Diterbitkan 29 Sep 2023

Jenis Pupuk Bawang yang Membuat Hasil Panen Berlimpah

Agri Edu
pupuk bawang

Bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay merupakan bawang-bawangan yang sering digunakan dalam masakan nusantara. Ketiganya sering mengalami fluktuasi harga, terlebih menjelang musim-musim tertentu seperti musim hujan atau ketika perayaan keagamaan dan beberapa jenis bawang menunggu proses impor yang panjang. 

Setelah tahu kondisi bawang-bawangan di pasar, tidak ada salahnya untuk mencoba menanam bawang-bawangan sendiri di pekarangan rumah. Tidak lupa untuk sedia pupuk karena bawang yang berkualitas tentunya membutuhkan nutrisi yang baik.

Pupuk untuk Bawang Merah

sumber: regional.kompas.com
  1. Kebutuhan pupuk untuk bawang merah

Tidak semua pupuk cocok untuk bawang merah. Berikut ini adalah pupuk organik maupun anorganik yang dapat digunakan untuk bawang merah:

  • Pupuk ZA dengan kandungan 15% nitrogen, 20% fosfat, dan 12% sulfur.
  • Pupuk fosfat dengan unsur hara mikro seperti Mg, S, SiO2, B, dan CaO.
  • Pupuk NPK 16:16:16 yang menjadi favorit para petani – Ini Dia 3 Jenis Pupuk NPK yang Paling Dicari dan Terupdate!
  • Pupuk Sendawa dengan tambahan fosfat, natrium, dan boron.
  • Pupuk CPN
  • Pupuk NPK 12-12-36 + TE
  • Pupuk NPK 18-18-18 + 3 Mg + 2S + TE.
  • Pupuk kalium nitrat
  • Pupuk ZK
  1. Pemupukan bawang merah dibagi menjadi 5 fase yaitu

Pemupukan Dasar

Pemupukan dasar dilakukan ketika lahan pertanian mulai dikerjakan. Saat pemupukan dasar, kamu bisa menggunakan pupuk organik sebanyak 200-300 kg/ha yang diaplikasikan pada bedengan tanam sebelum proses tanama dimulai atau saat pengolahan tanah kedua pada setiap bedengan. Idealnya pemupukan dasar dilakukan 1-3 hari menjelang proses tanam dimulai.

Pemupukan Pertama

Pemupukan pertama dilakukaan saat usia tanaman sekitar 10-15 hari. Pupuk yang digunakan yaitu pupuk ZA (100 kg/ha), pupuk fosfat (200 kg/ha), pupuk NPK 16-16-16 (100-200 kg/ha), pupuk sendawa (50-100 kg/ha), dan ditambah pupuk daun sebanyak 2 gram/lt air.

Pemupukan Kedua

Idealnya pemupukan kedua dilakukan pada 20-25 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan yaitu pupuk NPK 16-16-16 (100-200 kg/ha), pupuk CPN (50-100 kg/ha), dan ditambah dengan pupuk daun sebanyak 2 gram/lt air

Pemupukan Ketiga

Pemupukan ketiga bertujuan agar bawang merah lebih ‘berisi’, meningkatkan kualitas rasa dan warna, serta membuat daya simpan bawang merah lebih lama. Biasanya pemupukan ketiga dilakukan pada usia 30-35 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan yaitu pupuk kalium nitrat (50-100 kg/ha), pupuk ZK (200-300 kg/ha) dan pupuk daun (2 gram/lt). Khusus pupuk daun diberikan saat usia memasuki 40-50 hari setelah tanam.

Pupuk Khusus Bawang Putih

Pemupukan bawang putih dilakukan secara bertahap agar hasil panennya maksimal. Berikut rekomendasi pupuk bawang putih dan cara aplikasinya pada tanaman.

  1. Pupuk untuk Bawang Putih
  • Pupuk NPK 16-10-18
  • Pupuk DAP  18% N, 46% P
  • Pupuk NPK 15-15-15+TE
  • Pupuk ZA
  • Pupuk NPK Booster 12-6-22-3+TE
  • Pupuk KCL 60%
  • Pupuk KNO3
  • Pupuk MKP
  1. Tahapan pemberian pupuk pada tanaman bawang putih

Tahapan Dasar

Pemupukan dasar bawang putih dilakukan sebelum proses tanam dimulai. Pada pemupukan ini dapat digunakan pupuk NPK 16-10-18 (200 kg/ha) dan pupuk DAP (150 kg/ha). Pupuk tersebut ditaburkan pada media tanam.

Tahapan Pertama

Tahap pertama pemupukan dapat dilakukan saat tanaman bawang putih berusia 21-30 hari setelah tanam. Untuk menunjang pertumbuhan awal tanaman, sebaiknya digunakan pupuk NPK 15-15-15+TE, pupuk DAP dan pupuk ZA. Pupuk NPK 15-15-15 ditaburkan sebanyak 200 kg/ha, pupuk DAP digunakan sebanyak 200 kg/ha, dan pupuk ZA sebanyak 50 kg/ha.

Tahapan Kedua

Pemupukan tahapan kedua dilakukan pada tanaman yang berusia 45-60 hari setelah tanam. Pada fase ini, tanaman masih memerlukan unsur untuk menunjang pertumbuhan vegetatifnya. Untuk itu, penggunaan pupuk NPK Booster 12-6-22-3+TE, pupuk KCL, dan pupuk KNO3 sangat diperlukan. Pupuk NPK digunakan sebanyak 200 kg/ha dengan cara ditaburkan atau dikocorkan, pupuk KCL sebanyak 50 kg/ha, dan pupuk KNO3 sebanyak 50 kg/ha dengan cara ditaburkan.

Tahapan Ketiga

Pemberian pupuk pada tahapan ini berfokus pada pembesaran dan pematangan bawang putih. Disarankan pada fase ini diberikan pupuk daun MKP dan pupuk KNO3.  Pupuk MKP dikocorkan sebanyak 3-5 kg/lt air atau bisa juga disemprotkan sebanyak 2-5 gram/lt air. Sedangkan pupuk KNO3 dapat diaplikasikan sebanyak 2-3 kg/lt.

Nah, itulah jenis pupuk rekomendasi untuk bawang merah dan bawang putih dengan hasil yang maksimal. Pupuk ini bisa didapatkan di Mitra Gokomodo yang tersebar di Indonesia. Nantikan artikel lainnya tentang cara pemupukan hanya di website Gokomodo.

whatsapp
twitter
facebook
linkedin
Blog terbaru
Pengetahuan agrikultur, tips, dan sumber daya dari tim kami.