Diterbitkan 2 Jan 2024

Ladang Cerdas 3: Cari Tahu Kenapa Kelapa Sawit Adalah Primadona Perkebunan dari Ahlinya

Event
kelapa sawit primadona

Kelapa sawit sudah terkenal oleh dunia akan manfaat yang didapat hanya dari satu tanaman ini. Dalam perekonomian makroekonomi Indonesia, minyak sawit berperan strategis, antara lain penghasil devisa terbesar, lokomotif perekonomian nasional, kedaulatan energi, pendorong sektor ekonomi kerakyatan, dan penyerapan tenaga kerja.

Namun kelapa sawit yang disebut primadona kini sedang dilanda isu yang kurang mengenakkan, yaitu deforestasi atau kerusakan habitat, pencemaran lingkungan ataupun gas rumah kaca. Hal ini menyebabkan suplai kelapa sawit sedikit terganggu karena harus menyelesaikan terkait izin dan sertifikasi agar kelapa sawit benar-benar beroperasi kembali.

Pada Ladang Cerdas episode 3, Gokomodo mengundang dosen pertanian IPB dan pernah bergabung dengan Kementrian pertanian untuk mengupas tuntas dimana budidaya kelapa sawit, prospek kedepan kelapa sawit, hingga mengupas fakta dan mitos seputar isu kelapa sawit yang beredar menurut sudut pandang akademisi.

Dosen yang berkesempatan hadir untuk memberikan informasi adalah Dr. Ir. Hariyadi, MS seorang ekspertiser dibidang kelapa sawit selama puluhan tahun. Proses pengambilan video dilakukan di Gedung C, Kementrian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta yang dioandu langsung oleh Manajer Public Relation & Corporate Communication Gokomodo, yaitu Callista Giovanni.

“Budidaya kelapa sawit haruslah detail dan mendalam. Awal budidaya yang baik dimulai dengan mencari bibit berkualitas. Kemudian kelapa sawit bisa diberikan pupuk dengan tepat dan menjaga tanaman kelapa sawit musuh utama. Musuh utama kelapa sawit ialah hama, penyakit, dan gulma” Ucap Pak Hariyadi

Tanaman kelapa sawit sangatlah primadona karena cocok dibudidayakan di Indonesia yang berikilim tropis. Lahan yang sesuai untuk dibudiyakan kelapa sawit adalah tanah humus yang memiliki minimal kedalaman tanah sekitar 50 cm.

Tanaman kelapa sawit menurut pak hariyadi bukanlah tanaman yang boros air dan paling banyak mencemari lingkungan. Faktanya tanaman yang sangat boros air adalah tanaman padi dan jagung. Sedangkan untuk pencemaran lingkungan itu adalah subjektif masing”. Tanaman kelapa sawit yang dibudidayakan dengan baik pasti akan menekan pencemaran lingkungan terjadi.

Nah itulah sedikit gambaran seputar Ladang Cerdas episode 3. Apabila kamu tertarik menonton lebih lanjut, kamu bisa klik ke Youtube Gokomodo, ya! Nantikan selalu update seputar pertanian hanya melalui website Gokomodo. – Familiar dengan Pupuk NPK Granular? Yuk, Baca Selengkapnya Disini!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin