Diterbitkan 11 Dec 2023

Inilah Negara ASEAN yang Bergantung dengan Pertanian

Agri Edu
Negara ASEAN bergantung pertanian

Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) merupakan organisasi geopolitik dan ekonomi yang beranggotakan negara-negara di kawasan Asia Tenggara. Organisasi regional antarnegara di kawasan Asia Tenggara ini juga dikenal memiliki potensi sumber daya alam yang hampir sama.

Secara umum, negara-negara anggota ASEAN diklasifikasikan sebagai negara berkembang yang perekonomiannya masih bergantung pada sektor pertanian. Nah, penasaran negara mana saja yang dimaksud? Simak informasi dari Gokomodo di bawah ini, yuk!

Negara ASEAN yang Bergantung dengan Pertanian

Hampir semua negara di ASEAN bergantung dengan sektor pertanian karena memiliki potensi sumber daya alam yang mendukung. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

Sumber: IStock

1. Indonesia

Negara di ASEAN pertama yang bergantung dengan pertanian adalah Indonesia. Dikenal sebagai negara agraris, kegiatan masyarakat Indonesia sebagian besar bergerak pada sektor pertanian. Mulai dari subsektor tanaman pangan dan hortikultura, perkebunan, perikanan, kehutanan, hingga peternakan – Inilah Potensi Agrikultur di Indonesia Berdasarkan Subsektornya.

Salah satu komoditas perkebunan unggulan di Indonesia adalah kelapa sawit. Selain itu, negara ini juga banyak menyumbang devisa negara dengan mengekspor berbagai hasil perkebunan seperti kopi, teh, karet, dan kakao, serta hasil perikanan berupa udang. 

2. Thailand

Negara ini dikenal sebagai lumbung padi Asia Tenggara karena merupakan penghasil beras terbesar di Asia. Thailand juga termasuk negara di ASEAN yang bergantung dengan pertanian karena memiliki potensi sumber daya lainnya seperti ekspor karet dan kayu jati.

3. Filipina

Filipina merupakan negara agrikultur yang bertumpu pada sumber daya alam di sektor pertanian. Negara ini memiliki beberapa produk pertanian unggulan, seperti beras, tebu, pisang, kelapa. jagung, kopi, hingga nanas. Negara ini bahkan menjadi produsen beras terbesar ke-8 di dunia, yang mana menyumbang sekitar 2,8% dari produksi beras dunia.

4. Malaysia

Negara Malaysia terletak di dataran tinggi dan dikelilingi oleh pegunungan sehingga memiliki sumber daya alam yang kaya. Tak heran, negara di ASEAN ini juga menjadi produsen komoditas kelapa sawit terbesar di dunia. Selain itu, produk unggulan Malaysia lainnya adalah karet, dimana sekitar 40% komoditas karet dunia berasal dari negara ini.

5. Vietnam

Berikutnya ada negara Vietnam yang kaya akan sumber daya laut. Bentang alam laut yang sangat mendukung membuat negara ini sangat unggul dalam ekspor hasil laut, seperti cumi, udang, kepiting, dan lobster. Menariknya lagi, Vietnam juga memiliki sumber daya unggulan dari sektor pertanian tanaman pangan dan hortikultura, seperti beras, singkong, jagung, ubi, tebu, dan kacang-kacangan.

6.Laos

Laos merupakan negara di ASEAN yang tidak memiliki laut. Hal ini membuat perekonomian negara ini sangat bergantung pada hasil pertanian. Beberapa hasil pertanian unggulan yang ada di Laos, antara lain beras, ubi, tembakau, kopi, tebu, jagung, dan aneka buah-buahan lainnya.  

7. Timor-Leste

Timor-Leste merupakan negara yang baru bergabung bersama ASEAN pada 11 November 2022, yakni bertepatan dengan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-40 dan ke-41 yang diselenggarakan di Phom Penh, Kamboja. 

Meski termasuk negara yang paling kecil di antara negara-negara anggota ASEAN lainnya, Timor-Leste rupanya memiliki sumber daya alam unggulan yang sangat melimpah. Beberapa hasil pertanian unggulan dari negara ini, yaitu jagung, kentang, dan kopi. 

Itu dia tujuh negara ASEAN yang bergantung dengan pertanian dalam perekonomiannya. Dengan sumber daya alam yang hampir sama, tak heran jika negara-negara di kawasan Asia Tenggara tersebut memiliki sumber kegiatan ekonomi yang serupa.

whatsapp
twitter
facebook
linkedin