Punya Anggrek Tapi Bingung Bagaimana Perawatannya? Yuk, Terapkan Cara Merawat Anggrek Berikut Ini!

Siapa yang tidak kagum dengan keindahan anggrek? Anggrek merupakan bunga khas negara tropis karena tumbuh dengan baik di iklim tropis. Meskipun tidak menutup kemungkinan, beberapa spesies anggrek juga bisa hidup di negara subtropis, lho. Anggrek yang tumbuh dengan baik sesuai dengan habitatnya akan menghasilkan bunga yang lebat. Yang paling penting, berikut cara merawat anggrek agar berbunga lebat yang bisa diterapkan di rumah!

Cara Merawat Anggrek Agar Berbunga Lebat
Anggrek dinobatkan sebagai salah satu bunga terindah di dunia. Ternyata untuk mendapatkan bunga anggrek yang lebat dan bagus, ada perawatan khususnya. Apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkan anggrek berbunga lebat?
Sirami dengan cukup air
Terkadang saat musim kemarau, beberapa bunga diberi air lebih banyak dari jumlah seharusnya. Hal ini tidak perlu karena terlalu banyak air bisa menyebabkan penyakit jamur pada akar dan masalah tanaman lainnya. Hal yang sama juga berlaku pada anggrek.
Anggrek memiliki tanda tersendiri apabila sudah mendapatkan cukup air atau belum. Pada bagian bawah anggrek pasti ditumbuhi dengan lumut. Apabila lumut dalam keadaan lembab/basah, maka anggrek sudah mendapatkan cukup air. Atau kamu bisa memasukkan jari ke akar dan apabila terasa lembab, maka anggrek mendapatkan cukup air.
Selektif memilih media tanam
Media tanam memang ada banyak dan tidak semuanya cocok untuk digunakan budidaya anggrek. Memilih media tanam dengan baik bisa membantu anggrek tumbuh dengan optimal hingga menghasilkan bunga yang lebat. Biasanya anggrek menggunakan lumut sphagnum dan kulit kayu sebagai media tanam.
Lumut spaghnum memiliki fungsi yang mirip dengan sponge—menyerap air dan menjaga kelembaban akar anggrek. Beberapa jenis anggrek tidak memerlukan lingkungan yang lembab, sehingga menggunakan kulit kayu sebagai media tanam, seperti anggrek bulan dan anggrek cattleya.
Letakkan ditempat yang sejuk
Anggrek harus dalam keadaan lembab agar bunganya tidak kring dan memastikan pertumbuhannya baik-baik saja. Dengan melatakkannya ditempat yang sejuk, sama saja mengurangi intensitas panas matahari tanpa harus mengurangi intensitas cahaya matahari yang mengenai anggrek. Sebaiknya anggrek diletakkan di dalam ruangan yang ditutup oleh tirai atau di halaman rumah yang masih tertutup atap.
Jaga temperatur disekitar anggrek
Meskipun anggrek tumbuh baik di iklim tropis, temperatur disekitar anggrek harus tetap dijaga agar bisa menghasilkan bunga yang lebat. Jaga suhu disekitar anggrek pada angka 23OC agar tetap sejuk. Jika dirasa ruangan terlalu panas dan kering, segera semprotkan air pada anggrek agar tetap segar dan suhunya terjaga.
Memberikan pupuk secara rutin
Pupuk jadi kunci utama semua tanaman untuk tumbuh dengan baik dan menghasilkan tanaman yang berkualtas. Anggrek termasuk tanaman yang berharga, bahkan sampai ada yang mengoleksi semua jenis bunganya karena keindahannya. Keindahan ini tidak bisa didapatkan tanpa adanya pemupukan yang sesuai dengan kebutuhan.
Menurut Amerian Orchid Society, pupuk yang paling baik untuk anggrek yaitu pupuk minim urea atau nitrogen. Selain menghindari pupuk berbahan urea, pupuk untuk anggrek biasanya berupa pupuk cair. Karena pemupukan anggrek tidak bisa dilakukan sembarangan, Gokomodo akan memberikan penjelasan tentang pemupukan anggrek agar berbunga lebat.
Pemupukan Jadi Salah Satu Cara Merawat Anggrek
Semua tanaman memerlukan nutrisi yang cukup untuk dapat tumbuh dan menghasilkan bunga ataupun buah yang berkualitas. Nutrisi tersebut bisa didapatkan dari pupuk yang berkualitas dan mengandung unsur hara makro maupun mikro yang dibutuhkan. Apakah pupuk saja cukup? Tentu tidak, dong. Selain memberikan pupuk yang tepat, cara pemberiannya pun juga harus diperhatikan supaya tepat sasaran. Lalu, bagaimana cara pemberian pupuk pada anggrek yang tepat untuk menghasilkan bunga yang lebat? Perlu diketahui, ada 2 fase pemupukan yaitu saat fase vegetatif (pembesaran) dan fase generatif (pembentukan bunga)
Pemupukan fase vegetatif
Sebelum menghasilkan bunga yang lebat dan cantik, anggrek harus melewati fase pembesaran terlebih dahulu. Pada fase ini, pupuk dengan nutrisi nitrogen, fosfat, dan kalium (NPK) seimbang atau pupuk dengan nitrogen tinggi disarankan, misalnya pupuk NPK 10-10-10. Pupuk dengan tinggi nitrogen bisa membantu membentuk sel-sel baru, bisa juga membentuk sel-sel bakal batang dan daun. Tanpa adanya batang dan daun, tidak mungkin bunga akan tumbuh lebat pada anggrek.
Pemupukan fase generatif
Pada fase inilah anggrek mulai menumbuhkan bunganya. Agar bunga yang tumbuh lebat dan cantik, sebaiknya menggunakan pupuk dengankandungan fosfat tinggi. Fosfat mengandung senyawa kompleks dan penyusun metabolite yang berfungsi sebagai pengatur enzim dan proses fisiologis pada anggrek. Pada fase ini bisa diberikan pupuk khusus bunga atau pupuk NPK 10-30-30. Bingung mau pakai pupuk bunga apa saja? Coba cek rekomendasi Gokomodo di artikel Punya Kebun Bunga Menarik Kini Bukan Mimpi Lagi, Selama Pakai Pupuk Bunga Rekomendasi Gokomodo Berikut Ini! ya.
Nah, sebenarnya cukup mudah ya cara merawat anggrek agar bunganya tumbuh lebat. Perlu diiingat kunci bunga yang tumbuh cantik dan lebat ada pada pupuk yang digunakan. Kalau bisa, tambah dengan ZPT atau hormon pengatur tumbuh agar pertumbuhan anggrek maksimal. Yuk, simak cara lengkap merawat tanaman hias maupun tanaman hortukultura secara ringkas dan mudah diikuti melalui blog Gokomodo, ya!



