Agri Edu

Seluk Beluk Pupuk Padi: Jenis, Manfaat, dan Keunggulannya bagi Tanaman

Diterbitkan 1 Jan 2026, 10:12

Padi merupakan tanaman pokok yang sudah menjadi sumber makanan wajib bagi masyarakat Indonesia. Tak heran, pemerintah seringkali mengajak petani untuk senantiasa mengambil andil dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. 

Menanam padi tidak bisa sembarangan sebab perlu ada upaya perawatan yang tepat, termasuk dalam proses pemupukan. Agar tidak salah langkah, simak ulasan mengenai pupuk padi berikut ini agar mengetahui jenis-jenis dan manfaatnya bagi tanaman padi.

Jenis Pupuk Padi

agri.kompas.com 

Pupuk NPK

Di antara berbagai jenis pupuk, pupuk majemuk NPK paling banyak dipilih sebab kandungnya yang lengkap. Pupuk jenis ini biasanya tidak hanya mengandung dengan unsur Nitrogen, Fosfor, dan Kalium saja tetapi juga dilengkapi dengan beberapa unsur mikro seperti Magnesium, Kalsium, dan Sulfur. Namun pupuk majemuk ini tersedia dalam berbagai pilihan merk dengan spesifikasi kadar yang berbeda sehingga perlu dipertimbangkan.

Pupuk Urea

Unsur Nitrogen memang sangat penting bagi tanaman karena berperan dalam mendorong fase vegetatif tanaman padi. Selain diperoleh dari pupuk majemuk NPK, suplai nitrogen juga bisa melalui aplikasi pupuk urea. Jenis pupuk ini bahkan bisa diaplikasikan sejak padi berumur 7-10 HST secara terus menerus hingga pemupukan susulan ketiga. Pasalnya, tanaman padi memang membutuhkan lebih banyak unsur hara N dibanding P maupun K.

Pupuk KCL

Untuk meningkatkan ketahanan tanaman dari serangan hama dan penyakit, tanaman padi harus mendapatkan unsur Kalium yang cukup. Selain itu, Kalium juga berperan dalam meningkatkan kualitas gabah agar lebih berbobot dan berisi. Unsur ini dapat diperoleh melalui aplikasi pupuk KCL pada padi berumur 7-10 HST dan saat pemupukan susulan ketiga yakni saat 42 HST.

Pupuk TSP

Hampir mirip dengan kebutuhan Kalium, tanaman padi juga membutuhkan unsur Fosfor terutama saat fase awal pertumbuhan. Unsur ini penting bagi tanaman padi sebab berperan dalam mendukung perkembangan akar dan pembungaan. Aplikasi pupuk TSP dalam dosis yang tepat juga dapat mendukung proses metabolisme sebab unsur Fosfor sangat dibutuhkan selama transfer energi.

Pupuk Organik

Selain aneka pupuk kimia, pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang juga perlu diaplikasikan pada tanaman padi. Pupuk ini tidak hanya berperan langsung dalam pemenuhan unsur hara bagi tanaman tetapi juga dapat memperbaiki struktur tanah. Apalagi jika lahan pertanian telah melewati banyak fase penanaman maka perlu aplikasi pupuk ini untuk meningkatkan kandungan bahan organiknya.

Manfaat Pupuk Padi

Pupuk yang diaplikasikan pada tanaman padi memiliki tiga unsur penting bagi tanaman dengan peran dan manfaat yang berbeda, diantaranya:

  • Unsur N berperan dalam penyusunan asam amino, asam nukleat, dan klorofil yang dibutuhkan pada tahap vegetatif. Pemberian unsur N yang cukup akan mendukung pembentukan batang dan daun lebih optimal dan meningkatkan jumlah anakan.
  • Unsur P berperan sebagai penyalur energi selama metabolisme sehingga dapat 

memacu pembentukan bunga dan bulir. Unsur ini sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas gabah terutama agar bulir padi yang dihasilkan lebih berbobot.

  • Unsur K berperan sebagai aktivator enzim sehingga terlibat dalam berbagai proses metabolisme. Untuk memastikan tanaman lebih tahan terhadap hama, penyakit, dan cekaman lingkungan, pastikan memberikan pupuk yang mengandung unsur K.

Keunggulan Pupuk Padi

  • Pupuk padi yang diberikan sejak pupuk dasar dapat mengkondisikan tanah sekaligus membantu tanaman padi beradaptasi dan memulai fase vegetatif.
  • Jika pupuk padi diaplikasikan sesuai dosis, waktu, dan cara yang tepat maka dapat membantu proses metabolisme sehingga pertumbuhan dan produktivitasnya pun meningkat.
  • Aplikasi pupuk padi juga dapat membuat tanaman memiliki akar dan batang yang kuat sehingga tidak mudah rebah serta tahan dari serangan hama, penyakit, maupun stres lingkungan.
  • Saat tanaman padi telah tumbuh dengan maksimal selama masa pertumbuhan maka kualitas gabah yang dihasilkan pun akan lebih bernas dan berisi.

Penggunaan pupuk padi tidak hanya penting untuk membantu pertumbuhan tanaman, melainkan juga membantu memperkuat tanaman dari serangan hama maupun penyakit. Apabila tanaman tumbuh dengan baik, hasil panen tentu juga akan berkualitas dan semakin melimpah. Apakah kamu tertarik menggunakan pupuk padi setelah ini? Ternyata Tidak Sulit, Begini Cara Efektif Aplikasi Pupuk Padi yang bisa kamu coba. Baca artikel lainnya di Gokomodo, yuk!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin