Header GokoUp dan GokoZone
Agri Edu

Tingkatkan Produktivitas Pertanian dengan Mengandalkan Pupuk Hayati Cair

Diterbitkan 8 Agt 2025, 14:41
Pupuk Hayati Cair

Pupuk hayati cair atau yang dikenal pula sebagai biofertilizer merupakan pupuk cair yang mengandung mikroorganisme hidup dan diaplikasikan untuk membantu pertumbuhan tanaman. Uniknya, pupuk hayati cair ini tidak hanya memberikan manfaat pada tanaman tetapi juga berfungsi sebagai pembenah tanah. 

Aplikasi pupuk hayati cair pada tanah sebagai inokulan mikroba akan menyuburkan tanah sehingga dapat memaksimalkan pertumbuhan tanaman budidaya. Pupuk hayati cair juga punya banyak manfaat lainnya, simak ulasan berikut untuk mengetahui lebih lengkap terkait pupuk hayati cair dan rekomendasi terbaik.

Middle GokoUp dan GokoZone

Fungsi Pupuk Hayati Cair

Pupuk hayati cair memiliki beberapa fungsi, antara lain:

Meningkatkan Kesuburan Tanaman

Pupuk organik cair mengandung organisme yang berfungsi sebagai dekomposer dalam memecah bahan organik seperti sisa tanaman dan bahan kompos. Jika telah terurai dengan baik maka kesuburan tanah akan meningkat sekaligus melepaskan nutrisi yang dapat diserap oleh tanaman.

Memperbaiki dan Meningkatkan Kualitas Tanah

Kualitas kandungan organik dalam tanah akan meningkat setelah diaplikasikan pupuk organik cair. Pasalnya, pupuk ini membantu aktivitas biologis dalam tanah sehingga struktur tanah menjadi lebih baik dan retensi air juga lebih tinggi. Pupuk cair juga berperan dalam pembentukan humus sehingga dapat menyediakan nutrisi bagi tanaman.

Menjaga Ketersediaan Unsur Hara dalam Tanah

Unsur hara yang tersedia dalam tanah memiliki bentuk yang berbeda-beda sehingga terkadang perlu pupuk hayati cair untuk melepaskan nutrisi. Dengan demikian, tanaman dapat menyerap unsur-unsur organik dan mineral dengan lebih mudah sehingga menciptakan keseimbangan nutrisi dalam tanah.

Memperbaiki pH dan Membantu Penambatan Nitrogen Tanah

pH tanah yang tidak seimbang merupakan masalah serius sebab dapat menimbulkan gejala terhambatnya pertumbuhan tanaman. Pemberian pupuk hayati cair dapat memperbaiki pH sekaligus sebagai penambat Nitrogen tanah. Tanaman tidak dapat menyerap nitrogen dari udara sehingga perlu menyerapnya dari tanah dengan bantuan mikroorganisme.

Rekomendasi Pupuk Hayati Cair

GDM Pupuk Hayati Cair

Sumber: gdm.id

Jika mencari pupuk hayati cair untuk berbagai jenis tanaman, pilih pupuk hayati cair dari GDM. Merk ini memiliki beberapa pilihan, diantaranya pupuk hayati cair GDM Spesialis Pangan, Buah, dan Tanaman Hias. Pupuk ini menyediakan nutrisi lengkap untuk tanaman, meningkatkan kesuburan tanah, meningkatkan hasil panen, mencegah serangan penyakit, dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Kilat Pupuk Hayati Cair

Seperti namanya, Kilat Pupuk Hayati Cair akan membantu tanaman mendapatkan nutrisi dengan cara kilat. Pupuk ini tidak hanya mengandung mikroorganisme tanah tetapi juga dilengkapi dengan hormon yang bagus untuk pertumbuhan tanaman. Ada banyak cara untuk mengaplikasikan pupuk ini, misalnya digunakan saat merendam benih maupun diaplikasikan dengan cara spray, kocor akar, labur batang, dan bor batang.

AQ Green Pupuk Hayati Cair

Khusus untuk perkebunan karet, petani dapat mengandalkan AQ Green Hayati Cair. Pupuk ini bisa digunakan sebagai pembenah tanah, penderas getah, dan pelebat buah. Tanaman karet yang diaplikasikan pupuk ini akan meningkatkan hasil produksi getah hingga 70%. Tak heran, sebab pupuk ini tidak hanya mengandung mikroba saja melainkan juga dilengkapi dengan unsur hara makro, mikro, dan ZPT.

Hal Penting Sebelum Mengaplikasikan Pupuk Hayati Cair

Pupuk hayati cair secara umum berisi mikroorganisme hidup yang membutuhkan lingkungan mendukung untuk pertumbuhannya guna memperbaiki kesuburan tanah. Oleh karena itu, pastikan kamu mengaplikasikan pupuk hayati tersebut pada tanah-tanah yang memiliki kandungan organik tinggi. Sebab, tanah dengan kriteria tersebut akan membantu mikroorganisme untuk tumbuh dan berkembang dengan lebih optimal. 

Sebaliknya, jika pupuk hayati cair diaplikasikan pada tanah yang miskin kandungan bahan organik, maka mikroorganisme dalam pupuk hayati tidak akan berkembang dengan baik bahkan mati. Solusinya, kamu bisa mengaplikasikan pupuk organik padat atau kompos sebagai pupuk dasar sebelum atau bersamaan dengan pengaplikasian pupuk hayati cair.

Demikian informasi seputar pupuk hayati cair yang cocok untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dapatkan informasi menarik lain seputar pupuk atau pertanian lain di website Gokomodo, seperti Tanaman Kekurangan Phosphate? Atasi dengan Menggunakan Pupuk CIRP. Kunjungi sekarang juga!

whatsapp
twitter
facebook
linkedin
Footer Gokoup Dan GokoZone
Sehari Jadi Petani Episode 2