Diterbitkan 20 Oct 2023

Berikut 10 Hama Tanaman Karet yang Perlu Diwaspadai

Agri Edu
hama tanaman karet

Siapa tak kenal tanaman karet? Komoditas perkebunan yang banyak digunakan sebagai bahan baku industri ini merupakan komoditas unggulan di Indonesia. Sebagai buktinya, nilai ekspor karet di tahun 2022 menurut Badan Pusat Statistik (BPS) berhasil mencapai angka US$6,40 miliar.

Agar kualitas ekspor karet tetap terjaga, kamu perlu mewaspadai beberapa jenis hama yang dapat menurunkan kualitas karet yang dihasilkan. Berikut adalah sepuluh jenis hama tanaman karet beserta cara pengendaliannya yang perlu kamu tahu. Simak dengan baik, ya!

Hama Tanaman Karet 

Ada beberapa hama yang biasa menyerang pohon karet, berikut adalah sepuluh diantaranya:  

1. Rayap

Rayap merupakan hama yang menyerang bibit tanaman karet yang baru ditanam. Serangan rayap menjadi masalah yang cukup berarti karena hewan ini akan menggerogoti bibit hingga tingkat kerusakan yang parah, bahkan sampai tidak mungkin lagi untuk tumbuh sempurna dan akhirnya mati.

Sumber: IStock

2. Tungau

Tak hanya rayap, tungau juga berperan besar sebagai hama tanaman karet yang harus diwaspadai. Hama ini bisa menyerang berbagai bagian tanaman sehingga menyebabkan tanaman tidak bisa tumbuh secara normal. Jika dibiarkan terus menerus, serangan tungau akan menurunkan produktivitas tanaman secara signifikan.

3. Kutu Tanaman

Seringkali dinilai mirip dengan tungau, kutu tanaman merupakan hama berukuran kecil yang sering menyerang tanaman karet. Hama ini secara umum lebih banyak menyerang pada bagian ujung batang dengan cara menyerap nutrisi tanaman. 

4. Siput

Asal ada makanan, maka siput bisa ditemukan. Begitulah istilah yang menggambarkan serangan hama siput di perkebunan karet. Hama ini tidak hanya menyerang bibit, melainkan juga menyerang tanaman dewasa. Tandanya bisa dilihat dari jejak mengkilap di daun.

5. Uret Tanah

Uret tanah merupakan hama yang berupa larva kumbang. Hama ini akan menyerang bibit tanaman dengan cara memakan habis seluruh bagian tanaman. Hal ini membuat pembibitan harus diulangi sejak awal. 

6. Tikus (Rattus sp)

Tikus merupakan kelompok hewan pengerat yang sering menyerang tanaman karet muda. Akan tetapi, hama ini tidak terlalu membahayakan tanaman karet karena intensitas serangannya yang relatif sedikit dan tidak menimbulkan kematian bagi tanaman.

7. Tupai (Callosciurus notatus)

Hewan yang hidup di atas pohon ini juga bisa menjadi hama karet karena biasanya menggigit dahan atau cabang tanaman karet. Serangan tersebut akan membuat getah karet menetes dari cabang yang dilukai. Meski tidak sampai menyebabkan kematian tanaman, luka tersebut akan memudahkan tanaman karet terserang jamur pada musim penghujan.

8. Babi (Sus venrrucosus

Berikutnya adalah babi, hewan yang suka 

merusak tanah di sekitar tanaman. Serangan babi akan menyebabkan tanaman karet muda 

tumbang, tercabut, dan mati. Meski tidak memakan tanaman, serangan tersebut tetap harus diwaspadai.

9. Kijang (Muntiacus muntjak

Binatang lain yang dianggap sebagai hama tanaman karet adalah kijang. Hewan ini akan memakan daun karet saat tanaman masih kecil dan daunnya terjangkau. Hal ini menyebabkan daun tanaman rusak dan membuat sulit untuk tumbuh dengan baik. 

10. Rusa (Rusa timorensis).

Rusa juga termasuk hewan pemakan daun karet seperti kijang, akan tetapi binatang ini menyerang tanaman karet yang sudah cukup besar namun masih bisa dipatahkan. Pada tanaman karet muda, serangan akan terjadi 

pada daun, sedangkan pada tanaman karet yang sudah cukup besar, serangan rusa dilakukan dengan cara mematahkan batang tanaman karet lalu memakan daunnya.

Upaya Pengendalian Hama Tanaman Karet

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hama tanaman karet di atas, seperti melalui cara biologis dengan mikroorganisme hidup maupun secara kimiawi menggunakan pestisida. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan cara mekanis dengan memotong bagian tanaman yang sudah terserang atau membuang keseluruhan tanaman.  

Sebagai contoh, pengendalian hama rayap dapat dilakukan dengan cara membangun 

kebun yang bersih dan memberikan Furadan. Sedangkan pengendalian serangan hama 

tupai dapat dilakukan melalui kultur teknis dengan cara membersihkan kebun karet dari semak belukar dan memelihara tanaman penutup tanah dengan baik.

Sementara itu, pengendalian babi, rusa, maupun kijang dapat dilakukan dengan cara diusir atau dihalau, yakni seperti memburu dengan anjing pemburu, membunyikan kentungan, memasang orang-orangan di sekitar kebun, serta membersihkan kebun dari semak belukar. 

Itu dia 10 hama tanaman karet beserta cara pengendaliannya. Kenali juga Hama Wereng pada Padi Beserta Cara Pengendaliannya di website Gokomodo untuk menambah wawasanmu!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin