Diterbitkan 28 Mar 2024

Jangan Sampai Tidak Tahu! Berikut Alat Pertanian Pada Padi

Agri Edu

Dalam budidaya padi, tidak semua hal dapat dilakukan secara manual oleh manusia maupun hewan. Oleh karena itu, penggunaan alat pertanian kala budidaya padi sangat dibutuhkan. Selain meringankan pekerjaan, menggunakan alat pertanian membuat kerja petani menjadi lebih cepat dan efisien. Nah, perlu diketahui dulu nih apa itu alat pertanian dan jenisnya. Yuk, baca sampai habis,ya!

Sumber: LovePik

Alat dan Mesin Pertanian, Apakah Sama?

Pasti banyak yang mengira alat dan mesin pertanian adalah hal yang sama, benarkah demikian? Sebenarnya, alat dan mesin pertanian merupakan dua hal yang berbeda yang digabungkan yaitu alat pertanian dan mesin pertanian. Pengertian dari kedua istilah tersebut juga jauh berbeda dalam bentuk, tenaga penggerak, serta proses yang dilakukan. 

Alat pertanian memiliki bentuk dan cara kerja yang sederhana sehingga dapat dioperasikan secara manual dengan menggunakan tenaga manusia. Berbeda halnya dengan mesin pertanian yang memiliki bentuk bisa saja sederhana namun juga bisa rumit, cara kerjanya yang sudah pasti lebih rumit dibandingkan alat pertanian, serta biasanya dioperasikan dengan menggunakan mesin. Agar lebih memahami tentang alat pertanian, intip yuk alat pertanian yang digunakan untuk budidaya padi!

Bajak singkal

Wah, apa lagi nih bajak singkal? Bajak singkal merupakan alat pengolah tanah yang bermanfaat untuk membolak-balikkan tanah. Terdapat dua jenis bajak singkal, yaitu bajak singkal satu arah dan dua arah. Karena bajak singkal termasuk alat tanpa mesin, untuk mengoperasikannya diperlukan tenaga penggerak. Biasanya bajak singkal dihubungkan dengan sapi, kerbau, atau bisa dengan traktor pertanian. 

Garu sisir

Garu sisir merupakan alat yang digunakan untuk mengolah tanah. Lalu apa bedanya dengan bajak singkal? Garu sisir digunakan setelah bajak singkal, ya. Garu sisir sering digunakan saat lahan dalam keadaan basah untuk lebih menggemburkan tanah yang masih berbentuk bongkahan. Alat ini bekerja dengan memasang bagian gigi pada batang penempatan, sehingga hasil tanah lebih gembur dibandingkan menggunakan bajak singkal.

Garu piring

Alat selanjutnya ialah garu piring. Garu piring merupakan alat pengolahan tanah kedua setelah garu sisir. Garu piring berbentuk piringan kecil rata maupun bergerigi untuk membalikkan tanah dangkal pada lahan sawah. Tanah yang sudah diolah dengan garu piring menandakan sebentar lagi proses tanam dimulai. Tidak berhenti disitu saja, garu piring juga membantu menutup tanah yang sudah disemai benih, lho. 

Bajak subsoil

Jika garu piring digunakan untuk menggemburkan tanah dalam, bajak subsoil mampu menggemburkan tanah lebih dalam dibandingkan dengan garu piring. Kedalaman yang mampu dijangkau menggunakan bajak subsoil yaitu 20-36 inch. Tanah yang sudah digemburkan dengan bajak subsoil memungkinkan pertumbuhan akar di kedalaman tanah. 

Alat Pertanian Budidaya Padi Modern: Transplanter Padi

Sumber: Pemprov Jawa Tengah

Memang sebagian besar alat pertanian untuk budidaya padi berfokus pada pengolahan tanah. Seiring berkembangnya teknologi, alat pertanian juga ikut berkembang untuk memudahkan pekerjaan petani. Salah satu inovasinya yaitu transplanter padi.

Transplanter padi merupakan alat yang digunakan untuk menanam padi. Biasanya petani masih menggunakan cara manual untuk menanam padi. Terbayang berapa banyak waktu yang diperlukan untuk menanam padi? Untuk membuatnya lebih efisien, terciptalah alat yang disebut transplanter ini. Dengan menggunakan transplanter, padi yang ditanam berjumlah sama, kedalaman tanam sama, jarak yang seragam, serta kondisi penanaman yang seragam. 

Selain alat transplanter, kini alat pertanian budidaya untuk memanen padi sudah tersedia dengan nama combine harvester. Kamu dapat membaca tentang combine harvester pada artikel Combine Harvester: Mesin Panen Padi Masa Kini. Ingin tahu lebih tentang budidaya padi? Pelajari dengan mudah di blog Gokomodo, yuk!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin