Tak Banyak, Tapi Vital: Fungsi Pupuk Boron untuk Produktivitas Tanaman

Penggunaan pupuk menjadi salah satu rangkaian perawatan untuk tanaman yang harus dilakukan. Pupuk memiliki tugas untuk membantu memaksimalkan pertumbuhan dan kesuburan tanaman. Pupuk yang baik adalah pupuk yang mengandung unsur hara jenis makro dan mikro. Seringkali penggunaan pupuk mikro kurang terlihat dan mayoritas petani lebih memilih menggunakan pupuk makro saja. Termasuk pupuk boron sebagai pupuk mikro, ternyata juga berperan penting untuk pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Penasaran dengan apa itu fungsi pupuk boron dan cara pemakaian pupuk boron yang efektif?
Apa itu Pupuk Boron?

Pupuk memiliki kandungan unsur hara, ada unsur hara makro dan unsur hara mikro. Pupuk yang memiliki unsur hara mikro salah satunya adalah pupuk boron. Boron atau boron mikronutrien (B) merupakan kandungan nutrisi mikro yang dibutuhkan tanaman untuk perkembangan dan pertumbuhan tanaman khususnya sayuran. Kadar boron yang diperlukan oleh sebuah tanaman sangat kecil, hanya berkisar 20-100 ppm. Namun, tetap peran boron sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan produktivitas tanaman.
Fungsi Pupuk Boron
Fungsi pupuk boron untuk menunjang proses pertumbuhan tanaman khususnya sayuran. Unsur hara mikro ini berperan sebagai penyalur karbohidrat, pertumbuhan, perkembangan polen, aktivitas sel, dan membantu proses sintesis. Penggunaan pupuk boron dengan jumlah yang ideal akan membantu pertumbuhan dan perkecambahan serbuk sari secara maksimal. Pupuk boron juga berperan dalam proses penggabungan struktur dinding sel, metabolisme asam nukleat, karbohidrat, fenol, dan auksin.
Meningkatkan hasil dan transportasi gula
Boron meningkatkan kecepatan peredaran gula dari hasil fotosintesis ke daerah pertumbuhan secara aktif. Boron juga berperan dalam ketersediaan cadangan gula yang diperlukan akar. Tentunya hal ini berpengaruh ke dalam hasil buah dan meningkatkan kadar gula dalam buah sehingga membuat buah yang dihasilkan cenderung manis.
Menyalurkan kalsium ke seluruh bagian tanaman
Kandungan boron pada pupuk berfungsi sebagai perangsang pembaruan sel yang ada pada tumbuhan. Khususnya pada sel pertumbuhan daun dan akar, selain itu juga mencegah penuaan pada sel.
Meningkatkan pertumbuhan dan mutu buah
Pertumbuhan akar pada tanaman yang diberi pupuk boron cenderung lebih kokoh dikarenakan boron dapat memberikan nutrisi yang maksimal pada akar sehingga akar lebih kuat, bertambah, dan sehat. Lalu karena akar yang dimiliki kuat, maka penyerapan nutrisi dari tanah ke seluruh tanaman menyebar secara sempurna, termasuk pada buah dapat memiliki kualitas mutu yang baik.
Meningkatkan daya tahan terhadap hama dan penyakit
Boron memiliki andil yang penting dalam meningkatkan ketahanan tanaman terhadap berbagai macam penyakit dengan cara memperkuat dinding sel. Unsur hara Boron membantu dengan meningkatkan sintesis pektin dan lignin sehingga memperkuat dinding sel yang mencegah masuknya patogen ke dalam tanaman. Boron juga memproduksi senyawa antimikroba seperti fenolik dan fitoaleksin. Boron dapat membantu tanaman untuk mentoleransi stress lingkungan seperti kekeringan.
Cara Pengaplikasian Pupuk Boron
Pupuk boron termasuk dalam kategori pupuk kimia, sehingga terdapat aturan pada penggunaannya. Dalam penggunaan pupuk boron terdapat beberapa aspek yang harus diperhatikan, berikut rinciannya.
Cek kandungan unsur hara pada tanah
Sebelum penggunaan pupuk boron, sebaiknya melakukan tes kandungan boron pada tanah. Jika kandungan boron pada tanah kurang bisa dilakukan pemberian pupuk boron pada tanah tersebut, agar ketersediaan boron untuk tanaman terjamin. Jika kandungan boron dalam tanah kurang, maka muncul berbagai ciri-ciri seperti pertumbuhan tanaman terhambat, daun pada tanaman menguning dan layu, serta kualitas dan kuantitas panen yang menurun.
Perhatikan pH tanah
Kadar pH tanah juga berpengaruh dalam penggunaan pupuk boron pada tanaman. Boron mudah diserap pada pH antara 6,0 dan 7,0. Sesuaikan tingkat pH tanah agar boron mudah diserap dengan baik. Jika tanah terlalu basa atau terlalu asam dengan kandungan organik yang rendah maka kemungkinan memiliki kadar boron yang rendah.
Pengaplikasian pupuk boron
Sebelum dilakukan pengaplikasian pupuk boron, disarankan untuk menganalisa kebutuhan pupuk boron pada tumbuhan dan melakukan analisa terkait teknik yang sesuai untuk pengaplikasian. Pupuk boron dapat diaplikasikan dengan cara disemprotkan pada tanaman atau bisa juga dikocorkan pada tanah. Metode pengaplikasian tergantung pada jenis tanaman, kondisi tanah, dan ketersediaan boron pada tanah. Lalu waktu yang disarankan untuk pemberian pupuk boron adalah ketika tahap pembibitan atau penanaman karena efektivitasnya tinggi.
Nah, setelah dibaca sampai habis ternyata boron penting juga ya bagi tanaman. Meskipun boron termasuk dalam kategori unsur hara mikro esensial, boron berguna bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman khususnya untuk tanaman berbiji seperti kacang – kacangan dan sayur – sayuran. Penggunaan pupuk boron membantu dalam memperbanyak hasil panen dan memperbaiki kualitas hasil panen. Cek artikel Ternyata Tidak Sulit Untuk Mempelajari Penggunaan Pupuk Boron dan arikel di blog Gokomodo untuk mengetahui lebih lanjut cara penggunaan pupuk boron. Kalau perlu peralatan pertanian, dan bahan-bahan pendukung pertanian yuk kunjungi GokoMart terderkat, dijamin harga bersaing dan banyak promo lainnya!








