Suka Kopi Tapi Nggak Tahu Kandungannya Apa? Cari Tahu Disini, Yuk! Sekalian Simak Tips Penyeduhan yang Benar

Minum kopi sudah menjadi kebiasaan baru dan sudah memiliki banyak peminat. Biasanya kopi diminum untuk menghilangkan rasa kantuk saat melakukan aktivitas penting, misalnya bekerja. Sebenarnya apa sih yang membuat kopi menjadi andalan untuk menghilangkan kantuk? Apakah karena kandungan kopi baik untuk tubuh? Jawaban dari pertanyaan itu ada di penjelasan berikut ini. Jadi, baca sampai selesai, ya!

Cari Tahu Dulu Kandungan Kopi, Yuk!
Sama halnya dengan bahan pangan atau minum lainnya, kopi juga memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. Salah satu kandungan yang paling diunggulkan dari kopi adalah kadar kafeinnya yang tinggi. Apakah hanya kafein saja?
Berikut kandungan 100 gram bubuk kopi:
Air: 2,6 gram (g).
Energi: 129 kalori (Kal).
Protein: 12,3 g.
Lemak: 0,5 g.
Karbohidrat (CHO): 35,0 g.
Abu (ASH): 9,7 g.
Kalsium (Ca): 179 miligram (mg).
Fosfor (P): 383 mg.
Besi (Fe): 5,6 mg.
Natrium (Na): 72 mg.
Kalium (K): 3,256 mg.
Tembaga (Cu): 0,14 mg.
Riboflavin (Vit. B2): 0,21 mg.
Niasin (Niacin): 30,6 mg.
Selain kandungan yang disebutkan di atas, kopi juga mengandung kafein, magnesium, polifenol, dan dirterpen. Wah, masih asing ya dengan kandungan nutrisinya? Tidak apa-apa kalau belum memahami sepenuhnya, yang paling penting kita cari tahu terlebih dahulu manfaat dari kandungan kopi, ya!
Menjaga kesehatan jantung
Pada sebagian orang, minum kopi bisa menyebabkan palpitasi atau rasa deg-degan berlebih pada jantung. Padahal, minum kopi seara rutin sangat mungkin mengurangi resiko penyakit kardiovaskular dan stroke. Menurut jrunal Current Cardiology Reports, rutin minum kopi dengan dosis sedang tidak berpengaruh buruk pada kesehatan sistem kardiovaskular.
Membantu mengurangi dan menjaga berat badan ideal
Tahukah kamu, selain menahan kantuk, kopi juga diminum karena kemampuannya membakar kalori lebih banyak? Tentu saja tidak terlepas dari bantuan kafein, ya. Beberapa orang yang rutin gym justru minum kopi tanpa gula untuk membakar lemak lebih banyak. Ingat, jangan sekali-kali menambahkan gula dalam kopi kalau memang ingin menurunkan berat badan atau menjaga berat badan tetap ideal.
Mengurangi resiko terkena diabetes tipe 2
Menurut Mayo Clinic, minum kopi yang berkafein maupun tidak bisa membantu mengurangi resiko terkena diabetes tipe 2, lho. Namun, hati-hati untuk kamu yang sudah memiliki riwayat diabates karena minum kopi bisa menyebabkan gula darah naik atau justru menurun.
Menjaga kesehatan otak
Otak merupakan organ terpenting pada tubuh dan sudah sepantasnya untuk dijaga dengan makan dan minuman yang mengandung lemak baik. Kafein pada kopi ternyata membantu memelihara kesehatan otak. Perubahan yang dapat dirasakan setelah minum kopi seperti lebih waspada, konsentrasi bertambah, memperbaiki suasana hati, serta mengurangi resiko depresi. Selain pada otak, saraf yang ada pada tubuh juga ikut terjaga dengan minum kopi teratur, karena kopi mampu mencegah penurunan fungsi kognitif otak, penyakit Parkinson, dan penyakit Alzheimer.
Menjaga kesehatan organ hati
Menurut Journal of Clinical Gasrtroenterology, minum kopi bisa mengurangi jumlah lemak pada hati. Ternyata kandungan kimia pada kopi bisa menurunkan lemak dan membantu pembuangan racun berlebih pada organ hati. Namun, masih perlu penelitian lebih lanjut apakah kopi bisa mengobati penyakit hati kronis.
Mengurangi resiko terkena kanker
Kanker merupakan penyakit yang paling ditakuti diseluruh dunia. Kabar baiknya, kanker memang bisa dicegah dengan minum kopi secara teratur. Menurut Harvard School of Public Health, kopi bisa mempengaruuhi perkembangan sel kanker, mulai dari permulaan adanya sel kanker hingga sel kanker tersebut mati. Lagi dan lagi kemampuan ini dipengaruhi oleh kafein.
Menurut American Cancer Society, ada beberapa kemungkinan kecil kanker yang bisa dicegah dengan minum kopi, diantaranya kanker prostat, kanker hati, kanker endometrium, dan beberapa kanker mulut dan tenggorokan.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Minum Kopi
Kopi memang diperbolehkan untuk diminum setiap hari asalkan masih sesuai dengan ketentuan jumlah dan frekuensinya. Satu cangkir kopi hitam yang sudah diseduh biasanya mengandung 95 mg kafein dan boleh diminum sebanyak 3-5 cangkir/400 mg kafein per harinya.
Menyeduh kopi sebenarnya ada tekniknya tersendiri untuk mencegah kandungan nutrisinya rusak karena terkena air panas. Metode penyeduhan yang disarankan yaitu dengan pour-over atau cold brew. Sebaiknya, menyeduh kopi menggunakan air panas dengan suhu 90-96oC. Bisa juga menggunakan penyaring kopi (filter kopi) untuk mengurangi cafestol pada kopi, namun ini tidak wajib dilakukan, ya.
Kopi lebih baik diminum tanpa tambahan gula untuk mencegah penyait diabetes. Apabila kamu tidak bisa minum kopi tanpa gula, alternatifnya kamu bisa menggunakan pemanis alami seperti stevia. Agar lebih sehat, bisa juga menambahkan rempah-rempah atau tanaman rimpang, seperti secang, serai, kayu manis, dan masih banyak lagi.
Nah, kini kamu makin mengerti kandungan kopi dan cara penyajian terbaik agar tetap menyehatkan tubuh dan membawa kebaikan. Sebenarnya masih banyak lagi pembahasan menarik seputar kopi yang perlu kamu baca. Coba deh mampir ke blog Gokomodo dan baca artikel Penggemar Kopi Silakan Merapat! Ini Dia Manfaat Minum Kopi Pahit bagi Kesehatan Tubuh, yuk!
Semudah Membalikkan Telapak Tangan, Coba Cara Budidaya Ubi Jalar Ungu Ini, Yuk!






