Pupuk NPK Pelebat Buah: Solusi agar Buah Lebih Lebat dan Berkualitas

Tanaman buah yang produktif membutuhkan perawatan yang tepat agar mampu menghasilkan panen yang optimal dan berkualitas. Selain dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan teknik budidaya, keberhasilan pembentukan buah juga sangat bergantung pada pemenuhan kebutuhan nutrisi tanaman selama masa pertumbuhan. Jika perawatan dilakukan secara rutin dan sesuai kebutuhan tanaman, proses pembuahan dapat berlangsung lebih maksimal sehingga hasil panen menjadi lebih melimpah dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Karena itu, penting bagi petani untuk memahami kebutuhan tanaman sejak awal agar pertumbuhan tetap sehat dan produktivitas tanaman buah dapat terjaga dengan baik, termasuk dalam memilih pupuk yang tepat untuk mendukung proses pembuahan secara optimal seperti pupuk NPK pelebat buah. Kali ini Gokomodo akan membahas tentang pupuk NPK pelebat buah. Yuk, simak sampai habis!

Mengapa Penting Sekali Menggunakan Pupuk NPK untuk Buah Lebat?
Pupuk NPK sudah tidak diragukan lagi manfaatnya untuk tanaman. Hampir semua petani di Indonesia menggunakan pupuk NPK karena mengandung tiga unsur hara makro esensial yang diperlukan tanaman, seperti: nitrogen, fosfat, dan kalium. Biasanya pupuk NPK digunakan saat awal pertumbuhan tanaman sebagai pupuk dasar. Namun, tidak sedikit juga petani yang menggunakan pupuk NPK sebagai pupuk pelebat buah. Memangnya kenapa ya pupuk NPK penting untuk melebatkan buah?
Jawaban tersebut bisa diketahui dari fungsi masing-masing unsur hara. Berikut penjelasan singkatnya:
- Nitrogen
Biasanya nitrogen banyak digunakan saat tanaman masih dalam fase vegetatif untuk pembesaran akar, batang, dan daun. Lalu, apa peranan nitrogen untuk buah lebat? Selain memperbesar tanaman, nitrogen juga membantu membentuk klorofil yang penting untuk proses fotosintesis. Nah, daun dan ranting yang sehat mempengaruhi energi yang diberikan ke seluruh tanaman, termasuk untuk melebatkan buah.
- Fosfat
Fosfat beperan sebagai penggerak pertumbuhan sistem perakaran tanaman. Akar yang tumbuh dengan baik memiliki kemampuan mencari air dan unsur hara secara maksimal. Selain merangsang pertumbuhan akar, fosfat juga berperan dalam transfer energi dalam sel tanaman (ATP). Penggunaan pupuk dengan kandungan fosfat saat fase generatif ternyata bisa merangsang pembentukan bunga dan bakal buah. Tanpa adanya fosfat yang cukup, buah tidak akan tumbuh dengan lebat.
- Kalium
Berbeda dengan unsur hara lainnya, kalium memang dimanfaatkan untuk hal-hal yang berkaitan dengan pertumbuhan generatif, misalnya untuk melebatkan buah. Kalium menjadi pondasi pertumbuhan dan pengisian buah. Kalium juga yang mengatur stomata untuk membuka dan menutup permukaannya, mengaktifkan enzim, dan memicu perpindahan karbohidrat dari daun menuju bakal buah.
Rekomendasi Pupuk NPK untuk Buah Lebat
Pupuk NPK Mutiara Grower
Pupuk NPK Mutiara Grower 15-09-20+TE merupakan pupuk majemuk yang dibuat melalui proses Odda sehingga efektif memaksimalkan produktivitas, lebih cepat diserap tanaman, serta meningkatkan kualitas, ukuran, rasa, dan daya simpan hasil panen. Jenis pupuk ini mengandung unsur hara makro seimbang 15% Nitrogen, 9% Fosfat, 20% Kalium. Selain unsur hara makro, terdapat juga tambahan unsur mikro esensial yang berfungsi memperkuat akar, merangsang pembungaan, meningkatkan toleransi tanaman terhadap stres, serta mengoptimalkan pengisian buah melalui penyerapan nutrisi instan dan berkala. Dengan kemasan praktis 100 gram, pupuk serbaguna ini sangat mudah diaplikasikan dalam jumlah sedikit untuk berbagai jenis tanaman pangan, perkebunan, maupun hortikultura. Cara pengaplikasiannya bisa dengan metode tabur langsung, ditimbun, maupun dilarutkan untuk dikocorkan di sekitar area perakaran.
Pupuk NPK Petro Nitrate
Pupuk NPK Petro Nitrat 16-16-16 merupakan pupuk majemuk berbentuk granul biru yang diproduksi PT Petrokimia Gresik. Jenis pupuk ini berbeda dengan NPK lainnya karena dirancang dengan formula seimbang (16% Nitrogen, 16% Fosfat, dan 16% Kalium) berkualitas. Selain itu, pupuk ini mengandung Nitrogen berbasis Nitrat yang cepat diserap oleh akar tanpa proses penguraian lama. Pupuk NPK Pero Nitrate tersedia dalam kemasan 1 kg hingga 25 kg ini sangat efektif mengoptimalkan pertumbuhan vegetatif serta fase pembuahan demi meningkatkan kuantitas dan kualitas panen. Untuk hasil terbaik, sebaiknya pengaplikasian pada tanaman diberikan dengan interval dua kali seminggu. Ada beberapa cara lain pengaplikasian pupuk NPK Petro Nitrat diantaranya menaburkan satu sendok makan di sekitar tanaman (hindari pangkal batang), membenamkannya ke dalam lubang tanah lalu ditutup kembali, atau mengocorkannya dengan melarutkan satu sendok makan pupuk ke dalam 4 liter air.
Pupuk NPK Gold DGW
Pupuk NPK Gold DGW 16-10-18 merupakan pupuk majemuk premium berbentuk granul dengan teknologi slow release. Hal ini membuat pelepasan unsur hara dilakukan secara berkala untuk mencegah kehilangan nutrisi akibat penguapan atau pencucian tanah. Perlu diketahui pupuk ini memiliki kombinasi unik yaitu (16% Nitrogen, 10% Fosfat, 18% Kalium) serta diperkaya unsur hara mikro. Jenis pupuk ini sangat ideal untuk fase generatif untuk merangsang pembungaan, mencegah kerontokan buah, serta meningkatkan panen, dan daya simpan. Karena sifatnya yang mudah larut dalam air, pupuk ini bisa diaplikasikan untuk berbagai jenis tanaman hortikultura maupun perkebunan dengan cara tabur langsung di sekeliling piringan tanaman atau dilarutkan terlebih dahulu kemudian dikocorkan di dekat akar.
Dengan pemberian pupuk NPK pelebat buah yang tepat dan pemenuhan nutrisi lainnya yang seimbang, tanaman buah memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan buah yang lebat, sehat, dan berkualitas. Selain menjaga kondisi lahan dan melakukan perawatan rutin, pemilihan pupuk yang sesuai juga menjadi langkah penting untuk mendukung proses pembentukan bunga dan buah agar berlangsung lebih optimal. Simak tips melebatkan buah lainnya dengan membaca artikel Mau Tahu Rahasia Buah Tumbuh Lebat? Coba Gunakan Dua Jenis Pupuk KCL Ini! hanya di blog Gokomodo, ya!



