Tak Perlu Khawatir Harga Sayuran Naik! Kamu Bisa Menanam Kubis dengan Cara Menanam Kubis Berikut Ini!

Permintaan kubis yang cenderung stabil menjadikan tanaman ini sebagai salah satu komoditas sayuran yang menarik untuk dibudidayakan di berbagai daerah. Mendapatkan hasil panen yang optimal, diperlukan pemahaman yang baik mengenai syarat tumbuh kubis dan cara menanam kubis sejak tahap awal. Tanaman ini memiliki karakteristik tertentu yang membuatnya membutuhkan kondisi lingkungan yang sesuai, baik dari segi iklim, kesuburan tanah, hingga ketersediaan air. Ketidaksesuaian kondisi tersebut dapat memengaruhi pertumbuhan dan kualitas hasil panen. Oleh karena itu, penting untuk memahami kebutuhan dasar tanaman sebelum memulai budidaya. Dengan pengetahuan yang tepat, proses penanaman kubis dapat berjalan lebih efektif serta mendukung hasil panen yang lebih baik dan konsisten.
Syarat Tumbuh Kubis
Menanam kubis tentu berharap hasil panen yang melimpah dan berkualitas dikemudian hari. Untuk mencapai hal tersebut, kamu bisa mempelajari terlebih dahulu apa saja syarat tumbuh kubis agar pertumbuhannya maksimal. Apa saja syarat tumbuh kubis?
Tanaman kubis bisa tumbuh dengan optimal di dataran tinggi dengan ketinggian 800-2.000 mdpl. Tentu saja di dataran tinggi memiliki suhu yang lebih rendah, sekitar 15-20oC. Namun, perlu diperhatikan beberapa jenis tanaman kubis, seperti varietas hybrid, yang bisa tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian <200 mdpl.
Tanah sebagai media tanam tempat tumbuhnya tanaman kubis juga harus diperhatikan. Penggunaan tanah yang baik ditanami kubis memiliki pH berkisar 5,5-6,8, bertekstur gembur, dan memiliki drainase yang baik. Tanah yang gembur tentu memiliki bahan organik tanah yang lebih banyak dibandingkan dengan jenis tanah lainnya. Biasanya tanah yang gembur dan tidak padat cenderung memiliki rongga agar bisa menyerap tanah dengan baik, sehingga tanah yang gembur juga memiliki kemampuan drainase yang baik.
Waktu tanam tanaman kubis terbaik yaitu saat awal musim hujan atau awal musim kemarau. Pada saat perubahan musim, sinar matahari tidak terlalu terik, udara lebih lembab, dan masih mendapatkan pengairan alami dari hujan.
Cara Menanam Kubis
Ubi menjadi salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi sebagai pendamping makanan utama. Karena kebutuhan yang cukup tinggi, tidak ada salahya untuk tahu cara menanam kubis. Siapa tahu kamu bisa menghemat belanja sayur sehari-hari.
Persiapan lahan
Sebelum menanam segala jenis tanaman, termasuk kubis, langkah yang pertama harus dilakukan adalah memastikan lahan bersih dari gulma dan sisa-sisa tanaman. Tidak hanya membersihkan saja, persiapan lahan juga meliputi menggemburkan tanah sedalam 30-40 cm dan dikeringkan selama 5-7 hari. Setelah digemburkan dan dikeringkan, baut bedengan yang sesuai dengan kondisi lahan. Saat persiapan lahan, kamu juga bisa mulai memberikan pupuk dasar–bisa menggunakan pupuk organik maupun pupuk anorganik.
Persiapan benih dan penyemaian
Benih mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan hasil panen nantinya. Untuk itu, perlu menggunakan benih kubis varietas unggul yang tentunya bersertifikat resmi. Benih yang sudah dipilih kemudian direndam dalam air hangat selama 15-20 menit, lalu tiriskan benih selama 1 malam dengan menggunakan kain. Steelah kering, keesokan harinya benih bisa disemai di atas media tanam dan tutup dengan menggunakan sedikit tanah hingga benih tumbuh. Pada tahap ini, benih harus disiram secara rutin agar kecambah cepat tumbuh.
Penanaman
Setelah benih berkecambah, barulah kita memasuki fase penanaman. Buat lubang tanam dengan jarak 40 cm dan beri pupuk di setiap lubang tanam. Masukkan bibit ke lubang tanam, kemudian tutup dan padatkan dengan tanah sehingga bibit tidak mudah rebah. Agar tidak kering atau layu terkena sinar matahari, pemindahan bibit sebaiknya dilakukan di pagi atau sore hari.
Perawatan
Tindakan perawatan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman kubis serta menghasilkan panen yang berkualitas. Perawatan tanaman kubis berupa penylaman, penyiraman, pemupukan, penyiangan, dan penggemburan tanah.
Pengendalian hama dan penyakit termasuk bagian dari perawatan tanaman kubis untuk menjaga produktivitas tanaman kubis. Pengendalian hama dan penyakit bisa dengan cara mekanis, kultur teknis, dan penyemprotan pestisida apabila populasi hama dan gulma sudah mulai padat. Gunakan pestisida berbahan kimia sebagai cara terakhir membasmi hama dan gulma agar tidak meracuni tanaman kubis maupun lingkungan.
Panen
Setelah proses panjang mulai dari persiapan lahan hingga perawatan tanaman, tanaman kubis bisa tumbuh dengan baik dan mulai menunjukkan tanda-tanda bisa dipanen. Biasanya tanaman kubis bisa dipanen ketika berumur 75-90 hari setelah tanam. Agar kubis tidak rusak, gunakan gunting atau pisau yang tajam saat memotong kubis dari tangkainya. Kubis yang sudah dipanen disimpan dalam tempat yang bersih dan terlindungi dari sinar matahari.
Nah, itulah hal yang perlu kamu tahu tentang cara menanam kubis dan syarat tumbuhnya. Pastikan kamu membeli isemua peralatan untuk menanam kubis di GokoMart terdekat atau bisa juga lewat aplikasi Gokomodo dan kamu bisa Nikmati Aneka Penawaran Terbaik dengan Menukarkan GokoKoin di Aplikasi Gokomodo. Perlu ide budidaya tanaman? Yuk, scroll blog Gokomodo dan temukan inspirasi dari artikelnya!



