Diterbitkan 6 Feb 2023

Ketahui Manfaat dan Fungsi Kapur Pertanian!

Agri Edu
fungsi kapur pertanian

Dalam dunia pertanian, salah satu hal yang perlu diperhatikan selain pemupukan adalah pengapuran. Hal ini dilakukan dengan menambahkan kapur ke dalam tanah dengan tujuan untuk meningkatkatkan pH tanah dari pH asam ke pH netral. Pengapuran perlu dilakukan karena pada kondisi tanah dengan pH asam, beberapa unsur hara seperti N, P, K, Ca, dan Mg tidak tersedia di tanah karena mengalami kerusakan.

Pada tanah dengan kondisi pH asam, unsur hara yang tersedia hanyalah Fe dan Al. Hal ini tentu saja membuat tanaman kekurangan sumber hara yang akhirnya menjadikan pertumbuhannya terganggu. Oleh karena itu, pengapuran perlu dilakukan untuk membuat tanah kembali mampu menyediakan sumber hara bagi tanaman.

Pemberian kapur pertanian (kaptan) atau dolomit biasanya dilakukan pada saat pengolahan tanah. Kegiatan pengapuran ini harus menjadi perhatian penting bagi semua petani agar produktivitas tanaman tetap terjaga dan dampak negatif dari tanah yang terlalu asam bisa dihindari. 

Fungsi Kapur Pertanian

Fungsi kaptan adalah menyeimbangkan pH tanah dengan cara yang sederhana dan biaya yang murah. Pengaplikasian kaptan saat pengolahan tanah diharapkan dapat memperbaiki kondisi dan menurunkan keasaman pada lahan pertanian. Penggunaan kaptan sangat baik untuk tanaman seperti kacang-kacangan yaitu kacang tanah, kacang hijau, dan kedelai.

Dengan kondisi pH tanah yang tepat, tanaman yang tumbuh akan cenderung memiliki sistem perakaran yang lebih luas. Hal ini tentu saja akan berakibat pada daya serap nutrisi yang menjadi lebih efektif. Selain itu, penggunaan kaptan yang tepat juga bisa membuat pH tanah mendekati netral, yakni antara 5,8 dan 7,0, dan mampu memaksimalkan ketersediaan berbagai nutrisi dan mineral penting bagi tanaman.

Manfaat Kapur Pertanian

Secara umum, penggunaan kapur pertanian memiliki manfaat, antara lain:

  • Meningkatkan sifat fisik, kimia dan biologi lahan pertanian.
  • Meningkatkan ketersediaan nutrisi bagi tanaman.
  • Meningkatkan efektivitas penggunaan pupuk-pupuk organik.
  • Memasok kebutuhan kalsium, magnesium dan mineral lain yang cukup untuk tanaman.
  • Mengurangi racun (toksisitas) yang ada di dalam tanah pertanian.
  • Memperbaiki masalah tanah dari tingkat keasaman.
  • Mempromosikan fiksasi nitrogen lebih baik pada tanaman kacang-kacangan.

Demikian informasi seputar fungsi dan manfaat kapur pertanian. Bila kamu tertarik dengan informasi seputar pertanian lainnya, kamu juga bisa mengunjungi website Gokomodo. Yuk, tambah wawasan bersama kami!

ARTIKEL LAINNYA: Perbedaan dan Cara Memilih Pupuk Organik dan Kimia

whatsapp
twitter
facebook
linkedin