel menentukan dengan kondisi tanaman serta tanah. Kandungannya pun dapat dipilih sesuai dengan persediaan pasar. 

  • Harga lebih terjangkau

Dalam penggunaan skala besar, pupuk NPK granul lebih menghemat biaya. Ditambah lagi penggunaan pupuk NPK granul pasti lebih dari puluhan kilo dalam sekali pemupukan. 

  • Mudah disimpan

Pupuk dengan sediaan granular lebih mudah disimpan. Selain itu, kualitas pupuk tetap terjaga karena dengan penyimpanan yang mudah, pupuk tidak mengalami perubahan yang terlihat seperti adanya endapan maupun perubahan rasa pupuk pada suhu rendah.

  • Tidak mudah larut dengan air

Sifat tidak mudah larut ini hanya ditemukan pada pupuk NPK granul. Mengapa demikian?  Pupuk NPK granul menggunakan teknologi slow release yang mengeluarkan unsur hara secara perlahan. Apabila pupuk NPK granul mudah larut dengan air, maka semakin banyak pula kandungan pupuk yang hanyut bersamaan dengan air. Untuk itu sebaiknya menggunakan pupuk NPK granul pada lahan yang kering saja. 

Proses Pembuatan Pupuk NPK Granular

Setelah mengetahui manfaat pupuk NPK khususnya pupuk NPK granular, tidak ada salahnya untuk mengetahui secara ringkas tentang pembuatan pupuk NPK granul. Pupuk NPK granul terdiri dari unsur nitrogen, fosfat, dan kalium. Ketiganya tersedia dalam bongkahan besar. Untuk mengolahnya menjadi pupuk NPK dengan sediaan granular, langkah pembuatannya meliputi

  • Menghancurkan bahan mentah menjadi bubuk.
  • Mencampur ketiga bahan yang sudah menjadi bubuk menggunakan mixer.
  • Setelah tercampur rata, bahan tersebut harus melalui proses granulasi untuk mengubah dari sediaan bubuk menjadi sediaan granular.
  • Sortasi dilakukan ketika pupuk NPK granul sudah selesai proses granulasi. Sortasi dilakukan untuk memilah ukuran granular pupuk sesuai dengan yang dibutuhkan.
  • Setelah sortasi selesai, pupuk NPK granul siap dikemas dan diedarkan. 

Biasanya pupuk NPK tidak hanya terdiri tiga unsur hara makro saja. Banyak produsen yang menambahkan unsur hara mikro, seperti mangan, boron, selenium, dan masih banyak trace element lainnya.

Cegah Pupuk Langka, Gokomodo Luncurkan Pupuk NPK Granular

Sumber: Freepik

Permintaan pupuk disesuaikan dengan kebutuhan pangan yang semakin lama juga semakin meningkat. Oleh karea itu, diperlukan tambahan produsen pupuk agar memenuhi kebutuhan pertanian. Dengan berbagai manfaat dari penggunaan pupuk NPK granul, Gokomodo kini turut andil dalam penyediaan pupuk NPK granul. Sebentar lagi Gokomodo akan meluncurkan pupuk NPK granular tentunya dengan kualitas yang baik pula. Peluncuran pupuk NPK granular juga membantu Tingkatkan Produksi Guna Mengatasi Kelangkaan Pupuk.

Nah, itulah beberapa hal tentang pupuk NPK granular yang perlu kamu tahu. Tentu saja pupuk yang diedarkan oleh Gokomodo sudah memiliki izin edar, ya. Tinggal menghitung waktu saja, nih. Yuk, tingkatkan literasi digital dengan membaca artikel di blog Gokomodo, ya!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin