Diterbitkan 15 Dec 2022

Yuk Intip Unsur-Unsur Pupuk yang Paling Baik untuk Tanaman Sawit!

Agri Edu
pupuk sawit

Pemupukan menjadi salah satu aspek penting yang harus dilakukan dalam merawat tanaman kelapa sawit. Dengan pemupukan yang tepat dan teratur, pertumbuhan tanaman kelapa sawit akan menjadi semakin subur dan hasilnya juga akan lebih optimal. 

Sebelum memilih jenis pupuk yang akan digunakan, ada baiknya kamu mengetahui apa saja unsur hara dalam pupuk yang paling dibutuhkan oleh tanaman sehingga ketepatan dalam pemberian pupuk, waktu pemupukan, maupun efektivitas pupuk terhadap produksi tanaman bisa lebih ditingkatkan.

Unsur Pupuk untuk Tanaman Kelapa Sawit

Ada beberapa unsur pupuk yang dapat membantu menyuburkan tanaman kelapa sawit. Baik dibutuhkan dalam jumlah yang banyak ataupun sedikit, unsur-unsur ini tetap akan memberikan manfaat terhadap pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, kamu perlu memilih pupuk dengan kandungan unsur-unsur di bawah ini saat akan membelinya.

1. Nitrogen (N)

Unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah banyak oleh tanaman kelapa sawit adalah Nitrogen. Unsur ini sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman, terutama dalam mempercepat pertumbuhan tunas dan daun pada fase vegetatif. Jika tanaman kelapa sawit kekurangan unsur Nitrogen, pertumbuhan tanaman akan terhambat. Adapun ciri-ciri pertumbuhan tanaman yang terhambat adalah tanaman tersebut menjadi kerdil dan daun tua berwarna hijau pucat kekuningan. Beberapa sumber unsur N dapat kamu peroleh dari pupuk ZA, Urea, dan NPK.

2. Phosphor (P)

Unsur hara yang juga dibutuhkan dalam jumlah banyak oleh tanaman kelapa sawit adalah Phosphor. Unsur ini bermanfaat dalam memperkuat batang, sistem perakaran, dan meningkatkan kualitas buah yang dihasilkan. Tanaman kelapa sawit yang kekurangan unsur ini akan memiliki daun yang berwarna keunguan dengan pertumbuhan tanaman yang terhambat atau kerdil. Kamu bisa memperoleh sumber unsur P dari pupuk Rock Phosphat, SP-18, TSP, dan SP-36.

3. Kalium (K)

Pemupukan kelapa sawit dengan unsur K juga memberikan manfaat yang besar. Unsur ini akan membantu dalam meningkatkan konduktansi stomata dan biosintesis fotosintesis pada daun secara umum, guna merangsang asimilasi karbon bersih. Selain itu, unsur ini juga membantu meningkatkan jumlah dan ukuran tandan. Pada fase vegetatif yang belum matang, pemupukan unsur K biasanya diberikan dalam bentuk KCl. Penambahan unsur kaporit (Cl) ini akan meningkatkan luas daun, jumlah daun, tinggi batang maupun keliling batang pada tanaman sawit muda. Sumber unsur K pada pupuk dapat ditemukan pada pupuk KCl, ZK, dan NPK.

4. Magnesium (Mg)

Unsur hara yang penting untuk pertumbuhan tanaman sawit adalah Magnesium. Unsur ini dibutuhkan dalam jumlah banyak untuk membantu jalannya proses fotosintesis. Tanaman sawit yang kekurangan unsur ini akan memiliki ujung daun tua yang kekuningan saat terkena sinar matahari. Sumber Mg pada pupuk dapat diperoleh dari pupuk Dolomit dan Kieserit. 

5. Tembaga (Cu)

Unsur pupuk Tembaga memang hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit, namun manfaatnya tetap penting bagi pertumbuhan tanaman. Unsur ini akan berperan sebagai pembentuk klorofil atau zat hijau daun dan membantu mempercepat reaksi fisiologi tanaman. Kekurangan unsur ini akan membuat tanaman sawit memiliki daun berwarna kuning pucat, yang semakin lama akan mengering dan mati. Secara umum, kekurangan unsur Tembaga sering ditemukan pada tanaman sawit yang berada di tanah gambut. Sumber unsur pupuk Cu bisa diperoleh dari pupuk CuSO4.  

Itulah beberapa unsur pupuk yang paling baik untuk tanaman kelapa sawit yang perlu kamu ketahui. Jika kamu sedang mencari produk pupuk berkualitas untuk tanaman sawit milikmu, kamu bisa mendapatkannya dengan mudah melalui Gokomodo. Kunjungi websitenya untuk informasi yang lebih lengkap!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin