Diterbitkan 16 Aug 2023

7 Cara Atasi Penyakit Busuk Buah Kakao

Tips / Tutorial
penyakit busuk buah kakao

Ada banyak cara mengatasi penyakit busuk buah pada kakao yang disebabkan oleh jamur Phytophthora palmivora. Melalui konsep pengendalian hama terpadu (PHT), kamu pun bisa mengatasi penyakit ini dengan jauh lebih mudah. Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

Cara pengendalian penyakit busuk buah kakao

1. Mengatur sanitasi

Pengaturan sanitasi dapat dilakukan dengan memetik semua buah yang telah busuk bersamaan dengan kegiatan pemangkasan atau pemanenan. Selanjutnya, buah yang busuk tersebut dapat dibenamkan ke dalam tanah sampai sekitar 30 cm.

2. Mengatur kelembaban kebun

Cara lain yang bisa dilakukan adalah mengatur kelembaban kebun. Cara ini biasanya dilakukan dengan memperbaiki sistem drainase, mengendalikan gulma, serta memangkas tanaman kakao dan tanaman pelindung secara teratur.

3. Pembuatan rorak

Pembuatan rorak atau galian di sebelah pokok tanaman juga sangat penting dilakukan. Rorak akan digunakan untuk menempatkan pupuk organik dan juga menjadi lubang drainase guna pengelolaan lahan yang lebih baik.

Rorak juga dapat diisi dengan serasah, sisa hasil pemangkasan, kulit buah kakao, gulma, hingga buah yang telah busuk hingga penuh. Setelah itu, rorak akan ditutupi kembali dengan tanah. Dengan cara ini, tidak akan ada lagi air yang menggenang di sekitar tanaman saat musim hujan datang.

4. Pengelolaan mulsa di sekitar pangkal batang

Untuk mengatasi penyakit busuk buah, kamu juga bisa mengelola serasah sebagai mulsa di sekitar pangkal batang. Cara ini akan mencegah terjadinya percikan air yang kemungkinan besar akan membawa tanah yang mengandung jamur. Mulsa juga dapat meningkatkan kegiatan jasad renik saprofit yang antagonistik terhadap Phytophthora.

5. Aplikasi Metabolit Sekunder Agensia Pengendali Hayati (MS APH) 

Cara berikutnya adalah mengaplikasikan Metabolit Sekunder dari Agens Pengendali Hayati atau MS APH. Senyawa ini berfungsi untuk menghambat perkecambahan spora patogen, menyediakan pasokan nutrisi, serta melindungi pertumbuhan awal tanaman. 

Sifatnya yang mudah larut dalam air dan tidak mudah menguap membuat MS APH dapat dipadukan dengan pupuk dan pestisida dalam mengendalikan OPT. Beberapa jenis MS APH yang biasa digunakan adalah MS Trichoderma sp., MS Beauveria sp., MS Metarhizium sp. dan MS Pseudomonas sp.

6. Aplikasi fungisida nabati

Cara berikutnya yang perlu kamu coba adalah mengaplikasikan fungisida nabati dari tumbuh-tumbuhan. Hasil ekstraksi bagian tumbuhan, seperti daun, buah, bunga, biji, ataupun akar ini memiliki banyak manfaat, terutama untuk mengendalikan serangan OPT. 

7. Aplikasi fungisida kimia sintetis

Cara terakhir yang bisa kamu coba adalah pengendalian OPT dengan fungisida kimia sintesis. Cara ini boleh dilakukan dengan catatan intensitas serangan OPT telah mencapai lebih dari 25%, serta tetap memperhatikan jenis, dosis/konsentrasi, alat aplikasi, cara, dan waktu aplikasi yang tepat. 

Itulah tujuh cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi serangan penyakit busuk buah pada tanaman kakao. Dapatkan informasi menarik lainnya, seperti Inilah Tips Meningkatkan Produktivitas Kakao hanya di website Gokomodo!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin