Butuh Pupuk Organik yang Sat-set? Cobain Deh Pakai Pupuk Hijau!

Kondisi lingkungan yang semakin hari semakin mengkhawatirkan, sudah saatnya beralih menggunakan pupuk organik. Pupuk organik dikenal dengan mikroorganisme yang membantu menjaga tanah dari erosi, menjaga kesuburan tanah, hingga meningkatkan produktivitas tanah. Meskipun hasilnya tidak cepat terlihat dibandingkan dengan menggunakan pupuk kimia, tetap saja menggunakan pupuk organik lebih menguntungkan dalam jangka waktu yang panjang.
Ada banyak jenis pupuk organik yang bisa diberikan pada tanaman, salah satunya pupuk hijau. Pupuk hijau menjadi jenis pupuk yang paling mudah dibuat dan tidak memerlukan banyak bahan. Yuk, cari tahu selengkapnya tentang pupuk di artikel berikut ini!
Pupuk Hijau Adalah

Siapa yang membayangkan pupuk hijau seperti pupuk yang berwarna hijau? Tentu bukan, ya. Pupuk hijau merupakan pupuk organik yang terbuat dari tanaman yang sengaja ditanam (speerti legum, gulma, atau tanaman penutup tanah lainnya) maupun sisa-sisa tanaman. Dibandingkan dengan jenis pupuk organik lainnya, pupuk hijau termasuk yang paling mudah penggunaannya. Pupuk organik yang lain harus melewati fermentasi terlebih dahulu dan rata-rata menggunakan bantuan EM4 sebagai bakteri pengurai bahan pupuk. Berbeda halnya dengan pupuk hijau yang langsung dibenamkan di tanah sekitar tanaman saat tanaman masih hijau atau segera setelah dikomposkan. Jadi, tidak perlu repot-repot untuk menambahkan bahan lainnya, jika tanaman yang masih hijau saja bisa langsung dibenamkan pada tanah.
Kriteria pupuk hijau dikatakan baik apabila memiliki kandungan humus dan nitrogen yang tinggi dan raso C/N (nisbah karbon terhadap nitrogen) rendah.
Jenis Pupuk Hijau
Sama halnya dengan pupuk organik lainnya, pupuk hijau juga memiliki jenis tersendiri berdasarkan cara pembuatan. Jenis pupuk hijau diantaranya:
Pupuk hijau alami
Pupuk hijau alami merupakan pupuk hijau yang terbuat dari daun tanaman atau pohon tertentu, misalnya lamtoro. Bagian tanaman hijau yang dipilih langsung dibenamkan dalam tanah dan diproses secara alami dengan bantuan cuaca dan jasad makhluk hidup lainnya, Namun, pembuatan pupuk dengan cara ini memakan waktu yang cukup lama, yaitu 4-6 bulan. Setelah itu, barulah pupuk bisa digunakan pada tanaman.
Pupuk hijau buatan padat
Wah kok bisa pupuk hijau yang terkenal sebagai pupuk organik, ternyata ada versi buatannya> Maksud dari “buatan” pada pupuk hijau ini yaitu dibuat oleh manusia, tanpa diolah di pabrik atau menggunakan zat kimia, ya.
Pupuk hijau buatan cair
Selain pupuk hijau buatan padat, ada juga pupuk hijau buatan cair yang memang sengaja dibuat oleh manusia. Penyusun pupuk hijau buatan cair juga berbeda dengan jenis yang padat. Pupuk hijau buatan cair menggunakan sampah dapur, seperti sayuran yang secara alami mengeluarkan air.
Manfaat Penggunaan Pupuk Hijau
Ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan menggunakan pupuk hijau, bisa ditinjau dari sisi fisika, kimia, dan biologi. Kira-kira apa saja ya manfaatnya?
Manfaat pupuk hijau secara fisika
Secara fisika, ada tiga manfaat besar dari penggunaan pupuk hijau, diantaranya:
- Pemanfaatan sebagai pupuk organik yaitu untuk mengembalikan atau memperbaiki struktur tanah dan memberikan tambahan unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Tanah yang subur akan meningkatkan produktivitas tanaman dan hasil panen yang melimpah.
- Pemanfaatan sebagai penutup tanah yaitu mengurangi penguapan air dari dalam tanah saat musim kemarau, mengurangi pengikisan lapisan tanah atas saat musim hujan, dan menekan laju pertumbuhan gulma di sekitar lahan.
- Pemanfaatan sebagai pohon pelindung yaitu mengurangi erosi tanah, menahan tiupan angin, mengurangi sinar matahari yang masuk area budidaya, menambah kandungan unsur hara pada lapisan tanah, dan memperbaiki kondisi lingkungan yang rusak karena penggunaan pupuk kimia/anorganik.
Manfaat pupuk hijau secara kimia
Pemberian pupuk hijau pada tanaman apabila ditinjau secara kimia, maka ada tiga manfaat, diantaranya:
- Meningkatkan kandungan bahan organik yang membuat tanah lebih subur serta meningkatkan aktivitas mikroorganisme pendukung karena tanah mengandung banyak nitrogen dan humus.
- Menurunkan pH tanah yang terlalu basa, karena tanah yang terlalu basa maupun terlalu masam akan mengganggu penyerapan nutrisi oleh tanaman.
- Memperbaiki kapasitas tukar kation dan struktur tanah.
Manfaat pupuk hijau secara biologis
Pupuk hijau sebagai pupuk organik tentu memiliki manfaat secara biologis, yaitu meningkatkan kehidupan mikroorganisme di dalam tanah. Mikroorganisme dalam tanah sangat penting untuk menguraikan bahan organik yang ada di dalam tanah menjadi mudah diserap oleh tanaman. Selain itu, bahan organik yang tersedia di dalam tanah mampu menjaga tanah dari kerusakan fisik, serta meningkatkan produktivitas tanah.
Ternyata cukup banyak ya manfaat yang didapatkan dari pemberian pupuk hijau untuk tanaman. Selain pupuk hijau, masih banyak pupuk organik lainnya yang bisa kamu coba, lho. Coba deh baca artikel Tidak Perlu Khawatir, Inilah Jenis Pupuk Organik Yang Bisa Kamu Pilih Untuk Tanamanmu dan artikel lainnya di blog Gokomodo, ya!








