Bagaimana Pupuk Membantu Buah Sawit Lebih Besar dan Berat, Ini Jawabannya!

Pupuk merupakan sumber unsur hara tambahan yang dapat diberikan pada tanaman sawit agar dapat memaksimalkan produktivitasnya. Beberapa unsur penting yang terkandung dalam pupuk seperti Nitrogen, Fosfor, dan Kalium berperan penting dalam mendukung pertumbuhan generatif.
Namun kandungan pupuk tersebut tidak dapat diserap maksimal oleh tanaman jika tidak diaplikasikan dengan strategi pemupukan yang tepat. Lantas, bagaimana cara membantu buah sawit lebih besar dan berat? Simak ulasan lengkapnya dalam artikel di bawah ini.
Strategi Pemupukan Sawit

Dalam pemupukan ada istilah penting yang harus diperhatikan, yaitu Prinsip 5 Tepat. Penerapan prinsip ini penting dilakukan untuk mencapai pemupukan yang lebih efektif, ramah lingkungan, serta membantu tanaman untuk mendapatkan nutrisi yang lebih baik untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan. Berikut adalah penjelasan selengkapnya:
Tepat Dosis
Pupuk dibutuhkan oleh sawit untuk menambah suplai hara yang cukup sehingga mampu meningkatkan produktivitasnya. Pemberian dosis yang tepat ini merupakan solusi defisiensi unsur hara tetapi juga upaya agar tidak terjadi kerancuan akibat kelebihan suatu unsur.
Penentuan dosis ini harus disesuaikan dengan kebutuhan tanaman setelah melewati berbagai analisis. Meliputi jenis tanah, data curah hujan, pengamatan gejala defisiensi unsur hara, dan kultur teknis.
Tepat Jenis
Jenis pupuk yang direkomendasikan untuk sawit meliputi pupuk yang mengandung unsur hara makro (N, P, dan K), makro sekunder (Ca dan Mg), serta mikro B, Zn, dan Cu). Pemenuhan unsur hara esensial ini dapat diberikan berdasarkan umur tanaman, gejala defisiensi hara, kondisi lahan, serta pertimbangan harga pupuk.
Aplikasi jenis pupuk tersebut dapat dilakukan dengan beberapa formulasi yakni berupa pupuk tunggal dan pupuk majemuk. Beberapa lahan juga dapat diaplikasikan pupuk organik misalnya dengan memanfaatkan limbah padat dari kelapa sawit seperti tandan kosong kelapa sawit yang mengandung kalium.
Tepat Cara
Efektivitas pupuk juga dapat dipengaruhi oleh cara aplikasi yang tepat agar akar mampu menyerap hara dengan baik. Ada dua metode pemupukan yang umum dilakukan yaitu sistem tebar (broadcast system) dan sistem benam (pocket system).
Pastikan untuk membersihkan area aplikasi pupuk dari gulma dan pupuk yang ditebar tidak dalam kondisi menumpuk atau menggumpal. Sistem benam dilakukan dengan memasukkan pupuk pada lubang yang telah yang cocok untuk jenis pupuk yang mudah mengalami penguapan seperti urea.
Tepat Waktu
Berdasarkan Usia Tanaman
Salah satu faktor penting yang digunakan sebagai acuan waktu pemupukan adalah umur tanaman. Misalnya pada sawit yang ditanam di lahan gambut, saat berumur 3-4 tahun maka perlu diberikan pupuk Urea, RP, dan MOP. Kemudian saat usia 5-8 tahun, aplikasikan pupuk Dolomit dan setelah usia 9 tahun lebih, berikan pupuk CuSO dan ZnSO.
Berdasarkan Pola Curah Hujan
Selanjutnya saat sudah mengetahui rentang usia tanaman, waktu aplikasi secara spesifik juga diperlukan. Perhatikan pola curah hujan yang tengah berlangsung untuk menghindari kehilangan unsur hara akibat limpasan turun (run off) maupun pencucian (leaching). Hindari pula pemupukan saat cuaca terlalu panas sebab dapat mengakibatkan penguapan pupuk.
Tepat Tempat
Dalam pemupukan, tepat tempat dapat juga diartikan sebagai tepat sasaran. Khusus untuk tanaman sawit, kamu bisa menerapkan pemupukan pada piringan pohon, dengan kondisi ditebarkan secara merata di area akar rambut aktif apabila lahan rata. Cara lainnya adalah dengan dibenamkan di lubang-lubang kecil yang berada di sekitar piringan, mungkin bisa sekitar 4 lubang, apabila lahan berbukit atau keras.
Kondisi Tanah yang Baik untuk Sawit

Tanah yang baik untuk sawit yaitu tanah dengan kondisi lembab (tidak kering dan tidak tergenang). Kondisi tanah yang seperti ini sangat mendukung kelarutan unsur hara dalam tanah sehingga dapat diserap dengan baik oleh akar tanaman.
Sementara itu, untuk jenis tanah yang umum digunakan untuk lahan sawit yaitu tanah gambut dan tanah mineral. Namun perlu diingat bahwa perlakuan kedua tanah tersebut berbeda, termasuk jenis pupuk dan dosis yang perlu diberikan.
Itu dia cara pemupukan sawit yang penting diketahui agar membantu buah menjadi lebih besar dan berat. Simak informasi lainnya di website Gokomodo, seperti Fakta tentang Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit, Semua Bagian dapat Diolah.








