Header GokoUp dan GokoZone
Agri Edu

Jenis-jenis Pupuk yang Mengandung Kalsium, Pilih Sesuai Kebutuhan

Diterbitkan 23 Agt 2025, 16:57
Pupuk Yang Mengandung Kalsium

Kalsium merupakan salah satu unsur yang dibutuhkan tanaman untuk menunjang pertumbuhan dan produktivitasnya. Secara spesifik, unsur ini berperan dalam pembentukan dinding sel sekaligus memperkuat sistem tulang daun.

Selain itu, Kalsium juga berperan lebih kompleks lagi karena membantu tanaman menyerap nutrisi lain dengan lebih efisien seperti nitrogen dan fosfor. Jika kekurangan Kalsium, tanaman akan mengalami nekrosis daun, akar lemah, serta adanya gangguan perkembangan pada bunga dan buah.

Middle GokoUp dan GokoZone

Karena fungsi vitalnya ini, tanaman perlu diberikan pupuk yang mengandung kalsium dalam dosis yang tepat agar tidak mengalami defisiensi. Pupuk Kalsium dapat diperoleh dari beberapa jenis, simak ulasan berikut untuk mengetahuinya sebelum membeli.

Sumber: agri-kompas

Jenis-jenis Pupuk yang Mengandung Kalsium

Aplikasi Kalsium pada tanaman tidak boleh sembarangan sebab perlu memperhatikan kondisi lingkungan dan kebutuhan tanaman. Jangan khawatir! sebab jenis pupuk yang mengandung Kalsium sangat banyak sehingga kamu bisa memilihnya sesuai kebutuhan.  

Kalsium Nitrat

Sumber: meroketetapjaya

Pupuk Kalsium Nitrat yang dapat digunakan sebagai pupuk yaitu Kalsium Nitrat Tetrahidrat. Jenis pupuk ini tersedia dalam bentuk kristal yang larut dalam air sehingga sangat mudah diaplikasikan dan diserap oleh tanaman. 

Pupuk ini mengandung 15% Nitrogen dalam bentuk nitrat 26% Kalsium dalam bentuk Kalsium Oksida. Biasanya pupuk ini diaplikasikan pada tanaman-tanaman keras atau tanaman buah menahun dengan teknik aplikasi foliar.

Kalsium Amonium Nitrat

Pupuk Kalsium Amonium Nitrat juga bersifat mudah larut dalam air sehingga cukup cepat terserap oleh tanaman. Pupuk yang memiliki kisaran pH 5 hingga 7 ini dapat digunakan pada fase pertumbuhan melalui teknik aplikasi foliar maupun tabur.

Aplikasi pupuk Kalsium Amonium Nitrat dalam dosis yang tepat dapat merangsang pertumbuhan sekaligus memperkuat figur tanaman muda. Selain itu, pupuk ini juga dapat difungsikan untuk mengatasi masalah defisiensi kalsium pada titik tumbuh atas (tunas) maupun bagian bawah (serabut akar).

Kalsium Klorida

Pupuk Kalsium jenis Kalsium Klorida cukup mudah didapat dan tersedia dalam beberapa bentuk seperti granul dan flake. Pupuk yang mengandung pH berkisar antara 6-8 ini juga termasuk pupuk yang mudah larut dalam air.

Namun, jenis pupuk ini lebih jarang digunakan dibandingkan dengan Kalsium Nitrat dan Kalsium Amonium Nitrat. Sebab Kalsium Klorida tidak dilengkapi unsur N sehingga cocok diaplikasikan pada tanaman yang unsur N-nya telah tercukupi.

Kalsium Karbonat

Tak hanya tersedia dalam bentuk pupuk, Kalsium Karbonat sebenarnya sangat mudah dijumpai secara alami yang terbentuk dari cangkang-cangkang hewan laut dan fitoplankton. Aplikasi Kalsium Karbonat pada tanaman akan menghambat inkubasi jamur patogen karena pH-nya yang alkali dan mampu melembabkan udara.

Pupuk ini dapat diaplikasikan kapan saja, baik saat musim hujan maupun musim kemarau dan cocok dikombinasikan dengan fungisida tembaga untuk mengurangi fitotoksisitas tembaga. Selain itu, pupuk ini juga tidak higroskopis sehingga tidak khawatir tanaman mengalami plasmolisis saat penggunaannya melebihi dosis anjuran.

Kalsium Sulfat

Kalsium Sulfat adalah hasil reaksi antara Alkali Kalsium Karbonat dengan Asam Sulfat. Pupuk ini dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, seperti granul dan flake agar lebih mudah larut. Kalsium sulfat terhidrasi inilah yang kemudian disebut gypsum, baik untuk industri maupun agrikultur.

Pupuk yang mengandung Kalsium Karbonat biasanya mengandung unsur Ca 29% dan unsur S 23%. Pupuk ini dapat diaplikasikan pada lahan-lahan yang sangat porous dan berpasir karena kemampuannya menstabilkan partikel tanah. Oleh karena itu, Kalsium Sulfat juga tak jarak berperan dalam pembenah tanah atau penstabil tanah.

Jenis-jenis pupuk kalsium di atas bisa kamu gunakan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Misalnya jika kamu memiliki tanaman cabai, kamu bisa menggunakan pupuk kalsium Oksida (CaO). Pupuk ini sangat dianjurkan karena mengandung Kalsium larut air, sehingga unsur yang tersedia bisa diambil oleh akar tanaman dengan mengikuti ‘tarikan transpirasi’ daun tanaman. Sebagai informasi tambahan, baca juga artikel di website Gokomodo berikut – Bagaimana Manfaat dan Cara Pemberian Pupuk Kalsium untuk Cabai?

whatsapp
twitter
facebook
linkedin
Footer Gokoup Dan GokoZone
Sehari Jadi Petani Episode 2