Diterbitkan 12 Jan 2023

Peran Teknologi dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Indonesia

Agri Edu

Upaya meningkatkan daya saing pertanian nasional harus dilakukan semaksimal mungkin. Hal ini karena sektor pertanian berkontribusi untuk devisa negara non migas, serta banyak menyerap tenaga kerja untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia.

Kunci utama dalam meningkatkan daya saing pertanian nasional agar lebih kompetitif dengan negara lain adalah meningkatkan produktivitas. Selain fokus pada efisiensi biaya produksi dan menekan harga pokok penjualan (HPP), inovasi teknologi pertanian juga berperan penting untuk meningkatkan kualitas produksi tersebut sehingga penerapan teknologi yang tepat pada sektor pertanian berpotensi menciptakan nilai tambah yang besar.

Peran Teknologi Terhadap Produktivitas Pertanian Indonesia

Beberapa teknologi yang berperan penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia antara lain sebagai berikut.

1. Pemanfaatan Varietas Unggul 

Varietas atau bibit unggul merupakan tanaman muda yang mampu menunjukkan sifat asli dari induknya, mempunyai nilai ekonomi yang tinggi, serta bebas dari hama maupun penyakit. Bibit ini memiliki mutu terjamin, sehingga pemanfaatannya akan menjamin keberhasilan usaha tani yang dijalankan.

2. Penggunaan Mesin Pertanian

Dalam menjalankan usaha tani, penggunaan mesin pertanian menjadi salah satu solusi cerdas. Selain dapat menghemat biaya yang dikeluarkan, mesin yang canggih juga mampu meningkatkan kualitas dan efisiensi dalam mengolah lahan, serta mempercepat proses produksi yang dilakukan.

3. Pengembangan Teknologi Sensor

Teknologi sensor mampu memberikan data yang konkrit secara real time kepada para petani. Salah satunya dengan menggunakan drone untuk memperoleh data seperti pertumbuhan hama, penyakit, maupun masalah lainnya. Teknologi ini sudah banyak dikembangkan pada pertanian tanaman hortikultura berskala besar. Dalam hal ini, penggunaan pestisida dan bahan kimia yang lainnya akan lebih terarah dan efisien sehingga dampak negatif bagi lingkungan dapat dikurangi. 

4. Digitalisasi

Pemanfaatan teknologi tidak hanya dalam bentuk alat atau barang yang berupa fisik namun juga secara digital. Salah satu contohnya adalah digitalisasi pengadaan barang atau jasa pada sektor pertanian dan perkebunan yang bertujuan untuk memenuhi berbagai kebutuhan yang dapat meningkatkan hasil atau produktivitas seperti pupuk, herbisida, dan lain-lain.

Pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia memang masih belum bisa diterapkan secara menyeluruh. Hal ini karena adanya beberapa faktor pertimbangan seperti kondisi alam, tenaga ahli yang mengoperasikan peralatan, dan pengetahuan para petani tentang alat teknologi pertanian. 

Namun harapan terus tumbuh untuk meningkatkan inovasi di sektor pertanian di Indonesia guna mempermudah petani dalam mengelola lahan maupun meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian nasional. Dengan begitu, daya saing pertanian nasional akan semakin kompetitif di pasar internasional.

Itulah sekilas informasi mengenai bagaimana teknologi dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia. Sebagai penyedia kebutuhan agrikultur, Gokomodo dapat memenuhi kebutuhan inovasi teknologi tersebut pada perkebunan dan pertanian. Kunjungi website Gokomodo untuk informasi terbaru lainnya.

whatsapp
twitter
facebook
linkedin
Blog terbaru
Pengetahuan agrikultur, tips, dan sumber daya dari tim kami.