Diterbitkan 20 Sep 2023

Begini Cara Membuat Pestisida Organik dari Bahan Alami

Agri Edu
pestisida organik

Pada artikel sebelumnya, telah kita membahas mengenai cara kerja pestisida pada tanaman – Beginilah Cara Kerja Pestisida pada Tanaman. Kali ini, kita akan melanjutkan pembahasan mengenai cara membuat pestisida organik dari bahan-bahan yang mudah dijumpai di sekitar.

Pestisida organik merupakan jenis pestisida yang terbuat dari bahan atau sisa-sisa makhluk hidup, terutama tumbuhan. Penggunaan pestisida organik ini biasanya digunakan sebagai alternatif ketika ingin menghasilkan produk-produk organik. 

Cara Membuat Pestisida Organik dari Bahan Alami

Upaya pengendalian hama dengan pestisida organik memang cukup banyak dilakukan petani. Selain karena mudah, pestisida organik juga bisa dibuat sendiri di rumah. Dengan begitu, budget yang kamu butuhkan pastinya menjadi lebih murah.  

Adapun bahan-bahan alami yang biasanya digunakan untuk membuat pestisida organik, antara lain:   

1. Bawang putih

Bawang putih dapat digunakan sebagai bahan pestisida organik karena memiliki sifat antivirus, antibakteri dan antijamur alami. Tak hanya itu, bawang putih juga dapat digunakan sebagai pengusir hama, seperti mengusir kutu daun, lalat kumbang, dan kupu-kupu putih. 

Cara membuat pestisida organik dari bawang putih juga cukup mudah. Pertama, siapkan setidaknya dua bonggol bawang putih yang sudah dikupas kulitnya hingga bersih. Setelah itu, haluskan bawang putih dengan alat tumbuk atau blender, lalu campur dengan 10 ml sabun cair, 50 ml minyak sayur, dan 1 liter air di dalam wadah besar.

Jika semua bahan sudah tercampur rata, diamkan selama satu hari hingga campuran bahan pestisida tersebut terfermentasi dengan baik. Untuk aplikasinya, kamu bisa mencairkan setiap 50 ml pestisida organik bawang putih dengan satu liter air, aduk merata, lalu semprotkan ke tanaman yang diinginkan.   

2. Bawang Merah

Bukan hanya bawang putih, bawang merah juga bisa dijadikan sebagai bahan pembuatan pestisida organik. Hal ini karena bawang merah mengandung zat acetogenin yang dalam jumlah banyak dapat menjadi anti-feeden. Dengan begitu, OPT akan mati ketika memakan tanaman yang sudah diberikan pestisida bawang merah. 

Kemampuan yang dimiliki bawang merah tersebut membuatnya mampu menyerang berbagai jenis hama tanaman. Seperti ulat, kutu kebul, jamur, Alternaria antraknosa, dan Fusarium sp. Menariknya lagi, semua bagian dari bawang merah bisa diolah menjadi pestisida organik. 

Adapun cara membuatnya adalah dengan menyiapkan sekitar 50 gram umbi bawang merah, 1 liter air, ember, dan alat penyaring. Setelah itu, hancurkan bawang merah dan tambahkan air sebanyak 1 liter ke dalam ember. Campuran air dan bawang merah kemudian diaduk hingga rata, disaring, dan langsung bisa disemprotkan pada bagian tanaman yang diserang oleh OPT.

3. Jahe 

Berikutnya ada jahe, rempah populer yang bisa diolah menjadi pestisida organik yang ampuh. Jahe tidak hanya berguna untuk menjaga kesehatan tubuh manusia, melainkan juga bisa mengusir serangga-serangga yang mengganggu tanaman, misalnya ulat bulu.

Untuk membuatnya, kamu cukup memarut satu ruas jahe, lalu mencampurkannya di dalam wadah dengan satu liter air. Setelah itu, diamkan larutan yang sudah diaduk rata selama satu malam, kemudian saring hingga air larutan terpisah dari ampasnya. Pestisida organik dari jahe siap disemprotkan pada tanaman.

4. Jeruk nipis 

Bahan berikutnya yang bisa dijadikan sebagai pestisida organik adalah jeruk nipis. Buah yang memiliki rasa asam ini memiliki aroma yang cukup kuat. Aroma tersebutlah yang digunakan untuk membuat lalat buah atau serangga lain tidak akan mendekat ke tanaman yang sudah disemprot.

Adapun cara membuatnya adalah dengan memeras lima buah jeruk nipis, lalu mencampurnya dengan 20 lembar daun jeruk nipis yang sudah dihaluskan. Selanjutnya, tambahkan tiga sendok makan gula pasir, dua sendok makan EM4, dan empat liter air bersih. Jika sudah diaduk rata, diamkan campuran bahan selama empat sampai lima hari di dalam wadah tertutup, lalu aplikasikan ke tanaman.

5. Daun Pepaya 

Daun pepaya merupakan bahan makanan yang memiliki ciri sedikit pahit saat dimakan. Rasa pahit tersebut ternyata disebabkan oleh kandungan beberapa zat aktif, yang berupa enzim papain, alkaloid, dan glikosid. Kandungan tersebutlah yang digunakan dalam mengendalikan hama seperti rayap dan ulat bulu. 

Kamu bisa membuatnya sendiri di rumah dengan cara menyiapkan 100 gram daun pepaya dan haluskan menggunakan blender. Setelah itu, campurkan dengan satu liter air di dalam wadah dan diamkan larutan selama dua malam. Jika sudah, saring larutan untuk mengambil air larutannya saja dan kamu bisa langsung menyemprotkannya ke tanaman. 

Dari lima bahan di atas, apakah kamu sudah pernah membuat salah satu diantaranya? Jika belum, segera coba dan buktikan hasilnya. Yuk, baca artikel menarik lainnya hanya di website Gokomodo!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin