Diterbitkan 18 Dec 2023

Mengupas Olahan Jagung dan Ragamnya!

Lifestyle
Olahan jagung

Jagung merupakan tanaman yang dikenal sebagai tanaman pangan utama di berbagai belahan dunia. Tidak hanya menyediakan karbohidrat yang melimpah, tanaman ini juga menghadirkan alternatif gizi yang menarik untuk pengganti beras.

Tanaman dengan nama ilmiah Zea mays ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari yang cukup populer dikonsumsi. Sebagai pilihan alternatif dari beras, jagung menawarkan variasi rasa dan keanekaragaman olahan yang layak kamu pertimbangkan.

Kandungan Gizi Jagung

Jagung kaya akan karbohidrat kompleks yang menjadikannya sebagai pilihan untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Jagung juga mengandung protein nabati yang cukup signifikan yang baik terutama bagi vegetarian atau mereka yang ingin meningkatkan asupan protein nabati.

Serat dalam jagung berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan dan mengontrol gula darah. Keberadaan serat tersebut akan membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan memberikan rasa kenyang yang lebih lama.

Selain itu, jagung juga mengandung berbagai vitamin dan mineral, termasuk vitamin B kompleks, vitamin C, zat besi, dan magnesium. Kombinasi ini memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan tulang, sistem kekebalan tubuh, dan fungsi seluruh tubuh. Jagung, selain menjadi pilar utama dalam pertanian, juga telah menjadi bahan makanan yang sangat serbaguna. Berikut adalah beberapa olahan jagung yang penting kamu ketahui.

1. Tepung Jagung 

Tepung jagung dibuat dengan melakukan seleksi jagung berkualitas tinggi. Jagung yang dipilih harus memenuhi standar kualitas untuk memastikan tepung yang dihasilkan memiliki cita rasa dan kandungan gizi yang optimal.

Jagung yang telah dipilih kemudian akan melewati tahap pembersihan dan penggilingan. Pada tahap ini, jagung dihilangkan dari biji-bijian yang tidak diinginkan, kemudian digiling menjadi tepung halus.

Selanjutnya dilakukan pengayakan untuk memisahkan bagian-bagian yang berbeda dari tepung jagung, termasuk pemisahan inti biji jagung dari kulitnya. Pengayakan juga dilakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih halus dan seragam.

Tepung jagung yang sudah dihasilkan kemudian dikeringkan untuk menghilangkan kadar air yang tinggi. Proses pengeringan ini penting untuk mencegah pertumbuhan jamur dan menjaga daya simpan tepung jagung. 

Sumber: Pinterest

Tepung jagung dapat diolah menjadi aneka makanan lezat. Mulai dari pembuatan keripik jagung, popcorn, roti, kue, dan berbagai camilan ringan lainnya. Selain variasi rasa dan tekstur yang berbeda, olahan jagung juga merupakan pilihan camilan yang lezat dan bergizi.

2. Ekstrak Jagung

Ekstrak jagung merupakan cairan atau senyawa yang dihasilkan dari pemrosesan biji jagung. Hasil ekstrak ini mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat dan memberikan rasa yang khas. 

Langkah pertama dalam membuat ekstrak jagung adalah pemilihan bahan baku yang berkualitas tinggi. Biji jagung yang segar dan bebas dari pestisida atau bahan kimia berbahaya dipilih untuk memastikan ekstrak yang sehat dan bermanfaat.

Proses ekstraksi melibatkan ekstraksi senyawa-senyawa yang diinginkan dari bahan baku. Langkah ini dapat dilakukan melalui metode perebusan, perendaman, atau menggunakan teknologi ekstraksi tinggi.

Ekstrak yang telah dihasilkan kemudian diolah lebih lanjut untuk mendapatkan konsistensi dan kebersihan yang diinginkan. Penyaringan juga dilakukan untuk memisahkan senyawa-senyawa yang diinginkan dari ampas atau partikel yang tidak diinginkan.

Konsumsi sari jagung dapat memberikan sejumlah manfaat kesehatan, antara lain meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mendukung kesehatan mata, dan menyediakan antioksidan untuk melawan radikal bebas.

3. Bahan Baku Industri

Jagung menjadi komponen kunci dalam industri pakan ternak. Kandungan nutrisi yang tinggi, terutama protein nabati, serat, dan energi, menjadikan jagung sebagai bahan baku yang sangat diandalkan dalam memenuhi kebutuhan gizi ternak.

Cara pembuatan pakan ternak dengan formulasi jagung melibatkan perhitungan yang teliti untuk menciptakan ransum yang seimbang. Jagung dapat dicampur dengan bahan pakan lainnya seperti dedak, konsentrat protein, dan mineral untuk mencapai nilai nutrisi yang optimal.

Jagung juga digunakan dalam produksi biofuel. Kandungan pati yang tinggi dalam jagung membuatnya ideal untuk diubah menjadi bioetanol, yang nantinya akan memberikan alternatif yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk bahan bakar fosil.

Proses pembuatan bioetanol dari jagung akan melibatkan fermentasi pati menjadi alkohol. Langkah-langkah pembuatannya termasuk penggilingan biji jagung, pemisahan pati, dan fermentasi menggunakan ragi. Hasilnya adalah bioetanol yang dapat digunakan sebagai sumber energi terbarukan.

Itulah keanekaragaman olahan jagung di berbagai bidang. Dapatkan informasi menarik lainnya seputar pertanian, seperti Rekomendasi Bibit Jagung Terbaik untuk Hasil Maksimal di website Gokomodo untuk menambah wawasanmu!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin