Agri Edu

Manfaat Biopestisida dalam Mengendalikan Hama Tanaman Secara Alami

Diterbitkan 18 Feb 2026, 01:12
Manfaat Biopestisida

Pada proses bertani ataupun berkebun memerlukan bahan-bahan penunjang keberhasilan hasil panen. Keberhasilan hasil pertanian maupun perkebunan dapat diukur dengan jumlah dan kualitas buah yang dihasilkan oleh tanaman perkebunan. Agar mendapatkan hasil pertanian yang maksimal, selain harus menggunakan bibit tanaman yang unggul juga memerlukan bahan lain seperti penyubur tanaman dan pembasmi hama pada tanaman, atau yang biasa kita ketahui sebagai pestisida.

Namun, dalam jenisnya pestisida dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan bahan bakunya yaitu pestisida anorganik (kimia), dan biopestisida (organik). Untuk penggunaan jangka panjang, jenis pestisida yang disarankan adalah biopestisida. Penasaran dengan penjelasan lebih lanjut terkait biopestisida, manfaat, kegunaan, dan kelebihannya biopestisida? Yuk simak artikel dibawah ini!

Apa itu Biopestisida?

Seperti penjelasan sebelumya, pestisida dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan bahan baku utama pembuatannya, salah satunya adalah Biopestisida. Biopestisida adalah pembasmi hama maupun hama penyakit pada tanaman, khususnya tanaman perkebunan dan pertanian. Bahan ini terbuat dari bahan hayati atau organik, yang bisa terdiri dari jamur (fungi), protozoa, mikroba, dan bahan organik lainnya. Biopestisida juga memiliki beberapa jenis berdasarkan kegunaannya dan jenis hama yang ingin dibasmi. 

Bioinsektisida

Biopestisida dengan jenis bioinsektisida ini memiliki fungsi untuk memusnahkan hama serangga. Beberapa jenis pestisida hayati dianggap ampuh dalam mengendalikan hama serangga pada tanaman kebun maupun pertanian. Beberapa jenis tanaman yang bisa digunakan sebagai bioinsektisida seperti daun mimba, akar philodendron, dan getah tanaman pepaya.

Bioherbisida

Bioherbisida termasuk salah satu jenis biopestisida, yang berfungsi untuk membasmi gulma atau tanaman liar yang tumbuh disekitar tanaman dan mengganggu proses pertumbuhan generatif maupun vegetatif pada tanaman kebun. Beberapa jenis herbisida yang dinilai efektif untuk membasmi gulma dan tanaman liar disekitar tanaman adalah Colletotrichum gloeosporium, Phytophthora palmivora, Puccinia canaliculata, Cercospora romdanii, dan Alternaria cassiae.

Agen Biokontrol

Biokontrol biasanya di dalamnya terdiri dari organisme atau bahan yang berasal dari bahan alami yang ada disekitar kita. Agen biokontrol memiliki tugas dan fungsi untuk mengontrol hama tanaman khususnya hama serangga. Pengendaliannya dengan cara mengganggu proses perkawinan hama dengan cara penggunaan feromon pada tanaman budidaya.

Pestisida kimia VS Biopestisida, mana yang lebih baik?

Tidak dipungkiri, biopestisida merupakan salah satu terobosan atau alternatif dari penggunaan pestisida anorganik karena  dinilai penggunaan pestisida kimia menyimpan banyak kekurangan. Penggunaan pestisida kimia dalam jangka panjang dinilai berbahaya bagi lingkungan sekitar. Penggunaan pestisida kimia yang berlebihan dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan penurunan produktivitas tanaman, menyebabkan pencemaran pada tanah karena bahan yang dikandung dalam pestisida kimia sulit untuk terurai. Selain itu penggunaan pestisida kimia bisa menyebabkan hama resisten terhadap pestisida, yang berarti dapat membuat hama bermutasi lebih kuat. Dari segi harga, pestisida kimia dinilai lebih mahal dibandingkan biopestisida. Biopestisida berasal dari bahan alami sehingga penggunaannya lebih ramah lingkungan, mudah didapatkan karena bahannya berasal dari lingkungan sekitar, tidak menyebabkan resisten pada hama, dan meningkatkan hasil tani secara optimal.

Peran Biopestisida untuk Pertanian Berkelanjutan

Penggunaan biopestisida pada pertanian modern sangat penting, khususnya dalam menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan sekitar. Pengendalian dan pengelolaan hama secara berkelanjutan dapat dipastikan pelaksanaan pertanian tidak merusak lingkungan sekitar dan tidak berdampak pada kesehatan manusia. Penggunaan biopestisida dinilai dapat mengurangi efek samping dari penggunaan pestisida kimia seperti halnya kerusakan tanah, tercemarnya air sekitar, dan penurunan keanekaragaman hayati jika penggunaan pestisida kimia berlebihan. Penggunaan biopestisida dinilai lebih ramah lingkungan karena terbuat dari bahan alami yang ada disekitar kita, sehingga mudah terurai, tidak menimbulkan residu, tidak mencemari tanah maupun air di lingkungan tersebut.

Cara Penggunaan Biopestisida yang Efektif

Penggunaan biopestisida pada tanaman tidak bisa sembarangan meskipun biopestisida terbuat dari bahan yang alami dan aman bagi lingkungan. Penggunaan biopestisida untuk membasmi hama harus diatur dan digunakan sesuai anjuran yang berlaku untuk mendapatkan hasil yang maksimal

Sesuaikan Penggunaan Biopestisida Sesuai dengan Hama dan Tanaman

Setiap biopestisida memiliki cara kerja yang spesifik, yang disesuaikan dan dirancang sesuai dengan hama yang akan dibasmi maupun penyakit tertentu yang menjangkit tanaman pertanian dan perkebunan. Penyesuaian penggunaan biopestisida yang sesuai dan tepat sasaran dapat meningkatkan efektifitas pembasmian hama dan penyakit tanaman.

Perhatikan Dosis Penggunaan Biopestisida

Dosis penggunaan biopestisida dalam pembasmian hama penyakit pada tanaman juga memegang peranan penting. Jika konsentrasi biopestisida tidak sesuai atau dosis yang digunakan terlalu sedikit dapat menyebabkan berkurangnya efektivitas dan kurang optimalnya biopestisida dalam membasmi hama tanaman.

Pengaplikasian Secara Berkala

Lain halnya dengan pestisida kimia, biopestisida memerlukan waktu yang sedikit lebih lama dibanding pestisida kimia untuk mendapatkan hasil yang optimal. Selain itu perlu diingat untuk pengaplikasian biopestisida memerlukan ketelatenan untuk diaplikasikan secara rutin dan berkala. Penggunaan yang berkala dapat membantu meningkatkan efektivitas biopestisida dan menjaga agen biokontrol tetap aktif mengendalikan hama tanaman.

Nah, setelah penjelasan terkait kegunaan, kelebihan, peran, dan penggunaan biopestisida di atas ternyata biopestisida dinilai lebih unggul dibandingkan pestisida kimia loh. Selain karena harganya terjangkau dan ramah lingkungan, Biopestisida Mudah Dibuat dari Bahan Alami disekitar kita. Untuk membuat biopestisida sendiri dirumah, dibutuhkan bahan penunjang pertanian yang lengkap dan terjangkau bisa lihat di Gokomart terdekat, dan cek website Gokomodo untuk tutorial yang lebih lengkap seputar pertanian untuk pemula.

whatsapp
twitter
facebook
linkedin