Rekomendasi Pupuk Buah Naga Terbaik agar Cepat Berbuah dan Panen Melimpah

Buah naga merupakan salah satu jenis buah tropis asli Indonesia. Buah naga menjadi buah favorit masyarakat karena memiliki rasa yang manis dan segar. Karena banyak digemari, buah naga mulai banyak dibudidayakan di Indonesia.
Buah naga memiliki siklus panen buah yang singkat, masa produktifnya panjang, dan dapat berbuah sepanjang tahun di segala musim. Meskipun masa produktifnya yang cenderung panjang dan lama, buah naga membutuhkan perawatan ekstra dalam proses budidayanya. Jika tidak mendapatkan perawatan yang sesuai, kemungkinan tanaman buah naga lebih rentan terhadap hama dan penyakit, bahkan bisa menyebabkan hasil panen menurun. Perawatan yang dapat dilakukan salah satunya adalah dengan pemberian pupuk untuk tanaman buah naga terbaik. Penasaran dengan jenis pupuk apa saja yang baik untuk kebutuhan pertanian buah naga mu? Yuk simak artikel ini.

Rekomendasi Pupuk untuk Tanaman Buah Naga
Tanaman buah naga memiliki proses pertumbuhan yang pesat, sehingga dibutuhkan nutrisi berupa pupuk untuk menunjang buah naga yang pesat. Pada proses pertumbuhannya, tanaman buah naga membutuhkan banyak unsur hara yang terkandung di masing-masing pupuk untuk merangsang pertumbuhan generatif maupun vegetatif seperti batang, bunga, dan daun pada tanaman. Kurangnya nutrisi pada tanaman buah naga dapat menyebabkan tanaman buah naga rentan terserang hama dan penyakit seperti fusarium, busuk pangkal batang, busuk bakteri, tungau, kutu sisik, semut, dan lain sebagainya. Berikut ini beberapa rekomendasi pupuk yang bisa diberikan untuk buah naga agar hasil panennya maksimal.
Pupuk NPK
Pupuk NPK memiliki kandungan unsur hara makro seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) didalamnya. Penggunaan pupuk NPK dianjurkan untuk segala jenis pertanian budidaya termasuk budidaya buah naga. Penggunaan pupuk NPK berfungsi untuk pemenuhan kekurangan unsur hara pada tanaman buah naga, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan tanaman dan merangsang pembungaan. Pupuk NPK tersedia dalam berbagai komposisi unsur hara untuk berbagai macam fase pertumbuhannya. Dengan dosis seimbang biasanya digunakan di awal pertumbuhan hingga sebelum memasuki fase generatif dan pupuk NPK dengan komposisi fosfat lebih tinggi dberikan saat memasuki fase generatif untuk merangsang pertumbuhan buah.
Pupuk KCL
KCL memiliki kandungan unsur hara pada tanaman yaitu kalium klorida dengan kandungan sebesar 60% kalium dan 46% klorida. Pupuk KCL dapat digunakan untuk segala jenis tanaman yang toleran dengan kandungan kalium klorida yang tinggi. Penggunaan pupuk ini membantu dalam proses pemenuhan kebutuhan nutrisi pada tanaman buah naga. Sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanaman, meningkatkan daya tahan tanaman, memperkuat batang, dan meningkatan daya tahan saat proses pembungaan.
Pupuk Kompos atau pupuk kandang
Pupuk kompos terdiri dari bahan organik, termasuk mikroorganisme di dalamnya. Penggunaan pupuk kompos dinilai ramah lingkungan meskipun digunakan dalam jangka panjang. Penggunaan pupuk kompos bagi tanaman buah naga dapat membantu menjaga kesuburan tanah yang digunakan sebagai media tanam dan meningkatkan aktivitas mikroorganisme.
Pupuk perangsang bunga
Pupuk perangsang bunga dalam budidaya buah naga dianggap sangat penting untuk menentukan hasil panen buah naga. Pada proses ini tanaman membutuhkan nutrisi khusus dari pupuk perangsang buah agar proses pembentukan buah naga maksimal. Selain itu penggunaan pupuk perangsang bunga dapat memperbanyak pembungaan, dan mengurangi kerontokan bunga atau bakal buah.
Tips Agar Buah Naga Cepat Berbuah Melimpah
Setelah mengetahui jenis pupuk yang direkomendasikan untuk pertanian buah naga. Ikuti dan lakukan tips ini agar pertanian buah naga mu semakin maksimal. Dalam proses pertanian buah naga penting untuk dilakukan pemangkasan cabang yang rusak atau abnormal agar dapat merangsang pertumbuhan cabang muda yang lebih produktif untuk menghasilkan buah. Lalu, pengairan juga penting untuk tanaman buah naga agar tidak kekurangan air yang dapat menyebabkan menurunnya kualitas buah dan penurunan produksi buah, pengairan ini dapat dilakukan secara manual maupun dengan teknik irigasi tetes. Pemberian pupuk disesuaikan berdasarkan kesuburan tanah pertanian, kondisi, seta fase pertumbuhan tanaman, seperti saat fase vegetatif pupuk yang dianjurkan adalah pupuk NPK sebanyak 50-100g per 4 tanaman. Setelah tanaman berbunga, dapat dilanjutkan dengan pemberian pupuk dengan unsur hara mikro seperti pupuk fosfor dan kalium.
Nah ternyata penggunaan pupuk bagi tanaman buah naga sangat penting ya. Buah naga memiliki rasa yang cenderung segar, dan asam sehingga banyak digemari dan dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat indonesia. Siapa sangka ternyata buah naga juga memiliki segudang manfaat bagi tubuh, yuk cari tau manfaat buah naga bagi tubuh di artikel Suka Buah Naga? Cari Tahu Nutrisi Buah Naga di Artikel Ini, Yuk!. Untuk kamu yang berminat untuk melakukan budidaya tanaman buah, yuk cek blog untuk tips pertanian yang lengkap dan kunjungi Gokomart terdekat untuk melengkapi kebutuhan budidayamu.



