Diterbitkan 7 Aug 2023

Cara Komunitas Petani Muda Tingkatkan Pertanian Indonesia

Tips / Tutorial
komunitas petani muda

Salah satu komunitas petani yang memiliki komitmen besar untuk meningkatkan sektor pertanian di Indonesia adalah Petani Muda Keren. Keberadaan komunitas ini akan mengubah citra sektor pertanian yang seringkali dianggap tidak menguntungkan. Dengan resep yang mereka miliki, diharapkan citra dunia pertanian menjadi lebih baik dan masyarakat tidak lagi memandang dengan sebelah mata.

Inovasi komunitas petani muda

Adapun inovasi yang diusung adalah mengajak para petani di Bali adalah mengembangkan pertanian organik dengan sistem smart farming. Inovasi selanjutnya adalah irigasi sprinkle, serta menggunakan artificial intelligence. Menurutnya, dengan sistem smart farming, efisiensi akan meningkat dan biaya produksi dapat ditekan hingga 70 persen. Kamu bisa membaca artikel pilihan – Digital Farming Bantu Potong Biaya Produksi Pertanian Hingga 10%

Usaha yang dilakukan ini merupakan solusi dari keresahan para masyarakat yang enggan terjun ke sektor pertanian karena menganggap sektor ini memiliki efisiensi yang rendah dengan biaya produksi tinggi. Selain itu, pertanian dianggap sebagai ekonomi biaya tinggi, baik sejak masa pratanam, masa tanam, dan panen. Lebih lanjut, sektor pertanian banyak ditinggalkan juga disebabkan oleh sistem pemasaran yang masih tradisional dan tidak bisa menjangkau lokasi yang jauh.

Saat ini, komunitas petani muda di Bali sejak tahun 2018 ini telah berhasil menghimpun sekitar 1.000 petani di Pulau Bali yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota. Mereka tak hanya menanam palawija, melainkan juga produk-produk hortikultura. Komunitasi ini berhasil mengelola sekitar 500 hektare lahan pertanian. Beberapa jenis tanaman yang mereka tanam diantaranya padi, jagung, sorgum, aneka umbi, serta buah-buahan seperti mangga, manggis, dan jeruk.

Ketua petani muda juga mengajak para petani di komunitasnya untuk bersama-sama menjual produk hasil pertanian dengan menggunakan aplikasi khusus bernama Bali Organik Subak (BOS). Dengan fasilitas di aplikasi ini, produk hasil pertanian seperti manggis dan mangga bahkan bisa diekspor ke mancanegara, antara lain Rusia, Tiongkok, dan Timur Tengah.

Itu dia sekilas informasi mengenai upaya yang dilakukan komunitas Petani Muda Keren di Bali untuk meningkatkan sektor pertanian di Indonesia. Jika kamu tertarik melakukan hal yang sama, tidak ada salahnya untuk menjadi agen penggerak di daerahmu dengan bantuan Gokomodo. Kunjungi website kami inrformasi menarik lainnya!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin