Diterbitkan 3 Jan 2024

Rekomendasi Pupuk Jagung dan Tips Penggunaannya

Tips / Tutorial
Pupuk jagung

Memiliki hasil panen yang melimpah adalah harapan setiap petani. Oleh karena itu, perlu dilakukan beberapa usaha untuk bisa mewujudkannya. Salah satunya dengan penggunaan pupuk yang berperan penting sebagai senyawa pada media tanam untuk memberikan nutrisi.

Pupuk jagung yang tepat memang sangat diperlukan bahkan menjadi salah satu kunci keberhasilan budidaya jagung. Pupuk dapat membantu tanaman agar tumbuh dengan baik dan memiliki buah unggulan. Berikut beberapa rekomendasi pupuk dan tips pemupukan yang bisa kamu lakukan.

Rekomendasi Pupuk Jagung

1. Pupuk Daun

Seperti namanya, jenis pupuk ini terbuat dari daun yang difermentasi sehingga bisa menjadi sumber nutrisi bagi tanaman. Jenis pupuk ini tidak hanya diberikan pada masa pemupukan awal namun juga untuk pemupukan susulan. Pemberian pupuk daun dapat memperpanjang masa produksi, membantu proses pertumbuhan, serta mempercepat panen.

2. Pupuk Organik Cair

Pupuk Organik Cair mengandung fitohormon untuk memacu pertumbuhan serta diperkaya dengan hara mikro, makro, maupun asam amino. POC membantu jagung memproduksi buah dalam ukuran besar daripada tanpa diberikan pupuk. Pemberian POC dapat diaplikasikan bersama pupuk urea untuk mengurangi penyusutan bobot tongkol jagung.

3. Pupuk KCL

Pupuk KCL adalah pupuk anorganik dengan kadar kalium cukup tinggi, yakni mencapai 52% dan dibutuhkan dalam proses fotosintesis. Pemberian pupuk KCL disarankan sebagai pupuk awal atau saat proses pembenihan. Pupuk KCL dapat membantu memacu pertumbuhan tanaman pada fase vegetatif dan memperbaiki mutu hasil yang berupa bunga dan buah.

4. Pupuk TSP

Pupuk TSP menjadi pilihan terbaik jika kamu ingin mendapatkan hasil panen berupa jagung besar. Pemberian pupuk TSP juga berguna untuk mempercepat pemasakan buah dan bertahan saat kekeringan. Pupuk triple super phospat atau TSP ini mengandung P dan Ca dengan kadar P2O5 mencapai 44% hingga 46%dan CaO sebanyak 2%. 

5. Pupuk Urea

Pupuk urea cukup populer di kalangan petani jagung sebagai pupuk awal maupun untuk pemupukan susulan kedua. Jenis pupuk ini memiliki kandungan nitrogen yang cukup tinggi, yakni berkisar antara 45% hingga 60%. Untuk mengaplikasikan pupuk ini, kamu perlu memasukkannya ke lubang sedalam 10 cm dan berjarak 15 cm dari lubang tanam.

Tips Pemupukan Jagung

1. Pilih Jenis yang Dibutuhkan

Pemberian pupuk sebenarnya diperlukan mulai awal proses budidaya, yakni saat pengolahan tanah untuk memperbaiki kondisi tanah. Beberapa jenis pupuk bahkan disarankan untuk tahap ini dengan beberapa kombinasi yang dibutuhkan. Selanjutnya pupuk susulan bisa diberikan berdasarkan usia tanaman misalnya saat umur 30 HST dan 40 HST.

2. Gunakan Dosis yang Tepat

Setiap jenis pupuk yang beredar di pasaran biasanya telah disertai dengan petunjuk penggunaan agar tidak salah dosis. Kurangnya dosis yang diberikan akan membuat pupuk tidak bekerja sebagaimana mestinya sehingga tidak begitu memberi manfaat. Sebaliknya, jika terlalu banyak justru dapat berakibat buruk pada tanaman maupun lingkungan.

3. Berikan pada Waktu yang Tepat

Pemberian pupuk pada waktu yang tepat bisa berdasarkan fase pertumbuhan tanaman mulai saat awal budidaya maupun bertambahnya usia. Selain itu, kamu juga perlu mempertimbangkan cuaca dan jenis pupuk yang digunakan. Hindari pemupukan saat menjelang hujan karena pupuk dapat hanyut oleh aliran air hujan.

4. Lakukan dengan Cara yang Benar

Memberikan pupuk pada jagung harus diberikan dengan cara yang benar agar pupuk tidak terbuang begitu saja. Sebagian besar pupuk diaplikasikan dengan memasukkannya dalam lubang di sekitar batang dengan jarak tertentu. Namun ada pula yang memerlukan cara lain sehingga perlu mencari informasi dengan baik sebelum mengaplikasikan pupuk.

Demikian informasi seputar pupuk jagung beserta tips pemupukan yang benar. Ketahui juga Inilah 3 Jenis Gulma Jagung yang Perlu Kamu Waspadai! agar mendapatkan hasil panen yang melimpah. Artikel menarik lainnya dapat kamu baca di website Gokomodo!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin