Gokomodo Tidak Bisa Tinggal Diam, Kini Luncurkan Pupuk CIRP Gokomodo Berkualitas Tinggi!

Ketersediaan unsur hara memang sangat dibutuhkan agar tanaman tumbuh dengan baik. Salah satu unsur hara makro yang sebaiknya tersedia dalam jangka waktu yang lama yaitu fosfat. Kira-kira apa ya pupuk fosfat yang dimaksud? Yuk, coba simak penjelasannya berikut ini!

Mengenal Pupuk CIRP
Masih asing dengan pupuk CIRP ya? Pupuk CIRP (Christmas Island Rock Phosphate) merupakan pupuk fosfat alami yang ebrasal dari batuan fosfat yang ditambang di Christmas Island, Australia. Kadar fosfat dalam pupuk CIRP cukup tinggi, sekitar 28-30%. Karakteristik pupuk CIRP yaitu berbentuk butiran berwarna coklat kekuningan. Apa saja manfaat yang bisa didapatkan dengan menggunakan pupuk CIRP?
Pupuk dengan kandungan fosfat tinggi tentunya bisa merangsang pertumbuhan akar dan batang pada masa awal vegetatif tanaman. Jika pertumbuhan akar dan batangnya baik di awal pertumbuhan, maka bagian tanaman yang lainnya juag tumbuh dengan baik, seperti bunga dan buah.
Selain menguatkan tanaman, fosfat juga berperanmembentuk inti dan dinding sel yang berperan di berbagai aktivitas tanaman seperti transportasi makanan, proses fotosintesis, dan masih banyak lagi.
Peran fosfat yang paling penting terletak pada kemampuannya untuk membuat cadangan dan transfer energi ATP dan ADT, sehingga membentuk komponene asam nukleat DNA/RNA.
Perbedaan TSP dan Pupuk CIRP
Meskipun keduanya sama-sama pupuk fosfat, ada perbedaan yang cukup signifikan yang perlu kamu tahu, Apa saja ya perberdaannya?
Kadar fosfat
Pupuk CIRP terbentuk dari penggilingan batuan fosfat alam dari Pulau Natal, sehingga bentuk akhirnya menjadi bubuk yang kaya akan fosfor, lebih mudah diserap oleh tanaman, dan langsung tersedia untuk membantu pertumbuhan tanaman. Ada beberapa tingkatan kualitas untuk rock phosphate, diantaranya: Grade A : 28% P2O5, Grade B : 24% P2O5, , Grade C : 14% P2O5, Grade D : 10% P2O5.
Nah, jika rock phosphate, termasuk yang terkandung dalam CIRP memiliki kadar fosfat yang berbeda, fosfat pada pupuk TSP tidak memiliki grade kadar fosfat. Pupuk TSP memang dikenal dengan kandungan fosfat terbanyak, oleh karena itu diberi nama Triple Super Phosphate yang kandungan fosfatnya mencapai 45-46%.
Reaksi pada tanah
Pada umumya pemberian pupuk akan mempengaruhi sifat kimia tanah, ada yang berubah menjadi lebih masam maupun lebih basa. Semua sifat tanah tersebut tergantung pupuk yang digunakan, ya.
Menggunakan pupuk CIRP akan menimbulkan reaksi basa pada tanah, karena terdapat kalsium di dalamnya. Sementara itu, pupuk TSP akan menimbulkan reaksi asam. Tanah yang tidak netral tentu akan kesulitan menyerap nutrisi yang ada dalam tanah. Untuk itu, selalu cek pH tanah sebelum memberikan pupuk, ya.
Penggunaannya
Maisng-masing jenis pupuk sebaiknya digunakan untuk tahapan pertumbuhan tertentu, misalnya pupuk dengan tambahan ZPT sebaiknya digunakan mulai dari fase generatif awal. Hal yang sama juga berlaku untuk pupuk CIRP dan TSP, ya.
Pupuk TSP digunakan apabila tanaman sudah mulai menunjukkan tanda-tanda gejala kekurangan fosfat, Untuk itu, perlu dilakukan pembenahan nutrisi secara cepat. Dengan kadaan yang seperti ini, dianjurkan penggunaan TSP sekaligus menjaga tanah tidak terlalu asam.
Sedangkan pupuk CIRP digunakan untuk memperbaiki tanah saat belum menunjukkan tanda-tanda kekurangan fosfat pada tanaman. Hal ini dikarenakan pupuk CIRP yang berasal dari batuan alam langsung, lebih mudah diserap tanaman namun juga penyerapannya lebih lama dibandingkan menggunakan pupuk TSP.
Harga
Baik pupuk CIRP Gokomodo maupun TSP memiliki kelebihan dan kekurangan, apalagi kadar fosfat yang berbeda diantara keduanya. Nah, kadar fosfat yang berbeda inilah yang menyebabkan harga pupuk CIRP Gokomodo dan pupuk TSP juga berbeda. Pupuk CIRP Gokomodo dinilai lebih terjangkau karena terbuat langsung dari fosfat alam tanpa perlu banyak diolah. Sedangkan pupuk TSP memerlukan pengolahan terlebih dahulu untuk mengubah fosfat menjadi pupuk TSP.
Pupuk CIRP Gokomodo
Gokomodo yang berkomitmen untuk menyediakan alsintan dan saprodi pertanian, kini merambah dengan merilis produk pupuk CIRP Gokomodo. Sama halnya dengan pupuk CIRP lainnya, pupuk CIRP Gokomodo terbuat dari batu fosfat khusus yang membantu metabolisme tanaman dan menjalankan transportasi energi pada tanaman. Pupuk CIRP Gokomodo mengandung sekitar 29% P2O5 yang penting bagi pertumbuhan akar, bunga, dan buah. Pemberian pupuk CIRP Gokomodo dalam dosis yang tepat dapat mendorong pertumbuhan akar dan tunas pada fase awal pertumbuhan. Penggunaan pupuk CIRP Gokomodo tidak perlu dalam jumlah yang banyak, karena bahan yang berasal dari fosfat alam membuat pupuk CIRP Gokomodo memiliki sifat slow release sehingga fosfat akan dilepaskan ke tanah secara perlahan dan fosfat akan tersedia di dalam tanah dalam jangka waktu yang lebih lama.
Mulai sekarang, kamu bisa menggunakan pupuk CIRP Gokomodo untuk memenuhi kebutuhan fosfat pada tanah untuk jangka waktu yang lama. Dengan menggunakan pupuk CIRP Gokomodo, kamu akan lebih menghemat banyak biaya perawatan tanaman dengan hasil yang memuaskan pula. Selain pupuk CIRP Gokomodo, ada juga Pupuk Ijoren: Alternatif Pupuk NPK Non-Subsidi Berkualitas dari Gokomodo yang bisa kamu gunakan untuk budidaya tanaman. Jangan lupa beli pupuknya di Gokomart terdekat, ya. Yuk, cari tahu seputar pupuk lainnya hanya di blog Gokomodo, ya!
Semudah Membalikkan Telapak Tangan, Coba Cara Budidaya Ubi Jalar Ungu Ini, Yuk!






