Header GokoUp dan GokoZone
Tips / Tutorial

Kalau Artikel Ini Tidak Sengaja Lewat di Sosmedmu, Tandanya Kamu Harus Baca Cara Budidaya Kacang Panjang dan Praktik di Rumah!

Diterbitkan 31 Agt 2025, 14:17
Cara Budidaya Kacang Panjang

Kacang panjang merupakan tanaman sayuran yang banyak dibudidayakan karena mudah ditanam dan memiliki nilai ekonomi yang cukup menguntungkan. Tanaman ini dapat beradaptasi dengan baik di berbagai jenis tanah dan tidak memerlukan perawatan yang terlalu kompleks. Hal tersebut menjadikan kacang panjang cocok dibudidayakan oleh petani pemula. Lalu apa saja yang perlu diketahui sebelum memulai budidaya tanaman kacang panjang? 

Sumber: JD Garret on Pexels

Syarat Tumbuh Tanaman Kacang Panjang

Sebelumnya sudah disebutkan bahwa tanaman kacang panjang memang tumbuh lebih baik di daerah tropis, termasuk Indonesia. Namun, apakah dengan berada di daerah tropis saja sudah cukup? Tentu tidak. Ada beberapa syarat tumbuh tanaman kacang panjang yang perlu dipenuhi agar tumbuh optimal dan menghasilkan kacang panjang yang berkualitas. 

Middle GokoUp dan GokoZone

Ketinggian

Tanaman kacang panjang dapat hidup dengan baik pada ketinggian sekitar 1.500 mdpl. Berbeda ketinggian tempat budidaya kacang panjang, berbeda pula tujuannya. Budidaya kacang panjang di dataran tinggi bertjuan untuk konsumsi sehari-hari, sedangkan untuk penangkaran biasanya dibudidayakan di dataran rendah dan sedang. Durasi tanam hingga panen kacang panajng lebih lama apabila dilakukan di datarean tinggi, karena produltivitasnya lebih baik. 

Suhu

Iklim dan suhu sangat berpengaruh pada pertumbuhan kacang panjang. Biasanya kacang panjang dapat tumbuh dengan baik pada suhu antara 20-30oC. Apabila dibudidayakan di daerah dengan suhu kurang dari 20oC, maka pertumbuhan akan melambat dan jumlah polong yang terbentuk hanya sedikt bahkan terancam kematian. 

Tanah

Tanah sebagai media tanam juga perlu diperhatikan kondiisnya, terutama kandungan nutrisi dan pH tanah. Untuk buddiaya tanaman kacang panjang sebaiknyua menggunakan tanah berekstur lempung brpasir dan memiliki pH sekitar 5.5 – 6.5. Apabila tanah yang akan digunakan ternayata terlalu masam, bisa diberikan kapur dolomit. Jangan lupa untuk Perhatikan Penggunaan Kapur Dolomit, Jangan Sampai Salah Langkah, ya!

Cara Budidaya Tanaman Kacang Panjang 

Budidaya tanaman kacang panjang sebenarnya tidak sulit. Ada beberapa langkah mudah yang bisa kamu ikuti untuk memulai budidaya tanaman kacang panjang. Baca pembahasan berikut ini, ya!

Persiapan lahan

Lahan memang dibutuhkan sebagai habitat tanaman kacang panjang tumbuh. Oleh karena itu, perlu dipersiapkan agar lahan proper untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang panjang. Beberapa persiapan lahan yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Membersihkan lahan dari benda yang mengganggu, seperti ranting pohon, batu, dan rerumputan. 
  2. Menggemburkan tanah menggunakan cangkul maupun traktor.
  3. Setelah lahan gembur, buat bedengan dengan lebar 100-200 cm dengan tinggi 30-50 cm. Panjang bedengan mengikuti kontur lahan, ya. 
  4. Buat jarak antar bedengan sebagai saluran drainase sekitar 40-50 cm.
  5. Berikan pupuk kandang dan pupuk NPK sebagai pupuk dasar. Dosisnya menyuesuaikan dengan luas lahan.

Pemilihan benih

Benih yang digunakan sebaiknya benih yang unggul. Biasanya benih berkualitas unggul dan banyak digunakan oleh para petani yaitu varietas katrina, parade, maraton, dan persada. Jika ingin membeli varietas lainnya, pastikan membeli benih yang asli dan bersertifikat ya. 

Penanaman

Setelah benih dipilih, barulah proses tanam dimulai. Berikut langkah-langkah penanaman tanaman kacang panjang: 

  1. Membuat lubang tanam pada bedengan menggunakan tugal atau kayu sedalam 3-5 cm.
  2. Memberi jarak tanam antar lubang sebesar 70 x 30 cm.
  3. Masukkan 2-4 benih kacang panjang disetiap lubang tanam.
  4. Tutup lubang tanam menggunakan tanah. 

Jika benih sudah tertanam, jangan lupa siram tanaman minimal sehari sekali atau menyesuaikan dengan cuaca. Frekuensi penyiraman bisa ditambah apabila sedang musim kemarau dan tidak perlu disiram apabila musim hujan.

Perawatan tanaman

Ada banyak perawatan yang harus dilakukan untuk menghasilkan kacang panjang yang berkualitas. Apa saja perawatan yang perlu dilakukan?

Sebelumnya sudah disinggung mengenai penyiraman tanaman kacang panjang secara teratur. Namun, perlu juga diimbangi dengan pemberian pupuk, seperti Pupuk NPK dengan kadar unsur hara seimbang atau pupuk urea + SP36 + KCl setiap 2-3 minggu setelah tanam atau saat sudah tumbuh buah/bunga. Bisa juga ditambah dengan pupuk daun mikro apabila membutuhkan. 

Karena tanaman kacang panjang termasuk tanaman yang merambat, maka perlu adanya penyangga atau ajir agar tanamna kacang panjang tyumbuh ke atas. Jangan lupa lakukan pemangkasan pada cabang samping yang tidak produktif agar nutrisi bisa dialirkan ke bagian yang lebih membutuhkan, misalnya untuk pertumbuhan bunga atau buah.

Pemanenan

Tanaman kacang panjang idealnya ditanam saat usiaya 40-50 hari setelah tanam atau saat kacang panjang polongnya sudah besar dan panjang namun bijinya belum terlalu menonjol. Metode panennya puk cukup sederhana, yaitu dengan memutar/memetik pangkal polongnya agar tidak merusak tanaman dan bisa panen berulang setiap 3-4 hari. Teknik pemanenan yang salah ternyata mengurangi produktivitas tanaman kacang panjang lho. 

Nah, cukup mudah kan cara budidaya tanaman kacang panjang di rumah? Kalau kamu tertarik untuk budidaya kacang panjang di rumah, jangan lupa beli alat dan bahan yang dibutuhkan hanya di GokoMart terdekat yang sudah jelas keaslian dan promonya yang menarik. INgin mulai budidaya tanaman lainya di rumah? Yuk, cek cara budidayanya hanya di blog Gokomodo, ya!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin
Footer Gokoup Dan GokoZone
Sehari Jadi Petani Episode 2