Diterbitkan 11 Dec 2023

Jadi Mayoritas Bahan Makanan Pokok, Inilah Daftar Negara Penyalur Ekspor Beras di Dunia

Agri Edu
Negara Pengekspor Beras

Dari keseluruhan makanan pokok yang ada di dunia, ⅔ nya merupakan hasil tanaman pangan seperti beras, gandum, dan jagung. Cina menjadi salah satu negara dengan konsumsi beras terbanyak, kemudian disusul dengan beberapa negara di Asia lainnya seperti Indonesia, Malaysia, Vietnam, India, dan masih banyak lagi.

Konsumsi beras di tingkat dunia dipengaruhi oleh kemampuan produksi beras maupun kegiatan ekspor-impor beras. Nah, kali ini Gokomodo akan membahas tentang beberapa negara pengekspor beras di dunia. Beras menjadi makanan pokok yang harus dipenuhi agar tidak terjadi krisis pangan. Beberapa negara mungkin tidak bisa memenuhi kebutuhan beras dalam negerinya, sehingga membutuhkan eksport beras dari negara-negara berikut ini:

India

India dinobatkan sebagai negara penyalur ekspor beras terbesar di dunia hingga tahun 2022. Pada tahun 2022, India menghasilkan 124 juta metrik ton beras. Diperkirakan nilai ekspor beras di India mencapai 22,50 juta ton atau setara dengan 40,09% jumlah ekspor beras secara global.

Thailand

Thailand mendapatkan julukan negara lumbung padi di wilayah Asia Tenggara. Negara Thailand menjadi produsen beras sekaligus penyalur ekspor beras terbesar dari Asia Tenggara. Pada tahun 2022 saja, Thailand mampu menyalurkan beras sebanyak 8,50 juta metrik ton beras.

Vietnam

Vitenam menjadi negara penghasil dan penyalur ekspor beras terbesar kedua di Asia Tenggara. Pada tahun 2022 saja Vietnam mampu mengekspor beras sebanyak 7,50 juta metrik ton dari total hasil panen beras sebanyak 27,2 juta metrik ton.

Pakistan

Setelah India, Pakistan menduduki negara penyalur ekspor terbesar di Asia Selatan. Tahun 2022 Pakistan mampu menyalurkan beras sebanyak 3.6 juta metrik ton dengan total produksi 8,7 juta metrik ton beras.

Amerika Serikat

Amerika Serikat merupakan negara barat satu-satunya yang menjadi penyalur ekspor beras di dunia. Menurut data daru USDA pada tahun 2022 saja, banyaknya beras yang diekspor seberat 2 juta metrik ton. Nilai  ekspor beras dari Amerika Serikat mencapai USD 1,7 juta. 

Mengapa Indonesia Tidak Menjadi Negara Penyalur Ekspor Beras Dunia?

Sumber: World Bank

Sadarkah jika Indonesia bukan menjadi negara penyalur ekspor beras dunia? Memang benar, luas areal persawahan Indonesia luwas, namun hasil panen beras tidak cukup untuk ekspor. Malah Indonesia masih mengimpor beras dari negara lain. Mengejutkannya lagi, nilai impor beras Indonesia makin tahun makin bertambah jumlahnya. Impor beras Indonesia paling banyak terjadi pada tahun 2023 mencapai 2,9 ton. Penyebab lain Indonesia menjadi importir beras antara lain:

Alih fungsi persawahan

Pembangunan di Indonesia tergologong sangat pesat. Sampai-sampai lahan pertanian, khususnya persawahan, telah beralih fungsi menjadi lahan pemukiman penduduk. Sehingga, luas persawahan berkurang yang berakibat hasil panen yang berkurang pula. Saat ini luas sawah di Indonesia tersisia 10,6 juta hektar saja.

Perubahan iklim

Tahun ini Indonesia diterpa El Nino yang menyebabkan kekeringan panjang. Harga beras sempat naik hingga 20% karena fenomena ini. Adanya El Nino menyebabkan berkurangnya hasil panen sehingga mengharuskan pemerintah untuk mengimpor beras dari negara lain. Bahkan, karena El Nino yang dirasakan oleh negara eksportir beras lainnya – termasuk India – hingga mengeluarkan kebijakan untuk membatasi ekspor guna menjaga ketahanan pangan dalam negerinya. Artikel tentang El Nino dapat disimak pada artikel Bagaimana Dampak El Nino Terhadap Pertanian Indonesia?

Membantu stabilisasi harga pangan

Pemerintah Indonesia juga menyalurkan beras ke beberapa pasar, baik pasar tradisional maupun ritel modern. Kebutuhan beras untuk disalurkan mencapai 2,7 juta ton. Dengan penyaluran ini, diharapkan pemerintah mampu menjaga harga beras sehingga tidak ada inflasi pangan.

Menjaga simpanan beras nasional

Sedikitnya beras dalam negeri tidak menutup kemungkinan Indonesia mampu menyimpan stok beras untuk keperluan mendesak. Pemerintah menugaskan Bulog (Badan Usaha Logistik) mempunyai stok beras pada awal tahun 2024 minimal 1,2 juta ton beras.

Jadi, hasil padi dalam negeri ditambah dengan impor beras dari luar negeri digunakan untuk menyimpan cadangan beras memasuki awal tahun nanti. Sekarang sudah tahu kan informasi tentang negara penyalur ekspor beras? Nantikan informasi selengkapnya tentang ketahanan pangan nasional melalui artikel di website Gokomodo, ya!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin